Find Us On Social Media :

Kominfo Hadirkan Layanan Metaverse Bantu Kaum Disabilitas

By Adam Rizal, Kamis, 23 November 2023 | 13:30 WIB

Metaverse

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meluncurkan fitur inklusif untuk kaum disabilitas pada situs web mereka, sekaligus memperkenalkan metaverse hasil kolaborasi dengan Telkom.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, Nezar Patria mengatakan inisiatif inovatif ini bertujuan untuk memenuhi hak-hak kaum disabilitas di Indonesia, yang sering terabaikan dalam hal akses informasi. Dengan hampir 23 juta masyarakat Indonesia yang memiliki status disabilitas, fitur tersebut dirancang untuk mempermudah akses informasi melalui tombol assistive touch di situs kominfo.go.id. Saat tombol tersebut ditekan, akan muncul sejumlah fitur yang bisa membantu kaum disabilitas untuk mengakses konten-konten yang ada di situs kominfo.go.id.

"Seperti kita tahu ada hampir 23 juta masyarakat Indonesia yang menyandang status disabilitas dan mereka ini seringkali terabaikan dalam soal akses-akses informasi," kata Nezar di Jakarta.

Fitur tersebut mencakup kemampuan membaca halaman, menambahkan kontras, menyorot tautan, memperlebar teks, spasi teks, menyembunyikan gambar, animasi dijeda, ramah disleksia, perataan teks, tinggi garis, struktur halaman, dan kejenuhan. Semua ini bertujuan untuk memberikan akses yang lebih mudah bagi mereka yang memiliki kebutuhan khusus.

Selain itu, Kementerian Kominfo juga memperkenalkan metaverse yang dapat diakses melalui laman metanesia.id milik Telkom. Metaverse ini menawarkan akses ke Museum Pers dan produk-produk dari Sekolah Tinggi Multi Media Yogyakarta di bawah asuhan Kementerian Kominfo.

Peluncuran kedua inovasi ini menunjukkan komitmen Kementerian Kominfo untuk meningkatkan inklusivitas dalam akses internet dan ruang digital. Nezar Patria berharap metaverse Kementerian Kominfo dapat diakses oleh penyandang disabilitas, menciptakan inklusivitas digital yang lebih besar di Indonesia. Kedua inovasi tersebut telah diakses mulai hari ini, diharapkan menjadi langkah penting dalam meningkatkan inklusivitas dan aksesibilitas digital di tanah air.

"Yang pertama adalah akses untuk kaum disabilitas, ini adalah satu langkah awal kita kemudian yang untuk metaverse ini adalah salah satu inovasi yang dibuat agar kita bisa hadir di satu ruang virtual dan keduanya saya kira dengan satu semangat untuk meningkatkan aksesibilitas dan inklusivitas," kata dia.

Nezar berharap ke depan metaverse Kementerian Kominfo yang berada di metanesia.id juga bisa diakses oleh para penyandang disabilitas dalam rangka meningkatkan inklusivitas digital di Tanah Air.

Lebih lanjut, Nezar mengatakan baik metaverse maupun fitur bagi kaum disabilitas sudah bisa diakses mulai hari ini. Langkah-langkah tersebut diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan inklusivitas dan aksesibilitas digital di Indonesia.

Baca Juga: Ganggu Penjualan iPhone 15, Samsung Percepat Peluncuran Galaxy S24

 Baca Juga: Sempat Dipecat, Sam Altman Kembali Menjabat CEO OpenAI ChatGPT