Find Us On Social Media :

Saran GlobalData Agar Bisnis Teknologi Tetap Moncer di Tengah Pandemi

By Liana Threestayanti, Senin, 8 Juni 2020 | 12:35 WIB

Ilustrasi bisnis teknologi

Hampir semua sektor bisnis terdampak oleh COVID-19, tak terkecuali bisnis teknologi. Ini saran GlobalData untuk para vendor teknologi di Asia Pasifik.

Salah satu strategi yang disarankan GlobalData adalah menawarkan solusi terkait business continuity dan transformasi digital. Perusahaan data dan analytics ini juga melihat pentingnya membangun kemitraan antara vendor dan perusahaan pengguna mulai saat ini.

Pandemi COVID-19 boleh dibilang memiliki andil besar dalam mendorong transisi ke arah digitalisasi, seiring upaya perusahaan untuk meminimalisasi risiko dan memastikan kelangsungan bisnis. Di tengah situasi tersebut, vendor teknologi di Asia Pasifik yang menawarkan produk baru untuk business continuity akan lebih cepat pulih, saran GlobalData.

Vendor teknologi juga harus memastikan tingkat produktivitas pelanggan tetap terjaga, menawarkan kemampuan service delivery yang terjamin, dan memperluas ekosistem service delivery, karena kondisi lockdown yang sedang dijalani oleh sebagian besar pelanggan di negaranya masing-masing.. 

Sunil Kumar Verma, Lead ICT analyst GlobalData, mengatakan,“Dalam skenario yang tidak pasti saat ini, perusahaan harus fokus mengelompokkan sumber daya (orang dan proses) ke dalam kategori kritis dan nonkritis untuk memastikan penyaluran yang efektif terutama untuk kategori kritis. Sumber daya kritis dapat diotomatisasi atau memanfaatkan teknologi seperti cloud, remote collaboration, dan unified accessibility agar berfungsi. Sementara sumber daya nonkritis dapat ditangani oleh kombinasi antara manusia dan mesin terintegrasi."

Namun, meski para vendor memfokuskan pada area-area kritis business continuity, seperti process automation, information exchange, team collaboration dan customer experience, GlobalData menyarankan agar vendor terus menyesuaikan penawarannya dengan perubahan kebutuhan pelanggan.  

Di tengah perubahan perilaku konsumen dan norma-norma baru social distancing akibat COVID-19, adopsi inisiatif transformasi digit seperti digitalisasi proses, migrasi ke cloud, kolaborasi, kemampuan akses dari jarak jauh dan uninterrupted connectivity akan terus meningkatkan kemampuan menjaga kelangsungan bisnis (business continuity). Perusahaan diharapkan akan terus mengadopsi penawaran-penawaran business continuity dari para vendor teknologi, baik untuk berbagai kebutuhan perusahaan maupun demi kebutuhan yang spesifik.

“Dengan begitu banyak dan kompleksnya prasyarat untuk business continuity dan transformasi digital, kolaborasi dan kemitraan dengan vendor teknologi akan menjadi hal krusial untuk mencapai kesuksesan. Beberapa organisasi di Asia Pasifik telah sukses dalam menjaga kelangsungan bisnis berkat dukungan vendor, misalnya Telstra berkolaboras dengan mitra untuk menyiapkan 100 set virtual contact center atau Citrix yang menyediakan akses ke aplikasi dan data kepada University of Sydney. Akses itu dibutuhkan dalam kegiatan belajar dan mengajar.”

Saran GlobalData lainnya adalah memupuk kemitraan dengan pelanggan sejak sekarang, di masa krisis sekalipun. Tak mengherankan jika beberapa vendor tak segan-segan memberikan layanan gratis untuk pelanggannya. Pandemi dijadikan arena pitching produk-produknya.

Contohnya Telstra. Operator telekomunikasi ini menawarkan free trial Microsoft Teams melalui solusi Telstra Marketplace & Free Virtual Meeting Room untuk enterprise. Vendor lain, PeopleStrong menawarkan gratis tiga bulan solusi Zippi, platform collaborative work management. 

“Enterprise harus menghadapi situasi turunnya kinerja bisnis di masa krisis COVID-19. Namun kemitraan dengan vendor teknologi akan membantu perusahaan mengevaluasi kembali resolusi yang mereka ambil di masa krisis untuk bisa menjadi lebih tahan menghadapi kemungkinan disrupsi yang sama di masa depan," ujar Sunil.