Tags Posts tagged with "Asus"

Asus

Kabar gembira untuk para pehobi dan pencinta konten live streaming. Pasalnya vendor smartphone asal Taiwan, Asus baru saja menelurkan seri terbarunya yang mengunggulkan fitur live streaming.

Hal ini dimungkinkan karena ZenFone Live ZB501KL mengusung fitur BeautyLive. Teknologi ini bekerjanya layaknya fitur beautification pada wajah saat hendak melakukan swafoto atau selfie. Jika biasanya fitur beautification akan membuat wajah pengguna tampak cerah saat foto, maka di ZenFone Live, fitur tersebut juga akan bekerja di sepanjang video atau live streaming berlangsung.

Bersamaan dengan peluncuran ZenFone Live, Asus juga memperkenalkan dua brand ambassador terbarunya, yakni Sheryl Sheinafia dan Tatjana Saphira.

“Siapapun itu, apakah dia selebritis atau bukan, terkenal atau tidak, bahkan berparas menarik atau biasa saja, semua bisa mem-framing dirinya dengan sebuah benda kecil bernama smartphone, kemudian berbagai kisah secara real time melalui live streaming,” ucap Galip Fu (Country Marketing Manager, ASUS Indonesia).

Galip menyebutkan, fitur BeautyLive ini tidak hanya sekedar membuat paras semakin menarik, namun juga memudahkan pembuat konten untuk melakukan streaming hanya dengan sekali klik. Cara kerja fitur ini yaitu dengan mengombinasikan algoritma software yang pintar dan akselerasi hardware untuk secara otomatis memuluskan kulit dan menghapus noda. Selanjutnya fitur ini akan mengintegrasikan hasilnya dengan Facebook, Instagram, YouTube, dan hampir 30 layanan live-streaming populer lainnya.

“Intinya, dengan ZenFone Live, pengguna dapat mengatur dan menyiarkan penampilan sempurna mereka sepanjang sesi live-streaming kepada seluruh pemirsa mereka,” seru Galip.

Asus ZenFone Live membekal kamera belakang 13MP dengan aperture f/2.0 serta five-prism lens. Sama seperti jajaran smartphone Asus ZenFone lainnya, ZenFone Live juga menggunakan teknologi low-light yang tersedia pada ASUS PixelMaster Camera. Teknologi low-light tersebut mampu meningkatkan sensitivitas cahaya, mereduksi noise dan meningkatkan kontras warna hingga 400 persen.

Untuk melengkapi modus pemotretan, Asus ZenFone Live juga memiliki 12 mode yang dapat dipilih. Selain real-time Beautification, yang merupakan fitur andalan ZenFone Live, tersedia pula modus Low Light untuk memotret di tempat redup, Super Resolution untuk menangkap foto resolusi lebih tinggi, dan modus-modus lainnya.

Panel display smartphone ini memiliki bentang layar 5 inci dan memiliki resolusi HD (1280 x 720) serta punya bezel yang tipis yakni 2,36mm. Screen to body ratio-nya atau luas keseluruhan permukaan layar yang terpakai mencapai 75 persen. Artinya, pengguna akan dibuat nyaman dengan luas layarnya yang cukup besar. Bagian pinggirnya dilengkapi dengan fitur 2,5D sehingga berbentuk agak melengkung. Tampilan ini menimbulkan kesan yang premium pada perangkat tersebut.

Untuk jeroannya, ASUS menyematkan prosesor Qualcomm Snapdragon quad core berkecepatan 1,4GHz. Komponen kartu grafis pada SoC (System on Chip) Adreno 305. Untuk memori penyimpanan internal tersedia opsi sebesar 16GB dan 32GB. Sementara RAM-nya tersedia sebesar 2GB. Zenfone Live memiliki baterai sebesar 2.650mAh. Baterainya sendiri dapat bertahan hingga 471 jam untuk waktu talk time.

Selain itu, demi mendukung aktivitas live-streaming secara mulus, Asus ZenFone Live juga mendukung konektivitas data 4G LTE kepada kedua slot SIM yang disediakan. Namun hanya satu kartu SIM yang dapat aktif di jaringan 4G di satu waktu. Agar optimal, tambah Galip, akses Internet yang perlu didapat oleh pengguna saat melakukan live streaming dengan BeautyLive adalah di atas 1,5Mbps. Asus membanderol ZenFone Live seharga Rp1.799.000.

Asus Zenfinity 2017 telah usai digelar. Event yang diselenggarakan di Jakarta pada 16 Mei lalu menghadirkan produk-produk smartphone Asus terbaru untuk pasar Indonesia.

“Zenfinity merupakan gabungan dari Zen dan Infinity. Gabungan dua kata tersebut menggambarkan kemungkinan yang tak terbatas yang ditawarkan oleh kedua produk yang kami hadirkan kali ini,” sebut Jerry Shen (Chief Executive Officer, Asus).

Peluncuran kali ini agak berbeda dengan yang biasa dilakukan. Pasalnya varian yang diresmikan kali ini menyasar pengguna segmen tertentu.

Ada dua varian smartphone yang dihadirkan, yakni Asus Zenfone Live ZB501KL dan Zenfone Zoom S ZE553KL. Seri Zenfone Live ditujukan untuk video live streaming sementara Zenfone Zoom untuk professional photography.

Asus ZenFone Live dan Zoom S hadir di saat yang tepat. “Keduanya hadir saat tren live streaming dan fotografi mobile sedang meningkat pesat,” sebut Galip Fu (Country Marketing Manager, Asus Indonesia). “Buktinya, pertumbuhan layanan video streaming seperti Bigo dan 17 sangat pesat di negeri ini,” lanjutnya.

“Aplikasi media sosial, seperti Facebook, Instagram dan lain-lain untuk berbagi foto-foto yang indah juga sangat marak digunakan,” sebut Galip. “Ini juga menjadi salah satu alasan mengapa Asus hadir dengan varian smartphone yang ditujukan untuk professional photography, yakni ZenFone Zoom S,” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Shannedy Ong (Country Director, Qualcomm Indonesia) menyebutkan, kedua varian smartphone yang diresmikan Asus memperkuat kerja sama yang terus terbangun di antara kedua perusahaan.

“Sebagai pelaku utama di industri mobile, chipset buatan Qualcomm dikenal menawarkan performa yang sangat baik, teknologi mutakhir dan sekaligus efisiensi energi yang tinggi. Penggunaan Qualcomm Snapdragon Mobile Platform pada ZenFone Live dan Zoom menegaskan hal tersebut,” sebut Shannedy.

ZenFone Live

ZenFone Live

Asus ZenFone Live merupakan perangkat yang khusus dibuat untuk pengguna yang gemar dan kerap melakukan live video streaming ataupun video conference secara mobile. Dimensi layarnya yang 5 inci membuat smartphone ini sangat kompak sehingga sangat mudah digenggam oleh satu tangan saat pengguna akan melakukan video call

Pada smartphone ini, aplikasi BeautyLive akan membuat pengguna tampak semakin menarik dengan fitur skin softening yang bekerja secara instan dan terus menerus sepanjang durasi video live streaming.

“Asus bekerjasama secara intens dengan Facebook, Instagram dan Google agar fitur live stream beautification dapat berjalan secara seamless dengan ketiga platform livestream terpopuler tersebut,” tambah Galip. “Ke depan, akan semakin banyak aplikasi yang dikembangkan untuk video stream dan BeautyLive juga akan segera mendukung itu,” tambahnya.

Dengan dukungan BeautyLive, Galip menambahkan, pengguna juga tidak perlu repot melakukan editing video tambahan, khususnya agar pengguna tampak cantik sempurna. Bagi pengguna yang terpaksa melakukan streaming dari ruangan yang berpencahayaan kurang, Asus juga menempatkan sebuah LED flash yang dapat diaktivasi dari aplikasi BeautyLive, saat akan melakukan streaming.

Asus membanderol ZenFone Live seharga Rp1.799.000.

ZenFone Zoom S

Tampak bagian belakang ZenFone Zoom S, memiliki dual flash

Penggemar fotografi yang membutuhkan smartphone berkemampuan mumpuni, akan terbantu dengan hadirnya Asus ZenFone Zoom S.

Smartphone yang dibanderol seharga Rp5.999.000 ini membekal sistem dual camera inovatif tersebut punya kamera utama dengan aperture f/1.7 serta 25mm wide-angle dipadankan dengan sensor Sony IMX362 resolusi 12MP dan ukuran sensor besar yakni 1.4µm pixel (ukuran sensor 1/2.55”).

Selain kamera utama tersebut, di bagian belakang juga tersedia sebuah kamera zoom 59mm 12MP dengan dukungan 2,3x optical zoom serta total 12x zoom.

Sementara itu, bagi para mobile photographer, baterai kapasitas besar Asus ZenFone Zoom S, yakni 5.000mAh juga dirasa cukup membantu. Kolaborasi dengan Snapdragon 625 Mobile Platform membuat ZenFone Zoom S mampu bertahan hingga 6,4 jam non stop saat digunakan untuk merekam video 4K Ultra HD, atau waktu standby yang mencapai 42 hari.

Ilustrasi Asus ZenWatch2

Setelah sukses menjual smartphonenya, Asus mencoba keberuntungannya dengan menjual jam pintar atau smartwatch berbasis OS Android Wear. Salah satu perangkat smartwatch Asus adalah seri ZenWatch.

Sayangnya, perfoma penjualan Asus ZenWatch kurang memuaskan di pasar walaupun harganya termasuk murah hanya 200 dollar AS atau sekitar sekitar Rp2,6 jutaan.

Bahkan, angka pengapalan semua lini Asus ZenWatch hanya berkisar 5.000 hingga 6.000 unit perbulan, jauh lebih rendah dibandingkan Apple yang mengapalkan smartwatch sebanyak 3,5 juta unit di tiga bulan pertama 2017,

Menurut perusahaan riset IDC, Apple telah mendistribusikan sebanyak tujuh juta unit Apple Watch pada 2016 lalu.

Karena itu, Asus sedang mempertimbangkan akan untuk menyetop produksi ZenWatch lantaran kecilnya angka pengapalan seperti dikutip The Verge.

Pabrikan lain Samsung telah mengalihkan platform arloji pintarnya ke platform Tizen. Sedangkan, Motorola telah menghentikan produksi arloji pintar Moto 360 sampai waktu yang belum jelas.

ASUS pertama kali meluncurkan ZenWatch generasi pertama pada 2014 dan ZenWatch 3 pada November 2016 lalu. ZenWatch 3 hadir dengan layar berukuran 1,39 inci, didukung prosesor Qualcomm Snapdragon 2100, RAM 512MB, dan memori internal 4GB.

ZenWatch 3 menjanjikan masa depan yang cerah berkat dukungan layar AMOLED lingkaran berukuran besar, serta tampilan bergaya dan spesifikasi hardware yang tergolong tinggi.

Asus ZenFone 2 yang masuk ke Indonesia di tahun lalu mendapat sambutan hangat dari penggemarnya, khususnya para pemikat smartphone dengan spesifikasi mumpuni berharga miring. Di tahun 2016 ini, Asus pun melanjutkan seri ketiga ZenFone melalui peluncuran ZenFone 3 yang hadir dengan perbaikan di beberapa sisi.

Seperti juga ketika Asus memperkenalkan ZenFone 2 dalam beberapa seri, demikian halnya dengan ZenFone 3. Namun, yang akan dibahas kali ini adalah Asus ZenFone 3 ZE520KL (Z017DB). Kode Z017DB merujuk pada varian terbaru sebagai versi global dari ZE520KL yang eksis semenjak Mei 2016 lalu. Versi global ini disebut juga WW alias WorldWide. Maksudnya, versi ini sudah kompatibel dengan jaringan seluler di beberapa negara Asia Tenggara termasuk di Indonesia.

Saat pertama kali memegang Z017DB, kesan premium langsung terasa. Untuk tipe ini, Asus memilih desain serbakaca Corning Gorilla Glass 3 yang melengkung pinggirnya alias 2,5D. Tak hanya layar depan, bagian belakang Z017DB pun dilapisi Corning Gorilla Glass.

Menurut kami, desain serbakaca (full glass) inilah yang menyebabkan ZenFone 3 terasa licin dan terasa cepat panas saat digenggam. Asus ZenFone 3 sendiri diklaim sebagai smartphone pertama di Indonesia yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 626 (octa core Cortex-A53 2,0 GHz).

ZenFone 3 ditawarkan dalam dua ukuran layar, yakni 5,2” dan 5,5”. Demikian juga dengan kapasitas RAM yang memiliki dua opsi, yakni 3 GB dan 4 GB, serta kapasitas storage masing-masing 32 GB dan 64 GB. Tampilan layar Z017DB pun terlihat terang. Hal ini wajar mengingat Asus melengkapi produk ini dengan layar IPS+ yang diklaim juga lebih hemat daya. Produk ini juga dilengkapi dengan resolusi Full-HD, dengan kerapatan pixel sekitar 424 ppi.

Sesuai tagline yang diusung, “Built for Photography”, salah satu bagian yang menjadi daya tarik Z017DB adalah kamera. Keseriusan Asus menggarap seri ini pun tampak jelas dengan adanya mode Manual yang disertakan pada produk ini. Ini kian menambah kesan DSLR dalam genggaman. Kamera utamanya mengusung resolusi 16 MP, sedangkan kamera depannya memiliki resolusi sebesar 8 MP. Dengan resolusi tersebut, Z017DB cukup mumpuni untuk melakukan aktivitas selfie. Keunggulan lain dari kamera ZenFone 3 adalah adanya sensor Sony Exmor RS IMX298 yang berpadu dengan software PixelMaster 3.0. Perangkat lunak ini juga dikenal kaya fitur fotografi. Kualitas 4K yang disematkannya juga mampu memanjakan pengguna yang hobi membuat video pendek.

Hadir menjadi penerus PixelMaster 2, PixelMaster 3.0 yang dibenamkan di ZenFone 3 menawarkan beberapa pembaruan. Beberapa mode fotografi yang dibenamkan Z017DB di antaranya adalah Auto, Manual, HDR Pro, Beautification, Low Light, QR Code, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Slow Motion, dan Time Lapse.

Teknologi laser autofocus yang disematkannya pun akan membantu proses pembidikan objek berlangsung secara lebih cepat. Adanya sistem TriTech auto-focus, yang menggabungkan pendeteksi kontras untuk continuous focus, laser auto-focus generasi kedua dengan jarak fokus hingga 1,2 meter, dan juga phase-detection, juga sangat membantu ketika pengguna mengambil gambar.

Ketiga teknologi fokus tersebut membuat Z017DB mampu menghadirkan auto-focus secara cepat, mencapai 0,03 detik dalam kondisi apapun. Fitur ini pula yang mendukung pengguna mendapatkan continuous autofocus pada saat membidik objek. Seri ini tersedia dalam empat pilihan warna, yakni Sapphire Black, Moonlight White, Aqua Blue, dan Shimmer Gold.

Desain Serbakaca
ZenFone 3 (Z017DB), baik sisi depan maupun belakang menggunakan desain serbakaca Corning Gorilla Glass 3.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamera dan Sensor Fingerprint
Lensa kamera terlihat lebih menonjol, diapit laser autofocus dan LED. Sementara pemindai sidik jari berbentuk lonjong, memudahkan jari telunjuk atau tengah menggapainya. Ini berbeda dengan produk lain yang biasanya berbentuk bulat atau kotak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hybrid
Selot kartu SIM terdiri dari dua jenis berbeda, yaitu micro-SIM sebagai kartu pertama dan nano-SIM untuk kartu kedua sekaligus memori eksternal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Aplikasi Kamera dan Video
Aplikasi kamera memiliki banyak pilihan fitur dan efek, baik manual atau otomatis. Salah satu mode-nya, yaitu Children akan memberi efek musik untuk anak-anak. Sementara fitur video sudah mendukung rekaman video berkualitas 4K.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

USB Type-C
ZenFone Z017DB menggunakan port USB 2.0 Type-C yang memiliki fitur antiterbalik dan mendukung pengisian daya lebih cepat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil uji

PengujianAsus Zenfone 3
AnTuTu Benchmark 6.2.162749
PCMark – Work Performance4593
3Dmark - Ice StormMaxed Out
3Dmark - Ice Storm Extreme8122
3Dmark - Ice Storm Unlimited13892
GeekBench 4 - Single Core843
GeekBench 4 - Multi Core4027

PLUS: Desain premium, kinerja mumpuni, ada sensor fingerprint, fitur kamera mumpuni, termasuk video 4K.

MINUS: Jika tanpa cover/case tambahan terasa licin digenggam, bagian belakang mudah terlihat kotor.

SpesifikasiAsus Zenfone 3
ProsesorQualcomm Snapdragon 625 octa core 64-bit 2 GHz
RAM4 GB/3 GB RAM
Chip grafisAdreno 506 650 MHz
Kapasitas simpan internal32 GB + 5 GB ASUS webstorage gratis
Selot SIMDual SIM (micro-SIM + nano/micro-SD)
Jaringan selulerGSM 850/900/1.800/1.900, HSDPA 850/900/1.900/2.100, LTE band 1 (2.100), 2 (1.900), 3 (1.800), 5 (850), 8 (900), 26 (850), 28 (700), 39 (1.900), 40 (2.300), Speed HSPA 42,2/5,76 Mbps, LTE Cat6 300/50 Mbps
Dukungan koneksiWi-Fi 802.11ac, MiMO Wi-Fi,Bluetooth 4.2, USB Type-C, Fingerprint sensor
KameraBelakang: 16 MP Sony Exmor RS IMX298, f/2.0, Laser/Phase Detection Autofocus, OIS (4-axis), dual-LED (dual tone) flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR/Depan: 8 MP, f/2.0, 1080p
Layar5,2” FHD 1.920 x 1.080, Super IPS+ display with 178° wide view angle, Corning Gorilla Glass 3 display
Kapasitas baterai2.600 mAh non-removable
Dimensi/bobot14,69 x 7,4 x 0,77 mm/144 gr
Sistem operasiAndroid M with next-gen ZenUI 3.0
Situswww.asus.com
Garansi1 tahun
HargaRp4.099.000

Di kelas entry-level dan menengah, sebuah perangkat wireless router AC1200 bisa menjadi sebuah pilihan yang menarik. Hal ini berlaku jika Anda ingin beralih ke jaringan 802.11ac yang jauh lebih gegas jika dibandingkan 802.11n.

Di segmen ini, Asus menghadirkan beberapa varian wireless router. Salah satunya adalah RT-AC58U yang kami uji kali ini. Wireless router ini hadir dengan desain yang cukup ringkas. Untuk meghadirkan daya pancar yang optimal, wireless router ini dilengkapi dengan empat buah antena eksternal yang sayangnya tidak bisa dilepas. Untungnya, empat buah antena ini memiliki daya pancar yang baik dan mampu mencakup area yang cukup luas.

Seperti yang kami sebutkan di awal, Asus RT-AC58U mendukung koneksi nirkabel 802.11ac dengan kecepatan total mencapai 1.300 Mbps, terbagi menjadi 400 Mbps untuk pita 2,4 GHz, dan 867 Mbps untuk pita 5 GHz. Dukungan kecepatan pada pita 2,4 GHz sedikit lebih tinggi. Pasalnya, wireless router ini mendukung teknologi TurboQAM. Menariknya, wireless router ini ternyata juga sudah mendukung teknologi MU-MIMO untuk membuat pembagian koneksi menjadi lebih merata saat harus meladeni banyak perangkat sekaligus.

Untuk koneksi dengan kabel, wireless router ini memiliki empat buah port LAN yang seluruhnya mendukung kecepatan gigabit. Dan sebagai tambahan, terdapat sebuah port USB 3.0 yang ada di bagian depan. Port USB ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai perangkat, mulai dari media simpan, printer, hingga modem yang bisa digunakan sebagai koneksi cadangan apabila koneksi utama bermasalah.

Panel kontrol web milik Asus RT-AC58U ini memiliki tampilan yang serupa dengan banyak wireless router lain yang dirilis oleh Asus. Wireless router ini juga memiliki dua fungsi operasi, sebagai wireless router maupun sebagai access point. Sayangnya, fungsi wireless repeater tidak tersedia.

Asus RT-AC58U ini memiliki kinerja yang baik di kelasnya. Saat dilakukan pengujian dengan klien tunggal, wireless router ini mampu mencatatkan kecepatan rata-rata sebesar 101,73 Mbps pada pita 2,4 GHz, dan 505,43 Mbps pada pita 5 GHz. Hadirnya fitur MU-MIMO juga bisa menjaga kecepatannya tetap baik saat terhubung dengan banyak perangkat sekaligus. Kecepatan transfer USB 3.0-nya menurut kami terbilang lambat dengan kecepatan baca rata-rata sekitar 36,94 MB per detik, dan kecepatan tulis 25,02 MB per detik. Kecepatannya juga kurang memadai untuk melakukan transfer data berukuran besar karena akan terlihat lama.

Diposisikan di kelas menengah, wireless router ini menawarkan teknologi MU-MIMO yang biasanya hadir di perangkat kelas atas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kinerja nirkabelnya terbilang bagus, namun kinerja USB-nya terasa lamban.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Plus: Kinerja baik, LAN gigabit, konfigurasi mudah, mendukung MU-MIMO

Minus: Antena tak bisa dilepas, kinerja USB lambat

SpesifikasiAsus RT-AC58U
Standar802.11b, 802.11g, 802.11n, 802.11ac
Konektor4 x LAN 1 Gbps, 1 x WAN 1 Gbps
Kecepatan400 Mbps (2,4 GHz 802.11b/g/n) + 867 Mbps (5 GHz 802.11ac)
FiturDHCP Server, MAC Address Filter, QoS, Website filter, USB Share
KelengkapanPower adapter, Manual, Kabel LAN
Mode operasiWireless router
Situs webwww.asus.com
Kisaran hargaRp1.500.000

Asus Zenfone AR bakal menjadi perangkat mobile pertama yang menggabungkan dua teknologi Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR) milik Google sekaligus, yakni Tango dan Daydream VR.

Pelan tapi pasti, Asus menjadi pemain penting di pasar smartphone di Indonesia. Bahkan, smartphone Asus Zenfone 2 dan 3 sangat laris di pasar dan mendominasi pasar segmen menengah ke bawah.

Asus Indonesia pun akan menghadirkan smartphone Asus Zenfone AR yang mengandalkan RAM 8 GB, Zenfone 3 Zoom yang mengandalkan kamera ganda, dan Zenfone Live pada kuartal kedua tahun ini, seperti dikatakan Galip Fu (Country Marketing Manager, Asus Indonesia).

“Persiapannya (tiga smartphone) sudah 99 persen dan siap dirilis di Indonesia. Masih ada kemungkinan perubahan keputusan jugakan. Semoga saja tidak ada perubahan,” kata Fu dalam ajang Zencreation di Jakarta, Rabu (15/3).

Meskipun sudah memastikan, Fu tidak menyebut kapan persisnya peluncuran tiga smartphone tersebut di Indonesia, begitu pun kisaran harganya.

Sebelumnya, Asus telah meluncurkan smartphone Asus Zenfone 3 Zoom dan Zenfone AR dalam ajang CES 2017 pada awal tahun ini.

Asus Zenfone AR adalah smartphone pertama di dunia dengan RAM 8 GB dan mendukung teknologi augmented reality (AR) sekaligus virtual reality (VR).

Asus Zenfone 3 Zoom

Selain itu, Asus Zenfone 3 Zoom mengusung kamera ganda berukuran 12 megapixel. Pada kamera pertama menggunakan sensor Sony IMX362 dengan aperture F/1,7 dan ukuran pixel 1,4um. Asus melengkapinya dengan fitur dual-pixel phase detection, laser autofocus, object tracking, OIS, EIS dan dukungan RAW.

Pada kamera kedua, Asus Zenfone 3 Zoom menawarkan kemampuan 2,3x optical zoom dan panjang lensa 59 mm. Asus juga menyematkan fitur mode portrait mirip iPhone 7 Plus yang membuat foto bokeh.

Zenfone Live sendiri menyasar mereka yang suka selfie, mengingat smartphone itu menawarkan aplikasi BeautyLive yang memungkinkan wajah pengguna dipermulus secara otomatis dengan beragam filter beautification saat sedang live streaming.

Zenfone Live menawarkan kamera depan 13 megapixel dan kamera depan 5 megapixel. Kamera belakangnya memiliki aperture f/2.0 dan sudut pandang 82 derajat. Sedangkan kamera depan memiliki LED selfie flash.

Jika sering bermain game, Anda tentunya akan banyak menggunakan mouse dan keyboard untuk memainkan game. Namun, agar bisa memainkan game dengan baik, Anda membutuhkan perangkat mouse dan keyboard yang mumpuni dan nyaman dipakai.

Karena itu, Anda bisa mencoba menggunakan seri Cerberus ini. Dibuat oleh Asus, produk ini terdiri dari mouse dan keyboard. Keyboard-nya sendiri dilengkapi dengan backlit serta tahan percikan air. Selain itu, produk ini juga dibuat dari pelat metal sehingga meningkatkan daya tahannya. Produk ini juga dilengkapi dengan dua belas macro key untuk memudahkan aktivitas pengguna.

Untuk meningkatkan stabilitas, produk ini dilengkapi dengan tatakan berlapis karet. Ini membuatnya stabil dan tidak mudah bergeser. Sementara mouse produk ini dilengkapi dengan kontrol DPI dengan empat level DPI yang bisa diatur serta dilengkapi dengan indikator level berbasis LED. Mouse ini juga dirancang agar bisa dipakai oleh pengguna baik yang bertangan kidal maupun normal. Dengan demikian, siapa pun bisa menggunakan produk ini dengan baik.

Dengan bentuk stylish, produk ini akan bisa mempercantik tampilan meja Anda selain akan menyamankan permainan game.

Informasi:
Harga: Rp550.000
Kontak: Asus Indonesia, (021) 45878055

Asus Zenfone 2

Ilustrasi Asus Zenfone Go

ASUS akan meluncurkan Zenfone 3 Go dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol. Smartphone itu akan menjadi penerus ASUS Zenfone Go yang hadir 2015.

ASUS Zenfone 3 Go menawarkan harga yang terjangkau, mengingat smartphone itu menyasar pasar entry-level. Meskipun harganya terjangkau, desain ASUS Zenfone 3 Go sangat premium terlihat dari bagian belakangnya yang mengusung brushed metal finish.

Bahkan, smartphone itu akan mengusung garis desain serupa ZenFone 3 Laser atau ZenFone 3 Max, seperti desain bodi berlekuk, dan layar berukuran tergolong besar seperti dikutip Digital Trends.

Spesifikasinya, ASUS Zenfone 3 Go mengusung layar 5 inci dengan resolusi 720p, prosesor quad core Snapdragon 410 dengan kecepatan 1,2 GHz, RAM 2 GB, memori internal 16 GB, kamera belakangnya mengusung sensor 13 megapixel dan kamera selfie berukuran 5 megapixel.

ASUS pun menghadirkan fitur Soft LED Flash, Dual MEMS Mics dan Five Magnet Speaker.

ASUS Zenfone 3 tidak memiliki tombol fisik di bagian bawah layar dan digantikan dengan tiga tombol kapasitif. ASUS ZenFone 3 Go akan dipasarkan dengan penawaran sebesar EUR150 atau sekitar Rp2,1 juta.

Laptop Gaming ASUS ROG Strix GL553

ASUS meluncurkan laptop gaming ASUS ROG Strix GL553 yang menyasar para pecinta gamer sejati dengan spesifikasi yang canggih. Selain itu, laptop gaming memiliki desain yang trendi dan berkelas bisa menjadi kebanggan tersendiri di antara para gamer.

ASUS ROG Strix GL553 memadukan warna oranye terang dan hitam pekat dengan garis tegas sehingga tercipta kesan elegan. ASUS ROG Strix GL553 memiliki bobot yang cukup berat yaitu 2,5 Kg. Sedangkan, ASUS ROG Strix GL502 bobotnya adalah 2,2 Kg.

ASUS ROG Strix GL553 mengusung prosesor dan GPU mutakhir Intel Core i7-7700HQ dan Nvidia GTX 1050 atau 1050Ti. Khusus untuk Intel Core i7-7700HQ, chip itu merupakan prosesor yang memiliki empat core berkecepatan 3,8GHz (boost), cache 6 MB, dan nilai TDP 45 W.

Laptop gaming itu mengusung kapasitas media penyimpanan berbasis HDD sebesar 1 TB 7200 rpm, SSD 256 GB atau 128 GB, RAM 16 GB menggunakan DDR4 berkecepatan 2133 MHz yang mampu ditambah hingga 32 GB.

ASUS ROG Strix GL553

Penggunaan storage berbasis Solid State Drive (SSD) sendiri akan menambah kenyamanan dalam mengolah proses komputasi, baik ketika bermain atau melakukan tugas-tugas yang lebih ringan. Karena SSD memiliki performa dan kecepatan akses (write/read) yang lebih mumpuni dibanding HDD.

Secara bawaan, kartu grafisnya adalah Intel HD 630 yang mendukung DirectX 12, OpenGL 4.4 dan sejumlah fitur fitur lain seperti 4K support, Clear video HD technology dan Intel Quick Sync Video. ASUS membenamkan kartu grafis Nvidia GTX 1050 yang merupakan penerus GTX 900 Series atau seri GTX 950.

Semua fitur itui akan memaksimalkan pengalamana penggunaan dalam aspek multimedia, seperti kecepatan rendering video, editing foto memainkan film, musik dan lainnya. Dengan spesifikasi terbarunya, ASUS ROG Strix GL553 berubah menjadi sebuah notebook monster gaming dengan kekuatan yang lebih gahar dari sebelumnya.

ASUS ROG Strix GL553 memiliki sebuah software khusus ASUS Gaming Center untuk memaksimalkan performa dan kenyamanan ketika bermain. Laptop itu memiliki keyboard LED backlit yang memancarkan warna merah menyala dan sangat membantu para gamer ketika harus bermain di tempat yang gelap, sekaligus menjadi Anda terlihat sangat keren dan tampil sangat profesional gamer.

Keyboard itu juga memiliki fitur 30 key-rollover untuk mengurangi ghosting saat sedang ditekan. Di Indonesia, produk itu dibanderol senilai Rp18.799.000.

Peluncuran Asus Zenfone 3 Max ZC553KL di Jakarta, Selasa (7/2). [Foto: Cakrawala/InfoKomputer]

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL baru saja diluncurkan di Indonesia, meskipun di beberapa negara lain, seperti India, smartphone yang mengunggulkan kapasitas baterai besar ini sudah hadir sejak akhir tahun lalu.

Di Indonesia sendiri, seri Zenfone 3 Max lebih dulu muncul September silam melalui tipe ZC550TL. Beberapa hal yang membedakan ZC553KL dengan ZC550TL antara lain dari sisi layar, prosesor, dan kualitas kamera. Tetapi, kapasitas baterainya tetap sama, yaitu 4.130 mAh.

Namun, Asus mengklaim bahwa Zenfone 3 Max ZC553KL mampu bertahan dalam mode standby di jaringan 4G sampai 38 hari atau delapan hari lebih lama dibandingkan dengan ZC550TL. Inilah yang menyebabkan Asus memasang slogan “Ga Ada Matinya” untuk ponsel cerdas ini.

Faktor apa yang membuat baterai Zenfone 3 Max ZC553KL bisa lebih awet daripada ZC550TL?

Menurut Deny Prasetyo (Digital Marketing, Asus Indonesia), perbedaan chip yang digunakan ternyata cukup berpengaruh pada daya tahan smartphone. Seperti diketahui, Zenfone 3 Max ZC553KL diotaki prosesor Qualcomm Snapdragon 430, sedangkan ZC550TL masih memakai prosesor MediaTek MTK6737M. “Manajemen daya pada Snapdragon 430 lebih baik daripada prosesor MediaTek 6737M,” kata Deny.

Selain itu, Asus melengkapi Zenfone 3 Max dengan lima modus optimalisasi baterai yang dapat dipilih sesuai dengan aktivitas yang sedang dilakukan pengguna.

Kelima modus itu yaitu Performance (setting kinerja prosesor dan kecerahan layar maksimal), Normal (setting default yang mengatur performa, layar, dan efisiensi baterai), Power Saving (mematikan jaringan mobile dan Wi-Fi dalam kondisi sleep), Super Saving (menutup seluruh fungsi jaringan, kecuali telepon, SMS, dan alarm), dan Customized (setting sesuai selera pengguna).

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL bisa dipergunakan sebagai powerbank untuk mengisi ulang perangkat lainnya.

Zenfone 3 Max ZC553KL juga menyediakan fitur Smart Switch untuk mengalihkan modus optimalisasi baterai secara otomatis, berdasarkan sisa daya baterai (Switch by battery level) atau berdasarkan jadwal/jam (Switch by schedule).

Sementara itu, saat difungsikan sebagai powerbank untuk mengisi ulang daya perangkat lain, Zenfone 3 Max ZC553KL memiliki software yang akan menghentikan transfer daya apabila level baterai tinggal 30%.

Asus Zenfone 3 Max ZC553KL dipasarkan di Indonesia dengan harga Rp3.099.000 dalam empat varian warna: Titanium Gray, Glacier Silver, Rose Pink, dan Sand Gold. Spesifikasinya antara lain layar Full HD 5,5 inci, prosesor Snapdragon 430, RAM 3 GB, ROM 32 GB, kamera utama 16 MP dengan TriTech AF, kamera depan 8 MP, dan Android 6.0 Marshmallow.

TERBARU

Bekerja sama dengan Media Indra Buana, layar panel LED luar ruang ini dipasang di gedung Plaza Sentral, Jakarta, lokasi strategis yang setiap harinya dilewati 650.000 kendaraan.