Tags Posts tagged with "Apple"

Apple

Apple iPhone X

Siapa sangka smartphone kebanggaan Apple iPhone X memiliki animo pelanggan yang banyak di Korea Selatan (Korsel). Korsel sendiri adalah negara asal dua perusahaan smartphone ternama dunia yaitu LG dan Samsung dan juga rival Apple di pasar.

Penjualan pre-order iPhone X berhasil ludes dalam waktu tiga menit saja. Sedangkan, penjualan iPhone 7 pada tahun lalu membutuhkan waktu sekitar 20 menit untuk ludes terjual.

Hal itu berdasarkan laporan operator Korea Selatan SK Telecom yang menjadi mitra eksklusif Apple untuk menjual iPhone X. SK Telecom diprediksi menyiapkan sekitar 150 ribu iPhone X seperti dikutip Phone Arena.

Dari penjualan pre-order itu, para pelanggan asal Korsel sangat menyukai iPhone X yang berwarna silver atau space grey. Bahkan, varian itu terjual habis dalam waktu satu menit saja.

iPhone X dengan memori 64GB di Korsel memiliki banderol US$ 1.237 atau sekitar Rp16 juta. Hasil itu cukup mengejutkan karena harga iPhone X di Korea Selatan jauh lebih mahal dibandingkan di Amerika Serikat. Apple membanderol iPhone X di AS seharga USD 999 atau sekitar Rp 13,5 jutaan.

Apple iPhone X

Majalah Time memasukan smartphone premium iPhone X ke dalam daftar 25 Inovasi Terbaik 2017 karena iPhone X sukses memiliki perbedaan teknologi dan inovasi di banding smartphone lainnya.

Apa saja inovasi iPhone X?.

Dalam lamannya, Time menyebut iPhone X sebagai A Smarter Smartphone dan smartphone paling canggih di dunia dengan fitur-fitur barunya seperti layar bezel-less, prosesor dengan Neural Engine yang mampu menangani teknologi AR, dan kamera TrueDepth yang mendukung Face ID.

Apple menghilangkan tombol Home yang sudah jadi ciri khas iPhone pada iPhone X. iPhone X adalah smartphone pertama Apple yang menawarkan konsep layar bezel-less dan memiliki fitur Augmented Reality (AR).

Selain itu, Time juga mengapresiasi fitur pengenalan wajah FaceID iPhone X yang mempelopori sistem keamanan baru pada dunia smartphone. Majalah Time juga memperhatikan harga iPhone X senilai USD 999 atau sekitar Rp13 jutaan yang merupakan iPhone termahal saat ini.

“iPhone X merupakan impian yang terwujud mengenai desain sejak hari pertama mereka menciptakan iPhone,” kata Dan Riccio (VP of Hardware Engineering) seperti dikutip Ubergizmo.

Selain iPhone X, tidak ada smartphone lainnya yang masuk daftar 25 penemuan terbaik 2017 versi majalah Time. Penemuan-penemuan terbaik yang lain di antaranya ada robot Jibo, kacamata khusus tunanetra, es krim Halo Top yang dijual $6, Hijab bagi atlet, Ember Mug yang bisa memanaskan kopi, dan lainnya.

Tahun lalu, iPhone juga meraih posisi puncak daftar 50 gadget paling berpengaruh sepanjang masa yang dirilis Majalah Time. Dalam daftar yang sama, Macintosh menyabet posisi 3, dan iPod di posisi 9.

Ilustrasi Speaker Pintar Apple Siri

Apple akan menjual speaker pintar Apple Home pada awal tahun depan sekaligus melewatkan musim belanja tahun ini. Rencananya, Apple HomePod akan memulai debut penjualannya pada bulan depan.

“Kami tidak sabar untuk melihat orang-orang menggunakan HomePod. Namun, kami masih membutuhkan waktu lebih banyak untuk menyempurnakan HomePod. Kami akan mulai pengiriman HomePod ke Amerika, Inggris, dan Australia pada awal 2018,” kata Juru Bicara Apple seperti dikutip Reuters.

Di pasar nanti, speaker pintar Apple HomePod akan bersaing dengan speaker pintar Amazon Echo yang berbasis asisten pribadi Alexa. Saat ini Apple masih meningkatkan kemampuan asisten digitalnya Siri untuk bisa bersaing dengan Amazon Alexa dan Google Assistant.

Apple juga mengandalkan HomePod untuk menambah pelanggan Apple Music dan menghalangi kebangkitan Spotify. Sedangkan, speaker pintar Google Home dan Amazon Echo memungkinkan penggunanya mengakses lagu melalui Spotify.

Apple HomePod menawarkan kualitas audio yang superior dan jernih. Sebelumnya, Apple mengumumkan HomePod dengan banderol USD349 pada gelaran WWDC 2017 pada pertengahan tahun ini.

Selain itu, Samsung juga akan meluncurkan speaker pintarnya pada tahun depan.

iPhone X

Baru meluncur, banyak pengguna iPhone X yang mengeluhkan kinerja layar smartphone-nya yang tidak tahan terhadap kondisi cuaca yang dingin. Apalagi, saat ini Amerika Serikat dan negara-negara di Eropa sudah memasuki musim dingin.

Karena itu, Apple menepati janjinya untuk meluncurkan update Apple terbaru iOS 11.1.2. Pembaruan itu akan memperbaiki software iPhone X sehingga bisa bekerja di kondisi cuaca dingin.

Update ini untuk memperbaiki masalah layar iPhone X yang tidak responsif terhadap penurunan suhu yang cepat,” tulis Apple dalam keterangannya seperti dikutip Ubergizmo.

Selain itu, update iOS 11.1.2 juga akan membawa perbaikan pada fitur Live Photos dan video. Apple mengklaim telah memperbaiki masalah video terdistorsi dan juga mode edit Live Photos.

Sebelumnya, Apple telah melakukan beberapa perbaikan minor untuk iPhone X yaitu memperbaiki masalah Auto Correct dan Hey Siri.

iPhone X

Keterlambatan produksi smartphone Apple iPhone X membuat pabrik perakitan Hon Hai Precision Industry Co (Foxconn) merugi. Keuntungan Foxconn menurun 39 persen menjadi USD 700 juta pada kuartal lalu.

Padahal, keuntungan Foxconn pada kuartal yang sama tahun lalu senilai USD 1,09 miliar.

Hal itu disebabkan Foxconn tidak bisa merakit iPhone X dalam jumlah yang banyak dan membuat iPhone X mengalami masalah pada saat awal masa produksinya seperti dikutip The Verge.

Penurunan keuntungan Foxconn merupakan yang terbesar sejak kuartal akhir 2008 karena penjualan iPhone sangat penting bagi Foxconn karena Apple termasuk klien terbesarnya.

Foxconn kesulitan memenuhi pasokan panel OLED iPhone X dan sensor Face ID iPhone X yang terbatas. Apalagi, Foxconn melaporkan sebanyak 20 juta sensor Face ID iPhone X yang rusak.

Tak hanya itu, perakitan iPhone X juga meningkatkan pengeluaran Foxconn menjadi 16 persen pada kuartal lalu. Ironisnya, perakitan iPhone 8 dan 8 Plus yang lebih mudah pun tidak terlalu bagus penjualannya sehingga tidak serta merta meningkatkan penjualan Foxconn.

Selain itu, pertumbuhan pangsa pasar vendor smartphone Tiongkok juga memengaruhi performa Foxconn. Beberapa vendor populer Tiongkok seperti Huawei dan Vivo, merakit perangkat mereka sendiri dan tidak bergantung pada Foxconn.

Penjualan iPhone X

Softpedia melaporkan iPhone X akan memberikan dampak yang cukup besar untuk finansial Apple dan para mitranya termasuk Foxconn. Sejumlah analis memperkirakan penjualan iPhone X akan menghasilkan performa yang baik pada kuartal pertama tahun depan.

iPhone X adalah smartphone termahal Apple dalam 10 tahun terakhir. Smartphone itu dijual dengan harga USD 999 atau sekitar Rp13 jutaan. Salah satu keunggulan utama iPhone X adalah fitur pemindai wajah Face ID.

Ilustrasi topeng pembobol Face ID

Apple menawarkan teknologi keamanan terbaru pengenal wajah Face ID untuk iPhone X. Apple mengklaim teknologi Face ID jauh lebih aman daripada pemindai sidik jari karena teknologi Face ID menggunakan mesin saraf untuk memetakan kontur dan bentuk wajah secara real time atau saat itu juga.

Hebatnya, Face ID tidak akan terganggu oleh bentuk rambut, pemakaian aksesoris seperti topi dan tumbuhnya jenggot, bahkan bisa tetap mendeteksi dalam keadaan gelap.

Apple meyakinkan bahwa kesempatan untuk mencurangi sistem Face ID hanya satu berbanding satu juta, lebih kecil dibanding Touch ID yang kesempatannya satu banding 50.000.

Namun, perusahaan keamanan Bkav mampu menipu Face ID hanya bermodalkan topeng karena Bkav sudah tahu cara kerja kecerdasan buatan (AI) Face ID.

Topeng itu menggunakan bahan material yang berbeda di setiap bagiannya seperti bahan silikon untuk hidung dan bagian lainnya cukup menggunakan plastik 3D printing.

“Topeng ini mengkombinasikan 3D printing dengan make up dan gambar dua dimensi. Kemudian, kulit bagian pipi dan seputar wajah dibuat tebal untuk menipu AI Face ID,” tulis Ngo Tuan Anh (VP Cyber Security Bkav) seperti dikutip Phone Arena.

Biaya pembuatan topengnya pun cukup murah hanya USD150 atau sekitar Rp2 jutaan.

Bkav pun mengkritik Apple yang menggunakan metode pengenalan wajah untuk keamanan iPhone X karena sistem keamanan pemindai sidik jari masih jauh lebih baik dan aman untuk melindungi smartphone.

“Topeng ini bisa saja dipakai untuk mencuri rahasia personal dari pemimpin politik, bos perusahaan besar dan miliuner,” ujarnya.

Namun, para pengguna iPhone X tidak perlu khawatir mengingat proses untuk menembus fitur Face ID memerlukan waktu yang tidak sebentar.

Ilustrasi Apple ARKit

Saat ini Apple fokus mengembangkan perangkat Augmented Reality (AR) yang memiki kode nama T288. Rencananya, Apple akan menguji perangkat AR-nya itu pada tahun depan dan meluncurkannya di pasar pada 2020.

Tim Cook (CEO Apple) mengatakan Apple memang fokus mengembangkan perangkat AR daripada virtual reality (VR) karena bisnis AR lebih menjanjikan dan banyak memberikan manfaat kepada penggunanya.

“Perangkat AR lebih banyak membantu kehidupan manusia dibanding perangkat VR yang hanya akan membuat manusia menjadi mahluk anti-sosial,” katanya seperti dikutip Apple Insider.

Para insinyur Apple mendesain perangkat AR-nya mampu bekerja tanpa bantuan smartphone dan memiliki sebuah layar sendiri. Selain itu, perangkat AR Apple akan mengusung sistem operasi sendiri bernama rOS (reality operating system) yang berbasis iOS dan sebuah mikroprosesor. Menurut sumber, proses pengembangan berjalan dengan agresif dan kemungkinan masih akan ada perubahan.

Berbeda dengan Project Google Tango, Google menggandeng sejumlah pabrikan smartphone untuk membuat smartphone yang bisa dipasang di headset AR-nya.

“Kami sudah melihat berbagai hal yang akan mengubah cara kalian bekerja, bermain, terhubung dan belajar. Secara sederhana, kami yakin AR akan mengubah cara kita menggunakan teknologi selamanya,” tutur Cook.

Sayangnya, pihak Apple menolak mengomentari laporan tentang headset AR.

Layar iPhone X

Apple mulai menerima banyak keluhan terkait penggunaan iPhone X, mulai dari permasalahaan layar dan audio hingga laporan yang terbaru bahwa iPhone X tidak dapat bekerja di kondisi cuaca yang dingin.

Beberapa pengguna iPhone X mulai komplain di media sosial karena layar sentuh iPhone X tidak bisa bekerja secara responsif di dalam kondisi dingin. Apalagi Amerika Serikat (AS) telah memasuki musim dingin.

“Hanya 2 detik setelah saya berada di cuaca dingin, layar perangkat (iPhone X) langsung tidak responsif. Saya coba menyapu jari di website, tapi jari saya tidak terdeteksi,” tulis seorang pemilik iPhone X di forum online Reddit.

Apple pun langsung mengakui kelemahan iPhone X itu dan berjanji untuk segera melakukan perbaikan.

“Kami sadar layar iPhone X tidak responsif di dalam lingkungan yang dingin. Namun setelah beberapa saat, layar itu akan sepenuhnya kembali responsif. Kami akan menyelesaikan masalah ini dalam update software mendatang,” kata Apple seperti dikutip USA Today.

iPhone X adalah iPhone pertama yang menggunakan layar jenis OLED dan menyajikan tampilan lebih cemerlang. Komponen layar adalah alat navigasi utama untuk iPhone X yang tidak memiliki tombol home seperti model-model iPhone sebelumnya.

Apple membanderol iPhone X senilai USD999 atau sekitar Rp13 Jutaan di AS.

Konsep Apple iPad terbaru

Apple sedang menggarap desain iPad terbaru yang mengusung desain layar bezel-less dan fitur-fitur iPhone X. Rencananya, Apple akan meluncurkan iPad terbarunya pada tahun depan.

Selain layar berukuran 10,5 inci, iPad terbaru juga tidak akan memiliki tombol home dan menggantikannya dengan sistem Face ID. Teknologi Face ID menggunakan mesin saraf untuk memetakan kontur dan bentuk wajah secara real time atau saat itu juga. Tidak akan terganggu oleh bentuk rambut, pemakaian aksesoris seperti topi dan tumbuhnya jenggot, bahkan bisa tetap mendeteksi dalam keadaan gelap.

Apple meyakinkan bahwa kesempatan untuk mencurangi sistem Face ID hanya satu berbanding satu juta, lebih kecil dibanding Touch ID yang kesempatannya satu banding 50.000.

Apple juga mengembangkan Apple Pencil terbaru untuk menemani iPad Pro tersebut. iPad terbaru itu juga dapat mengirimkan animasi emoji dan melakukan transaksi pembayaran.

Apple pun akan mempertahankan bagian hitam kecil pada atas layar yang menjadi ciri khas iPhone X di iPad Pro tersebut. Kemungkinan Apple masih akan menggunakan panel LCD bukan OLED pada iPad tersebut.

Apple memang harus merubah desain iPad saat ini karena desainnya yang sudah ketinggalan zaman. Misal, penggunaan tombol home yang masih bisa ditekan sedangkan iPhone 7 sudah menggunakan tombol yang tak bisa ditekan tetapi bisa mensimulasikan getaran seperti dikutip The Verge.

Masih belum jelas, apakah Apple akan menerapkan desain terbaru itu untuk semua lini iPad atau khusus iPad Pro saja.

Ilustrasi FaceID Apple

Apple sukses melakukan gebrakan pasar dengan meluncurkan fitur keamanan pemindai wajah Face ID berbasis sistem biometrik wajah di iPhone X.

Teknologi Face ID menggunakan mesin saraf untuk memetakan kontur dan bentuk wajah secara real time. Tidak akan terganggu oleh bentuk rambut, pemakaian aksesoris seperti topi dan tumbuhnya jenggot, bahkan bisa tetap mendeteksi dalam keadaan gelap.

Beberapa vendor smartphone asal Tiongkok seperti Huawei, Oppo, dan Xiaomi akan menggunakan sistem keamanan berbasis sistem biometrik wajah mirip iPhone X seperti dikutip Digitimes.

Bahkan, Oppo dan Xiaomi telah menggandeng tiga perusahaan untuk pengembangan sensor berbasis wajah tersebut. Himax Technologies dan Qualcomm akan mengembangkan teknologi pemindai wajahnya. Sedangkan, Truly Opto-Electronics akan memproduksi sensor biometriknya.

Sementara itu, Huawei menggandeng Sunny Optical Technology yang berbasis di Tiongkok untuk pengembangan biometrik wajah. Rencananya, sistem pengamanan biometrik wajah itu akan diproduksi pada awal 2018.

Huawei, Xiaomi, dan Oppo tercatat sebagai tiga vendor terbesar yang menguasai market ponsel di Tiongkok pada kuartal III 2017. Huawei memimpin pangsa pasar dengan pengiriman 40 juta smartphone di kuartal tersebut, diikuti oleh Xiaomi dengan 23 juta unit, dan Oppo dengan lebih dari 20 juta unit.

TERBARU

Cisco menggandeng organisasi kepolisian internasional terbesar di dunia INTERPOL untuk berbagi intelijen ancaman atau threat intelligence