Find Us On Social Media :

XL Axiata Siapkan Anggaran Rp7 Triliun untuk Kembangkan Jaringan

By Adam Rizal, Sabtu, 24 April 2021 | 15:30 WIB

XL Axiata

Operator seluler Xl Axiata mengalokasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) Rp7 trilun untuk 2021. Jumlah itu tidak jauh berbeda dengan capex XL Axiata dalam beberapa tahun sebelumnya.

Director/Chief Finance Officer XL Axiata Budi Pramantika mengatakan anggaran ini akan difokuskan untuk mengembangkan jaringan.

"Kita akan terus fokus capex kita untuk meningkatkan layanan 4G, terutama terkait program fiberirasasi jaringan," kata Budi dalam sesi tanya jawab paparan RUPS Tahunan XL Axiata 2021 yang berlangsung secara virtual, Jumat (23/4/2021).

Budi mengatakan fiberisasi jaringan yang telah dilakukan perusahaannya dalam beberapa tahun belakang menguntungkan pelanggan maupun perseroan. Budi menjelaskan bahwa data yang ditransmisi melalui jaringan fiber lebih baik dibanding microwave.

Selain itu, penggunaan microwave juga memiliki beberapa kekurangan, seperti umurnya yang pendek, perawatan yang mahal, dan juga pajak.

"Fiberisasi sebenarnya memberikan experience yang lebih tinggi (ke pengguna), tapi di sisi lain itu bagus juga untuk cost saving," papar Budi.

Adapun sumber capex tahun ini lebih banyak berasal dari cash internal perusahaan. Selain itu, modal juga akan datang dari pendanaan eksternal, termasuk beberapa fasilitas pinjaman yang jatuh tempo.

"Tahun ini sekitar Rp 1,5 triliun pinjaman akan jatuh tempo, tapi kita berencana melakukan refinancing (utang)," imbuh Budi.

Secara terpisah, XL Axiata juga berencana menambah base transceiver station (BTS) dengan jumlah yang relatif sama dengan tahun 2020.

Sepanjang tahun 2020 XL Axiata menambah 14.761 unit BTS.

Total BTS XL Axiata saat ini tercatat ada 144.978 unit, di mana 54.297 adalah BTS 4G, 53.235 BTS 3G, dan 37.446 BTS 2G.