Find Us On Social Media :

SEED Award 2021 Cari Founder & Inovator Solusi Emisi Karbon

By Liana Threestayanti, Rabu, 17 Maret 2021 | 21:30 WIB

Komodo Water, finalis SEED Low Carbon Award 2019.

Mendorong pertumbuhan ekonomi, sambil menurunkan emisi karbon, SEED kembali menggelar SEED Award 2021. Tahun ini SEED Award mencari para founder dan inovator Indonesia yang menghadirkan solusi pembangunan rendah karbon.

Tema rendah karbon dipilih karena juga sejalan dengan inisiatif pemerintah Indonesia Pembangunan Rendah Karbon (PRK) yang digagas oleh Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) pada Oktober 2017 lalu.

SEED Award diselenggarakan oleh SEED, lembaga yang diinisiasi oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) untuk mendorong semangat inovasi dan kewirausahaan yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan ekonomi sirkular.

Hingga 2020 sebelum pandemi, Indonesia sebenarnya berada pada jalur pertumbuhan yang cukup signifikan, dengan rata-rata pertumbuhan ekonomi pertahun yang mencapai angka 5%. 

Namun pertumbuhan ekonomi tersebut dinilai tidak bisa dipertahankan secara terus-menerus karena pembangunan Indonesia yang sangat bergantung pada eksploitasi sumber daya alam, penerapan pembangunan tinggi karbon, penggunaan energi dan sistem transportasi yang tidak efisien. Walhasil aktivitas pembangunan tersebut berdampak pada polusi udara dan air, penyusutan hutan, dan sumber daya alam, hingga perubahan iklim global yang menyebabkan bencana seperti kekeringan dan banjir pada musim tertentu, ditambah dalam jangka panjang terjadinya penyusutan wilayah Indonesia akibat permukaan air laut yang setiap tahunnya terus meningkat. 

“Dibutuhkan usaha dan inovasi yang kolektif dalam ekosistem, di mana tidak hanya dari pemerintah, namun juga para pelaku bisnis, dimana melalui program SEED Low Carbon Award 2021 kami berharap agar dapat membantu mendorong inovasi yang tidak hanya bermanfaat secara lingkungan, namun dapat juga bermanfaat secara ekonomi, sebagai bagian dari rantai ekonomi sirkuler," jelas Rainer Agster, Director of Operation Adelphi.

Para pemenang dari SEED Low Carbon Awards 2021 ini akan memperoleh total dana senilai 163,500 Euro atau sekitar Rp2,7 miliar yang terbagi menjadi dana dalam bentuk hibah sebesar 10.000 Euro atau sekitar Rp170 juta rupiah mengikuti program SEED Accelerator bagi para pemenang. Sedangkan para runner up akan memperoleh masing-masing matching grant sebesar 1,500 Euro atau sekitar Rp25 juta dan mengikuti  program SEED Catalyser. 

Program SEED Accelerator dan SEED Catalyser akan membantu para pemenang untuk mengembangkan bisnis mereka dan mempersiapkan bisnis mereka agar semakin menarik dimata investor, serta membantu pengembangan operasional mereka.

SEED Awards 2021 diharapkan dapat membantu mengembangkan dan mendorong ide-ide, inovasi, serta usaha lokal dalam menanggulangi dan mengurangi emisi gas karbon dan menjaga keberlangsungan hidup manusia di masa mendatang. Hal ini sejalan target pemerintah Indonesia untuk mengurangi emisi sebesar 41% pada 2030 dengan bantuan internasional. 

Bagi startup dan bisnis yang tertarik untuk ikut menghadirkan solusi inovatif berkelanjutan dapat mendaftar melalui https://app.seed.uno/