Find Us On Social Media :

Inilah Persiapan Go-Jek untuk Ekspansi ke Empat Negara di ASEAN

By Adam Rizal, Minggu, 27 Mei 2018 | 16:00 WIB

GO-JEK

Go-Jek akan melebarkan sayap bisnisnya ke empat negara Asia Tenggara dalam waktu dekat yaitu ke Vietnam, Singapura, Thailand dan Filipina.

Nadiem Makarim (Pendiri dan CEO Go-Jek) mengatakan kehadiran Go-Jek akan memberikan banyak pilihan transportasi online kepada pelanggan di negara-negara tersebut. Saat ini masyarakat di Vietnam, Thailand, Singapura dan Filipina berpikir mereka tidak memiliki banyak pilihan layanan transportasi ride-hailing.

"Konsumen akan puas dan senang karena mereka punya lebih banyak pilihan. Kami berharap dengan hadirnya Go-Jek di negara-negara tersebut, kami bisa menjadi aplikasi gaya hidup utama," katanya.

Go-Jek pun akan menjadi lawan sepadan bagi Grab untuk menyambut tantangan tersebut. Apalagi, investasi terbaru Go-Jek yang bernilai USD 1,5 miliar makin memantapkan langkah mereka menyambangi negara lain sekaligus bersaing dengan Grab.

"Go-Jek juga akan iklim persaingan usaha yang sehat di masing-masing negara terus bertumbuh. Go-Jek telah membuktikan dampak positifnya bagi jutaan rakyat Indonesia, dan kami ingin semakin banyak orang di lebih banyak negara merasakan manfaat positif," ujarnya.

Rencana melebarkan sayap ke di Asia Tenggara ini dilakukan dengan perencanaan dan riset pasar mendalam selama berbulan-bulan, sejalan dengan penggalangan investasi Go-Jek seri terakhir yang membawa investasi dari Astra, Google, Tencent, JD.COM, Meituan, dan lainnya.

Di keempat negara itu, Go-Jek mengaku akan bermitra dengan tim lokal dan kini sedang menyiapkan segala sesuatunya dengan terus berkoordinasi serta berkomunikasi dengan pemerintah negara setempat dan para pemangku kepentingan

"Tujuan kami adalah berkolaborasi dengan negara-negara tersebut dan pemerintahnya, supaya manfaat teknologi kami bisa memberikan dampak luas bagi semua kalangan. Baik bagi konsumen yang menginginkan layanan yang cepat dan kompetitif, maupun mitra pengemudi yang mencari penghasilan tambahan," tambah Nadiem.

"Pada seri penggalangan investasi kami yang terakhir, banyak investor strategis besar global dan nasional yang bergabung. Inilah yang membuat kami percaya diri dan yakin, bahwa kami punya dukungan yang diperlukan untuk menjadi salah satu kisah pertumbuhan yang menginspirasi, dari menjadi fenomena Indonesia ke fenomena regional," ujarnya.