Find Us On Social Media :

Inilah Komponen Bahan Limbah yang Ada pada iPhone XS, XS Max, dan XR

By Adam Rizal, Minggu, 16 September 2018 | 13:00 WIB

Apple resmi meluncurkan ponsel flagshipnya iPhone XS, dan iPhone XS Max

Apple semakin serius menjadi perusahaan ramah lingkungan. Setelah membangun kantor pusat dengan panel tenaga surya, kini Apple pun mengembangkan produknya dengan beberapa elemen limbah daur ulang.

Eksekutif Apple, Lisa Jackson sesumbar bahwa Apple menggunakan timah daur ulang pada komponen board trio iPhone XS, XS Max, dan XR. Selain itu, balutan kaca pada body trio iPhone tersusun atas 32 persen plastik bio.

Menurut Lisa Jackson, Apple berupaya menghindari penambangan material baru dari Bumi. Semua ini untuk mereduksi dampak pengembangan produknya terhadap pencemaran lingkungan.

Kendati begitu, Lisa Jackson mengakui upaya itu sulit dilakukan. Apple sejauh ini hanya bisa lebih banyak, belum sepenuhnya, memakai komponen daur ulang. Selain itu, Apple juga perlu memastikan produknya tahan lama dan nantinya didaur ulang dengan seperti dikutip CNET.

“Ketiga iPhone terbaru ini berjalan dengan iOS 12 karena bisa tahan lebih lama, Anda bisa terus-terusan memakainya,” kata Lisa Jackson.

Baca Juga : Apa Itu Teknologi eSIM yang digunakan di iPhone XS dan iPhone XS Max

Apple dinobatkan sebagai perusahaan Amerika Serikat pertama dengan nilai tembus triliun dollar AS pada Agustus 2018 lalu. Sepertiga dari pendapatannya berasal dari penjualan iPhone.

iPhone X keluaran tahun lalu yang terbilang mahal pun terjual 41,3 juta unit pada kuartal kedua 2018. Para analis meramalkan unit premium iPhone XS dan XS Max akan kembali meraup sukses di pasaran.

Sebagai salah satu produsen smartphone terbesar di dunia, Apple sudah semestinya merasa bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang timbul dari limbah, proses industri, serta bahan bumi yang dipakai.

Baca Juga : Alasan Apple Tinggalkan Tradisi Tombol

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Komponen Berbahan Limbah di iPhone XS, XS Max, dan XR".