Ketika menggenggam piringan kaset CD, misalnya, tangan kita disebut akan sedikit sulit untuk membawa barang tersebut. Hal yang sama juga bakal terjadi ketika kita menggenggam sebuah perangkat yang berbentuk lingkaran.
Dengan bentuk candy bar, smartphone agaknya bisa dipakai dengan nyaman dan pas di tangan, apalagi perangkat ini biasanya dipakai berlama-lama untuk berkomunikasi antar sesama atau untuk bermain game.
Selain itu, desain persegi panjang pada sebuah smartphone memungkinkan perangkat tersebut mudah dimasukkan ke dalam saku celana atau baju. Ketika dibutuhkan, ponsel juga mudah untuk dijangkau dalam segala situasi.
Baca Juga: Samsung Kenalkan Modul Memori Pertama dengan Interkoneksi CXL
Rasio aspek layar
Masuk ke ranah yang lebih teknis, rasio aspek layar menjadi alasan mengapa banyak smartphone mengadopsi bentuk persegi panjang. Sejak kehadiran smartphone layar sentuh pertama, rasio layar bisa dibilang jarang sekali mengusung 1:1 (kotak, persegi). iPhone generasi pertama, misalnya, mengusung rasio aspek 2:3.
Rasio aspek layar ini berhubungan erat dengan pengalaman menikmati konten di sebuah smartphone. Kini, sebagian besar smartphone memiliki layar dengan rasio yang lebih tinggi karena layar ponsel cenderung makin melebar dalam orientasi portrait (ke atas dan ke bawah).
Rasio layar yang populer di sebagian besar smartphone adalah 16:9, namun rasio layar 20:9 kini banyak diadopsi smartphone modern untuk memberikan layar lega yang bisa memuaskan pengalaman visual pengguna.
Rasio layar semacam ini juga memungkinkan tiap piksel, yang notabene berbentuk kotak, memenuhi layar ponsel yang berbentuk persegi panjang dengan sempurna tanpa meninggalkan ruang kosong.
Persegi panjang memuat banyak komponen
Alasan di balik form factor persegi panjang juga bisa dijelaskan dari konsep matematika, di mana bidang tersebut secara teori mampu memuat lebih banyak hal berbentuk simetris di dalamnya.
Ketika menuliskan deretan teks, misalnya, maka bidang persegi panjang bisa memenuhi seluruh sisi, berbeda dengan bidang segitiga atau lingkaran yang masih menyisakan ruang kosong (wasted space), sebagaimana ilustrasi gambar di atas.
Hal ini konon turut berpengaruh pada penempatan berbagai komponen hardware dalam smartphone yang jumlahnya tidak sedikit. Dibanding lingkaran atau segitiga, bentuk persegi panjang tentunya bisa menampung lebih banyak komponen ponsel dengan rapi dan tidak membuang ruang kosong.