Find Us On Social Media :

Operator Seluler Paksa Facebook dkk Bayar Sewa Jaringan Internet

By Adam Rizal, Selasa, 30 November 2021 | 11:00 WIB

Facebook Google Netflix Amazon

Sebanyak 13 operator seluler di Eropa termasuk Deutsche Telekom dan Vodavone kompak memaksa perusahaan raksasa teknologi Amerika Serikat (AS) seperti Google, Facebook, Twitter, Netflix dan Amazon untuk membayar ongkos atau sewa jaringan internet dan ongkos infrastruktur yang mereka gunakan dan bahkan kuasai.

Permintaan itu bertepatan dengan momentum operator telekomunikasi di Eropa berinvestasi mengembangkan teknologi internet 5G, kabel fiber optik, dan satelit. Biaya investasi sektor teknologi di Eropa naik menjadi 52,5 miliar euro pada 2020 lalu

Perusahaan telko di Eropa itu harus mengeluarkan investasi besar untuk memenuhi kebutuhan infrastruktur internet dan pelanggan yang semakin banyak mengonsumsi konten serta layanan dari Netflix, Google, Facebook, Youtube, Twitter, dll.

"Lalu-lintas internet sebagian besar dipicu dan keuntungannya dikeruk oleh platform-platform teknologi raksasa, tetapi layanan internet itu membutuhkan investasi yang intensif dan terus menerus dari sektor telekomunikasi," demikian bunyi pernyataan para bos operator seluler Eropa tersebut seperti dikutip Reuters.

"Model ini - yang memungkinkan warga Uni Eropa menikmati buah transformasi digital - hanya bisa terus berjalan jika para raksasa teknologi ikut berkontribusi secara adil terhadap biaya jaringan," imbuh mereka.

Keluhan dan tuntutan para operator seluler Eropa ini senada dengan yang disuarakan oleh operator seluler di Korea Selatan. Perusahaan media sosial dan video online AS di Korsel telah mulai membayar biaya penggunaan jaringan ada operator-operator seluler di negara K-Pop tersebut.

Baru-baru ini, SK Broadband - sebuah operator seluler Korsel - menggugat Netflix untuk meminta ganti rugi biaya kenaikkan trafik yang dipicu oleh larisnya serial Squid Game. Netflix di sisi lain mengatakan ketika itu akan mengkaji gugatan tersebut.