Tags Posts tagged with "Huawei"

Huawei

Tiongkok adalah pasar yang seksi bagi vendor smartphone, menyusul populasi penduduk terbesar di dunia dan daya beli penduduknya yang tinggi. Tak heran, banyak vendor smartphone yang berlomba-lomba di Tiongkok termasuk Apple dan Samsung.

Korea International Trade Association melaporkan total pemakaian smartphone berdasarkan merek di Tiongkok. Ternyata, pengguna gadget di Tiongkok lebih banyak menggunakan gadget Apple ketimbang Samsung.

Total pengguna iPhone mencapai 171 juta orang di Tiongkok. Sedangkan, pengguna smartphone Samsung hanya 48 juta orang. Hebatnya, sebanyak 53,4 persen pengguna iPhone akan memilih menggunakan merek yang sama. Sedangkan, hanya 7,2 persen saja yang akan kembali membeli smartphone buatan Samsung seperti dikutip Apple Insider.

Bahkan, Samsung tidak berdaya melawan smartphone bikinan lokal Tiongkok seperti Huawei, Oppo, Vivo dan Xiaomi. Di bawah Apple, ada Huawei yang memiliki jumlah pengguna sebanyak 132 juta orang, Oppo sebanyak 124 juta orang, Vivo sebanyak 108 juta orang dan Xiaomi sebanyak 68 juta orang.

Samsung kewalahan menghadapi serangan smartphone lokal karena smartphone Huawei, Oppo, Vivo, dan Xiaomi menawarkan harga yang terjangkau.

Laporan itu mengungkapkan sebanyak 64 persen smartphone yang terjual di Tiongkok pada kuartal kedua 2017 memiliki banderol 300 dollar AS atau sekitar Rp3,9 juta. Sedangkan, smartphone yang memiliki harga di atas 600 dollar AS atau sekitar Rp7,9 juta hanya meraup 6,4 persen.

Tiongkok sendiri adalah pasar smartphone terbesar di dunia, sehingga pangsa pasar di negara tersebut sangat penting bagi para vendor.

Dari sejumlah merek Tiongkok, Huawei merupakan yang paling besinar di pasar global. Berdasarkan riset Counterpoint, Huawei berhasil menduduki peringkat dua di pasar smartphone global untuk periode Juni dan Juli 2017. Posisi yang sebelumnya ditempati oleh Apple.

Persaingan industri smartphone sangat ketat dalam beberapa tahun terakhir, menyusul dominasi Samsung dan Apple yang memimpin industri smartphone global. Tak dinyana, Huawei langsung merangsek dan menggeser posisi Apple yang berada di peringkat kedua.

Hal itu terungkap dari laporan Counterpoint Research yang menunjukkan saat ini Huawei adalah pabrikan smartphone terbesar kedua di dunia. Posisi puncak pabrikan smartphone terbesar di dunia masih ada Samsung.

Peter Richardson (Direktur Riset Counterpoint) mengatakan kunci kesuksesan Huawei terletak pada investasi R&D, produksi manufakturnya yang konsisten, penambahan saluran pemasaran dan penjualan yang agresif.

“Ini merupakan tonggak penting bagi Huawei yang memiliki pengaruh global yang kuat,” katanya dalam laman resminya.

Kendati demikian, Huawei masih punya satu kendala penting yaitu eksistensi Huawei masih sangat terbatas di beberapa kawasan seperti Amerika Utara dan Asia Selatan.

Posisi Huawei sebagai produsen smartphone terbesar kedua juga diperkirakan tak bertahan lama karena Apple akan segera meluncurkan iPhone baru dalam waktu dekat. Tak pelak, peta persaingan akan kembali berubah setelah peluncuran iPhone baru tersebut.

Laporan Counterpoint Research juga mengungkapkan model-model smartphone paling laris pada Juli lalu yaitu iPhone 7 dan 7 Plus yang berada di posisi pertama dan kedua, Oppo R11 dan A57 berada di posisi ketiga dan keempat. Perangkat lain yang masuk ke daftar tersebut meliputi Galaxy S8, Xiaomi Redmi Note 4X dan Samsung Galaxy S8+.

Pekan lalu, Huawei juga baru meluncurkan chipset ponsel kecerdasan buatan (AI) pertamanya untuk Huawei Mate 10 pada bulan depan.

Huawei dan Microsoft umumkan kerja sama layanan cloud untuk enterprise di Huawei Connect 2017.

Huawei dan Microsoft mengumumkan perjanjian kerja sama dalam menghadirkan layanan dan aplikasi cloud yang lebih luas bagi pelanggan enterprise di seluruh dunia.

Kolaborasi dua raksasa teknologi itu mencakup kerja sama perluasan pasar serta kegiatan pemasaran bersama, terutama dalam menggarap pasar Tiongkok dan AS, seperti diumumkan dalam acara Huawei Connect 2017 di Shanghai.

Huawei mencontohkan layanan yang akan ditawarkan di masa depan antara lain layanan public hosting di Huawei Cloud, aneka solusi SaaS enterprise dari Microsoft, serta konsultasi transformasi digital.

Dilansir ZDNet, kesepakatan ini melanjutkan aliansi yang telah terjalin di antara keduanya sejak Huawei menawarkan aplikasi Windows Server dan Microsoft RDS for SQL Server pada layanan Huawei Cloud.

“Huawei dan Microsoft akan membangun ekosistem yang terbuka dan menguntungkan kedua belah pihak,” kata Zheng Yelai (President, Cloud Business Unit & IT Product Line, Huawei). “Kolaborasi ini akan mendorong inovasi yang membantu pelanggan di era transformasi digital,” imbuh Alain Crozier (CEO, Microsoft China).

Sejak Cloud Business Unit terbentuk pada Maret 2017, unit usaha tersebut telah meningkatkan basis pengguna cloud Huawei sebesar 238 persen serta merilis 40 layanan cloud terbaru, termasuk data warehouse, layanan DDoS yang canggih, dan layanan CDN.

Hingga kini, Huawei telah merilis 85 layanan cloud secara keseluruhan dan lebih dari 4.500 lebih fitur sudah ditambahkan dalam Huawei Cloud.

Di masa depan, kerja sama ini bisa saja meluas hingga pasar kecerdasan buatan (AI). Diketahui bahwa Microsoft akan mengoptimalkan layanan cloud Azure-nya untuk keperluan AI, sedangkan Huawei pada awal pekan ini mengungkap prosesor Kirin 970 dengan kemampuan AI terintegrasi.

 

Guo Ping (Deputy Chairman of the Board & Rotating CEO, Huawei).

Huawei memaparkan strateginya menghadapi tantangan bisnis di era digital dan cloud computing yang serbacerdas dan terhubung dalam acara Huawei Connect 2017 di Shanghai, Tiongkok, Kamis (7/9).

Strategi Huawei ini mencakup inovasi dan solusi terbaru dalam aspek peranti keras, peranti lunak, data, koneksi, arsitektur data dan hybrid cloud.

Dalam inovasi peranti keras, Huawei memperkenalkan platform Atlas yang berbasis public cloud milik Huawei.

Atlas menghimpun berbagai komponen berupa GPU, HDD, dan SSD disertai intelligent orchestration guna memaksimalkan penggunaan public cloud, kecerdasan buatan (AI), dan high-performance computing (HPC). Platform itu menyediakan sumber daya infrastruktur secara on-demand guna memenuhi kebutuhan model layanan yang berbeda.

Pada inovasi peranti lunak, Huawei DevCloud akan mendukung berbagai perangkat, keahlian, dan layanan proses dalam Huawei Cloud, membagikan berbagai pengalaman Huawei dalam pengembangan kepada perusahaan.

Untuk inovasi data, teknologi enterprise intelligence (EI) Huawei Cloud tak hanya menawarkan platform services, seperti deep learning, analisis grafis, dan pencarian, namun juga layanan AI, seperti image taggingintelligent auditsgraph rebuilding, Optical Character Recognition (OCR), serta intelligent packing. Hal-hal itu mendukung perusahaan yang beroperasi dengan canggih.

Guna memenuhi kebutuhan perusahaan akan arsitektur Teknologi Informasi (TI) yang terdistribusi, Huawei memperkenalkan tiga layanan distributed database yang aman dan andal pada Huawei Cloud, termasuk LibrA (distributed OLAP enterprise data warehouse), Derecho (distributed OLTP enterprise database)dan Taurus (distributed MySQL database).

Pada inovasi koneksi, platform Huawei Cloud IoT merupakan platform full-stack yang meliputi SIM card managementdevice management dan application enablement layer dengan berbagai fitur untuk koneksi aman, ekosistem lintas industri dan integrasi yang mudah.

Solusi Hybrid Cloud

Dalam inovasi arsitektur, Huawei merilis solusi FusionCloud Stack dan memperkenalkan jasa enterprise storage dengan tingkat keandalan 99,9999%. Sebagai perluasan modul public cloud, FusionCloud Stack dapat dipakai dalam pusat data perusahaan alias on-premise. Jika jaringan gagal terhubung dengan public cloud, sistem lokal dapat melanjutkan ketersediaan layanan tersebut kepada perusahaan.

Solusi ini menjaga pengalaman pengguna public cloud yang konsisten, kewenangan data yang lebih aman, latensi yang rendah dan tanpa perawatan lokal. Semua hal ini membantu layanan migrasi yang penting bagi perusahaan ke teknologi cloud dengan aman.

Terakhir, inovasi hybrid cloud mencakup solusi hybrid cloud FusionBridge yang dibuat berdasarkan cloud platform OpenStack dengan aspek injection yang inovatif dengan cascading architectureSolusi ini menghadirkan katalog tunggal cross-cloud demi melindungi perbedaan penggunaan beragam teknologi cloud secara sekaligus.

Huawei meluncurkan chip prosesor mobile terbarunya Kirin 970 yang mengusung teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam ajang pameran teknologi IFA 2017, Berlin, Jerman.

Anak perusahaan Huawei HiSilicon mengembangkan chip Kirin 970 yang berbasis pabrikasi 10nm dan mampu meningkatkan kinerja hingga 20 persen lebih baik dari pendahulunya Kirin 960.

Prosesor chip Kirin 970 juga memiliki Graphics Processing Unit (GPU) terbaru berkekuatan 12 core dan Neural Processing Unit (NPU) khusus untuk menangani tugas AI pada perangkat.

Huawei berencana menggunakan teknologi AI untuk melakukan banyak tugas seperti rendering antarmuka, pemrosesan gambar kamera, menyeimbangkan beban dan membaca data, dan penjadwalan tugas.

Sebagai tambahan, Kirin 970 memiliki konfigurasikan 8-core, dengan masing-masing 4 Cortex A73 dan 4 Cortex A53. Kirin 970 mempunyai kecepatan hingga 2,8 GHz dan arsitektur 64-bit serta mendukung RAM LPDDR4 pada 1866 mHz.

Huawei juga akan menyematkan prosesor chip Kirin 970 untuk smartphone Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro. Rencananya, Huawei akan meluncurkan Huawei Mate 10 dan Mate 10 Pro pada 16 Oktober 2017.

Huawei Mate 10

Huawei Mate 10 memiliki sisi layar yang nyaris tanpa bezel. Smartphone itu mengusung layar 6,1 inci dengan resolusi 2.160 x 1.080 pixel, prosesor Kirin 970, Mate 10 RAM 4 GB, dan memori internal 64 GB serta bisa diperluas melalui Micro SD.

Untuk peranti lunak, Huawei Mate 10 akan mengusung sistem operasi Android terbaru, Android Oreo. Huawei Mate 10 akan mengusung kamera ganda Leica dengan sensor 12 megapixel dan 20 megapixel.

Chipset ini juga menawarkan dukungan 4.5G LTE Cat.18 dengan kecepatan download hingga 1,2 Gbps.

Huawei Mobile Australia menyindir peluncuran Samsung Galaxy Note 8 melalui akun Twitter resminya dengan tagar #beyondthegalaxy. Huawei sendiri baru akan meluncurkan smartphone Huawei Mate 10 pada 16 Oktober mendatang.

Dalam kicauan tersebut, Huawei memposting semua line-produk smartphone-nya yang mengusung dual kamera belakang lengkap dengan tanggal peluncurannya seperti Huawei P9 pada April 2016, Mate 9 pada November 2016 dan P10 pada April 2017.

Pada bagian atas, ada poster yang tertulisan selamat datang pada keluarga dual camera. Ucapan selamat datang itu seakan mengejek Samsung yang baru menggunakan sistem kamera gandang belakang pada smartphone-nya seperti dikutip Droid-Life.

Galaxy Note 8 adalah smartphone Samsung pertama yang mengusung kamera ganda. Sebelumnya, Apple juga meluncurkan iPhone 7 Plus yang mengusung kamera ganda dengan lensa normal dan kamera kedua dengan lensa tele.

Huawei sendiri sedang mempersiapkan smartphone terbarunya Huawei Mate 10. Huawei Mate 10 mengusung layar 6.1 inchi dengan resolusi Quad HD 2160 x 1080 pixel dan kerapatan layar 500 pixel perinci serta chipset Kirin 970 yang megusung prosesor octa-core yang terdiri dari prosesor ARM Cortex-A73 dengan clock speed 2.8 GHz serta prosesor quad-core ARM Cortex-A53 dengan clock speed 1.8 GHz.

Smartphone itu juga menawarkan RAM 4 GB, memori internal yang cukup tinggi 64 GB atau 128 GB dengan slot microSD mencapai 256 GB dan sistem operasi Android 7.1.1 Nougat dengan antarmuka Emotion UI.

Untuk sektor kamera, smartphone terbaru itu mengusung kamera ganda beresolusi 12 megapixel aperture f/2.2 lengkap dengan fitur sensor BSI, OIS dan phase-detection autofokus, serta dual LED flash. Huawei Mate 10 mengusung kamera depan dengan resolusi 8 megapixel dan dukungan sensor BSI yang mumpuni untuk foto selfie dan video call.

Konektivitas yang diusung smartphone itu cukup lengkap yaitu Bluetooth, WiFi, 3G HSPA, 4G LTE Cat.6, GPS dan NFC.

Mohamad Rosidi, Direktur Strategi dan Marketing TIK, Huawei Indonesia, tengah berbagi perspektif tentang peranan teknologi 5G di masa depan (25/7).

Cepat atau lambat Indonesia akan menikmati teknologi jaringan 5G. Teknologi 5G akan memberikan jaringan nirkabel yang fleksibel, tangguh dan aman untuk menghubungkan individu dengan seluruh aplikasi, layanan, dan hal lainnya sehingga dapat menuntun masyarakat ke era “Everything on Mobile and Connected”.

Mohamad Rosidi (Direktur Strategi dan Marketing TIK Huawei Indonesia) mengatakan perkembangan jaringan di Indonesia ini sudah baik sehingga Indonesia sudah dapat mengadopsi teknologi 5G pada beberapa komponen teknologi LTE yang tersedia. Hal itu dapat membuat jaringan lebih siap satu langkah untuk mengadopsi evolusi 5G selanjutnya di masa depan.

“Pengimplementasian jaringan ini dapat meningkatkan kualitas jaringan dan menawarkan efisiensi tinggi dengan menggunakan sumber daya yang sudah ada,” ujarnya dalam siaran persnya, Minggu.

Di bulan Mei, Huawei dan Telkomsel juga menyelesaikan uji coba langsung (live demo) untuk teknologi 5G dan berhasil mencapai kecepatan hingga 70Gbps yang mana dapat memberikan beragam layanan di skenario berbeda.

Selain itu, Huawei mendirikan laboratorium di Munich, Jerman dan bekerjasama dengan manufaktur mobil Jerman dalam mengadopsi 5G sebagai enabler di sektor mobil tanpa kemudi.

Baru-baru ini, Huawei juga menyelenggarakan demonstrasi pengendalian kendaraan dari jarak jauh yang berbasis 5G pertama di dunia bersama dengan China Mobile dan SAIC Motor di ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Shanghai, Tiongkok.

“Teknologi mobile telah mengubah kehidupan masyarakat Indonesia, termasuk cara berkomunikasi, transportasi, dan e-commerce, sehingga gebrakan di bidang teknologi akan membawa nilai tambah bagi masyarakat di negeri ini,” kata

Manfaat Jaringan 5G

Teknologi 5G dapat memenuhi berbagai skenario aplikasi dengan koneksi antar benda menjadi skenario yang utama termasuk sistem mengemudi otonom, kendaraan terkoneksi (V2X), pengiriman melalui drone, dan otomasi robot industri (Industry 4.0).

Jaringan 5G dapat menghadirkan VR dan AI (Artificial Intelligence) yang lebih baik, menghubungkan mesin ke mesin (M2M), dan membawa Internet of Things (IoT) ke tahap selanjutnya.

Jaringan 5G akan memberikan dukungan yang kuat terhadap perkembangan Internet dan pengalaman Mobile Broadband (MBB) melalui pemenuhan kriteria untuk tingkat spektrum yang tinggi, tingkat puncak yang tinggi (high peak rates), jumlah koneksi yang banyak, dan latensi yang rendah dengan kisaran 1 mili detik. Hal itu memungkinkan operator untuk memberikan lebih banyak koneksi Mobile Network of Things (MoT) dan mempromosikan industri MBB.

 

 

Richard Yu (CEO Huawei)

Perusahaan teknologi Huawei telah merajai pasar smartphone di Tiongkok, mengingat Tiongkok pasar mobile terbesar di dunia. Tak puas, Huawei pun berambisi mengalahkan Apple dan Samsung untuk penjualan smartphone-smartphone premium.

“Kami akan fokus ke negara maju daripada negara berkembang karena mereka memiliki ekonomi yang lebih baik dan pelanggan kaya yang doyan belanja,” kata Richard Yu (CEO Huawei Consumer Business Group) seperti dikutip CNBC.

Yu mengatakan Huawei adalah perusahaan yang hebat dalam bidang teknologi dan inovasi. Huawei percaya mampu memberikan banyak manfaat dan keuntungan kepada pelanggan kelas premium

“Setiap orang tahu, jualan di pasar premium jauh lebih menguntungkan daripada pasar menengah ke bawah. Jujur, kami tidak tertarik untuk jualan produk murah,” ujar Yu.

Saat ini Huawei adalah pabrikan smartphone terbesar ketiga di dunia di belakang Samsung dan Apple. Para pengamat mengkritisi Huawei melakukan pemasaran yang buruk di pasar penting seperti Indonesia dan India.

“Pasar AS wajib punya. Dengan hadir di pasar AS, Huawei memiliki kesempatan untuk memimpin pasar smartphone global,” kata Mo Jia (Analis Perusahaan Riset Canalys).

Pendapatan Consumer Business Group Huawei naik 36.2 persen atau 105.4 miliar yuan ($15.6 miliar) dengan pengiriman smartphone naik 20.6 persen menjadi 73 juta unit.

Huawei menargetkan dapat mengirimkan smartphone sebanyak 140 – 150 juta unit hingga akhir tahun ini. Apalagi, Huawei mampu mengirim smartphone sebanyak 139 juta pada tahun lalu.

Yu optimis Huawei mampu meraup pendapatan senilai $100 miliar pada 2020. Karena itu, Huawei akan memprioritaskan konsumen dan pasar premium seperti Eropa dan Jepang.

“Roma tidak dibangun dalam semalam. Anda harus melakukannya secara bertahap. AS akan menjadi sasaran kami selanjutnya. Pasar AS membutuh produk dan inovasi yang lebih baik lagi dari Huawei,” ucapnya.

Para analis industri pun memuji langkah Huawei yang menggandeng Leica untuk menciptakan teknologi kamera ganda pada smartphone dan membuka 10 ribu toko dengan menggandeng beberapa mitra lokal. Huawei optimis dapat membuka 56 ribu toko hingga akhir tahun ini.

Sementara itu Huawei juga akan meluncurkan prosesor berbasis kecerdasan buatan (AI) untuk smartphone sebelum akhir tahun ini. Kemungkinan, waktunya bersamaan dengan iPhone 8.

Semua orang pasti mengetahui kamera premium Leica, brand ikonik yang kental dengan nuansa tradisionalnya.

Leica pun mulai menggandeng pabrikan smartphone Tiongkok, Huawei, untuk mengembangkan kamera ganda pada tahun lalu sebagai bentuk kerja sama strategis kedua perusahaan.

Buah karya kedua perusahaan itu tertuang dalam smartphone Huawei P9 dan P10 yang mengusung kamera ganda Leica sebagai nilai jualnya. Tentunya, Leica dan Huawei masih memiliki segudang inovasi dan rencana yang dapat diwujudkan pada masa depan.

“Ini sangat rahasia tetapi Anda bisa berpikir, ‘Apakah sistem kamera ganda cukup untuk sebuah smartphone?’,” kata Andreas Kaufmann (Chairman, Leica Camera) yang menyiratkan Leica dan Huawei akan menciptakan inovasi terbaru di masa depan.

Tak hanya bergantung kepada Huawei, Leica juga melancarkan strateginya dan memperbanyak tawarannya ke dalam revolusi digital kedua. Revolusi digital pertama adalah, kamera film digantikan kamera digital. Revolusi kedua adalah smartphone yang mulai mengadopsi fitur-fitur kamera.

“Saya tidak yakin apakah perusahaan akan melakukannya, tetapi saya bermimpi akan ada smartphone yang benar-benar buatan Leica,” ujarnya seperti dikutip CNBC.

Kaufmann melihat peluang smartphone Leica yang menyasar pencinta fotografi sangat besar karena hingga saat ini belum pernah ada smartphone yang khusus dirancang untuk keperluan fotografi.

Smartphone yang ada saat ini belum sesuai dengan kebutuhan para fotografer. Satu kamera smartphone tapi digunakan untuk memotret, video, dan melakukan berbagai hal,” ucapnya.

Huawei KFC China 1

Pabrikan smartphone Huawei meluncurkan smartphone Huawei 7 Plus edisi KFC sekaligus untuk merayakan ulang tahun gerai makanan cepat saji yang ke-30 di Tiongkok.

Smartphone itu memiliki logo Huawei dan KFC berupa Kolonel Sanders. Di bagian belakangnya, tertulis tahun bersejarah 1987.

KFC mendirikan toko pertamanya di Lapangan Tiananmen di Beijing pada 1987. Hari ini, Yum China yang terdiri dari KFC, Pizza Hut dan Taco Bell memiliki 7,600 restoran di Tiongkok.

Ilustrasi Huawei KFC

Pada tahun yang sama, Huawei berdiri di Shenzhen. Saat ini Huawei adalah pabrikan smartphone terbesar ketiga di dunia. Huawei hanya memproduksi 5.000 unit smartphone edisi terbatas itu.

“Kedua merek ini telah menyaksikan kebangkitan Tiongkok dalam 30 tahun terakhir dan keduanya ingin terus mewujudkan semangat zaman. Kolaborasi kami adalah penghormatan bagi era ini,” kata Steven Li (Wakil Presiden Senior Pemasaran KFC) seperti dikutip CNBC.

KFC juga menambahkan fitur ‘K-music’ yang berbahasa Tiongkok dan memungkinkan pengguna memainkan musik pilihan mereka. K-Music akan tersedia secara eksklusif untuk pengguna Huawei, sampai akhir Juli 2017.

Huawei membanderol smartphone itu senilai 1,099 yuan atau sekitar $161.91 perunit dan akan tersedia di toko Tmall mulai 13 Juli.

TERBARU

Apple memulai penjualan perdana iPhone 8 mulai hari ini. Namun, berbeda dibandingkan dengan pendahulunya, iPhone 8 tergolong sepi pembeli. Di Australia, hanya ada kurang dari 30 orang yang mengantre di depan toko resmi Apple pagi ini.