IBM Ungkap Alasan Perempuan Harus Menguasai Skill AI Generatif

Rabu, 22 Mei 2024 | 11:30
Unsplash

Ilustrasi Profesi di Bidang AI (Artificial Intelligence).

Seiring dengan berkembangnya teknologi transformatif ini, perempuan mempunyai peluang untuk menjadi pelopor penggunaan AI generatif secara produktif dan bertanggung jawab. Hal ini diharapkan dapat mendorong organisasi tempat mereka bekerja agar memperhatikan penerapan tersebut. Menggabungkan analisis yang tajam dan komunikasi yang baik dapat memberi perempuan kekuatan super di era AI generatif.

Menciptakan pekerja produktif

Menurut data yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2019, ada sekitar 51,81% perempuan yang aktif secara ekonomi. Angka ini menanjak menjadi 52,52% pada tahun 2023. Oleh karena itu, peningkatan pemanfaatan AI Generatif oleh perempuan menjadi sangat penting mengingat keterlibatan mereka dalam angkatan kerja Indonesia yang terus meningkat

Dengan menguasai lanskap AI yang terus berkembang, perempuan dapat menciptakan cara-cara baru dalam memberikan nilai bisnis dan memajukan karir mereka. Seiring dengan semakin banyaknya perempuan yang mampu menghadapi tantangan ini, mereka dapat terus berinovasi secara bertanggung jawab dan mendefinisikan kembali peran kepemimpinan di masa depan.

Baca Juga: TikTok Uji Coba Fitur AI Search Highlights di Halaman Pencarian

Baca Juga: Meta Kembangkan Camerabuds, Earbuds AI Lengkap dengan Kamera

Tag