Tags Posts tagged with "Intel"

Intel

Chip AI Intel Nervana.

Intel menegaskan dukungannya terhadap pengembangan teknologi kecerdasan buatan dengan meluncurkan program Intel Nervana DevCloud kepada 200 ribu peneliti AI di seluruh dunia.

Nervana DevCloud merupakan layanan infrastruktur perangkat keras dan perangkat lunak berbasis cloud, diperkuat prosesor Intel Xeon paling mutakhir, dan disediakan gratis bagi para pengembang, ilmuwan data, akademisi, dan pelaku startup di bidang AI. Syaratnya, calon peserta harus lebih dulu mendaftarkan diri sebagai bagian dari Nervana AI Academy.

Artinya, para peserta program ini dapat melakukan proses riset dan melatih sistem machine learning dan deep learning buatan mereka dengan memanfaatkan sumber daya tak terbatas milik Intel. Mereka pun tak perlu lagi mengeluarkan biaya untuk membeli komputer dan aplikasi khusus.

Intel juga bekerjasama dengan Tata Consultancy Services (TCS) dalam membangun Artificial Intelligence Center of Excellence (CoE) guna mempercepat akselerasi dan realisasi ide-ide dari para pengembang dan akademisi terkait penggunaan AI.

“Untuk mendorong inovasi AI, Intel telah membuat investasi strategis bersama pelaku bisnis, pemerintah, akademisi, dan komunitas. Kami pun sudah menanamkan modal lebih dari US$1 miliar di perusahaan dan startup pengembang AI, seperti Mighty AI, Data Robot, dan Lumiata melalui portofolio Intel Capital,” ujar Brian Krzanich (CEO, Intel).

Sebagai informasi, portofolio Intel Nervana AI meliputi lini prosesor Intel Xeon Scalable, sirkuit terintegrasi FPGA, serta teknologi sensor Mobileye dan Movidius.

Nervana sendiri adalah pengembang perangkat keras dan lunak untuk kecerdasan buatan yang diakuisisi Intel tahun lalu dengan nilai lebih dari US$350 juta. Nervana didirikan pada tahun 2014 oleh Naveen Rao yang sekarang menjabat sebagai Corporate VP dan General Manager untuk Artificial Intelligence Products Group di Intel.

Waymo menguji coba mobil tanpa sopirnya di padang pasir Death Valley

Pabrikan chip Intel menggandeng Waymo anak perusahaan Alphabet untuk meluncurkan mobil tanpa sopir tahun ini. Waymo akan berperan sebagai perancang mobil tanpa sopir dan Intel menyediakan teknologi untuk mendukung terwujudnya rancangan mobil tanpa sopir.

Intel akan menyediakan ‘otak’ untuk mobil tanpa sopir Waymo Level 4 dan 5 atau bisa melaju di berbagai kondisi tanpa butuh bantuan manusia sama sekali. Saat ini Waymo sedang menguji minivan Chrysler Pacifica di jalanan Arizona dan California, Amerika Serikat (AS) seperti dikutip The Verge, Rabu.

Teknologi chip Intel akan melakukan banyak hal dari konektivitas hingga pemrosesan data yang ditangkap oleh sensornya. Brian Krzanich (CEO Intel) mengatakan mobil tanpa sopir dirancang untuk memberikan keamanan dan kenyamanan bagi penumpangnya.

“Dengan pengembangan inovasi mobil tanpa sopir saat ini, saya berharap anaknya anakku tidak perlu mengemudikan mobil,” katanya dalam pernyataan resmi Intel.

Sebelumnya, Intel sudah mengakuisisi sebuah perusahaan auto visual Mobileye asal Israel senilai USD 15,3 miliar dan berencana memproduksi 100 mobil otonom Level 4 untuk pengujian di Amerika Serikat, Israel dan Eropa.

Perusahaan mobil Fiat Chrysler Automobiles akan menjadi pihak ketiga yang menyediakan mobil.Tak hanya itu, layanan ride-sharing Lyft akan menjadi pihak yang akan mempopulerkan mobil otonom sebagai moda transportasi umum.

Menurut kajian Strategy Analytics, tren mobil tanpa sopir bisa menciptakan peluang ekonomi mulai dari USD800 miliar pada 2035 – USD7 triliun pada 2050. Mobil tanpa sopir itu juga bisa menyelamatkan nyawa sebanyak 585 ribu orang akibat kecelakaan lalu lintsa.

Intel pun percaya diri bisa menghadirkan 100 mobil tanpa sopir pada tahun ini.

Seorang penulis yang juga pilot asal Perancis, Saint-Exupéry, pernah berkata, “untuk masa depan, tugas Anda bukan untuk meramalkannya, tapi untuk merealisasikannya”.

Inilah yang kemudian coba direalisasikan oleh Intel, produsen prosesor terkemuka melalui teknologi teranyarnya. Myriad X, demikian teknologi yang dinamakan, merupakan VPU (Vision Processing Unit) yang diklaim sebagai yang pertama di dunia yang bisa mengirimkan Neural Compute Engine guna menyampaikan kemampuan kecerdasan buatan dengan tenaga minimum namun dengan performa tinggi.

Cara kerja Myriad X ialah dengan menggabungkan teknologi pencitraan khusus, computer vision processing dan Neural Compute Engine yang akan memberikan performa maksimal di dalam chip yang sama. Myriad X pun didaulat mampu mendukung teknologi yang ada pada drone dan smart camera.

Tak hanya itu, Intel pun telah menghilangkan batasan waktu dan daya komunikasi dengan Cloud, sehingga bisa menjalankan proses deep learning pada level perangkat. Intel mengklaim, VPU kecil mereka ini menempatkan kecerdasan visual langsung di atas perangkat yang memberikan kinerja komputasi terdepan di ambang batas ultralow power.

Di masa depan akan ada banyak sekali rangkaian besar dari produk baru yang dibuat lebih otonom yang memiliki kemampuan intelijen realtime di dalam perangkat, mulai dari drone dan smart camera hingga augmented reality yang akan memberikan kemampuan untuk melihat, mengerti, berinteraksi dan beradaptasi dengan cepat pada sebuah keadaan.

The Movidius™ Myriad™ X VPU delivers artificial intelligence at the edge for drones, robotics, smart cameras, virtual reality/augmented reality solutions and more.(Credit: Intel Corporation)

Intel meluncurkan kartu grafis Movidius generasi terbaru dengan peningkatan kemampuan untuk perangkat drone, headset VR, kamera pintar, wearables dan robot.

Intel telah mengakuisisi Movidius pada September tahun lalu. Saat ini Movidius mengembangkan chip untuk mesin dan PC seperti chip Myriad X yang menyasar Neural Compute Engine untuk mendukung antarmuka deep learning.

Chip Movidius dirancang untuk bisa menjalankan jaringan neural dengan kecepatan tinggi atau rendah. Intel mengklaim akselerator jaringan deep neural dapat mencapai 1 triliun operasi per detik.

“Kita sedang berada di era visi komputer dan deep learning,” kata Remi El-Ouazzane (Intel VP) seperti dikutip ZDNet.

Intel mengklaim chip Myriad sangat cocok untuk platform mobil tanpa sopir, menyusul desain prosesor itu sangat tipis dan memiliki banyak tenaga. Sebagai tambahan, Myriad X juga memiliki prosesor vector VLIW 128 bit.

Intel menyebut Myriad X sebagai VPU atau vision processing unit dan di dalamnya sudah termasuk SDK untuk neural network.

Lini prosesor Intel Core generasi ke-8.

Selama ini, prosesor quad-core hanya bisa ditemukan di model laptop berukuran besar, misalnya laptop bisnis dan gaming. Namun, berkat prosesor Intel Core generasi ke-8 yang baru saja dirilis, laptop tipis sekelas ultrabook dan 2-in-1 sekalipun bisa saja mengusung empat inti komputasi.

Pada hari Senin (21/8), Intel resmi mengumumkan empat varian prosesor Core generasi ke-8 seri U yang ditujukan untuk penggunaan di laptop berdesain tipis.

Keempat tipe prosesor itu meliputi, dari base clock terendah sampai tertinggi: Core i5-8250U, Core i5-8350U, Core i7-8550U, dan Core i7-8650U. Keempatnya sama-sama menyematkan empat core dan delapan thread dengan base clock mulai 3,4 GHz sampai 4,2 GHz.

Berbekal peningkatan jumlah core itu, ditambah perbaikan arsitektur, desain, dan teknologi pemrosesan, prosesor Intel Core generasi ke-8 seri U diklaim mampu mendongkrak kinerja laptop hingga 40 persen ketimbang generasi ke-7.

Saking drastisnya lompatan kinerja tersebut, Intel menyebut bahwa pencapaian ini sangat unik dan cuma terjadi “sekali dalam satu dekade”.

Daftar spesifikasi prosesor Intel Core generasi ke-8 seri U.

Masih Membawa Arsitektur Lama

Uniknya, lini prosesor Intel Core generasi ke-8 adalah pertama kalinya Intel menggabungkan lebih dari satu arsitektur dan fabrikasi dalam satu generasi yang sama.

Biasanya, setiap generasi prosesor Intel ditandai dengan penggunaan arsitektur baru atau fabrikasi baru, misalnya Skylake untuk generasi ke-6 dan Kaby Lake untuk generasi ke-7.

Akan tetapi, prosesor generasi ke-8 rilisan awal ini belum membawa arsitektur masa depan Intel, Coffee Lake, melainkan versi pembaruan (refresh) dari Kaby Lake serta masih memakai fabrikasi 14 nm+. Namun, seperti dilansir PC World, arsitektur Coffee Lake dan Cannon Lake dengan fabrikasi 10 nm nantinya juga tetap bakal dimasukkan ke dalam generasi ke-8.

Intel belum mengumumkan harga resmi prosesor Core generasi ke-8. Mereka hanya menjelaskan bahwa empat prosesor ini dijadwalkan tersedia dalam beberapa ke depan, di dalam sejumlah laptop komersial yang kemungkinan akan meluncur pada ajang IFA 2017 di Berlin, awal September.

Intel Luncurkan Prosesor Core iX

Intel akan mengumumkan chip prosesor Ice Lake terbaru yang berbasis pabrikasi 10 nm dan sebagai penerus keluarga prosesor Intel Core generasi ke 8.

“Prosesor Ice Lake akan menjadi penerus keluarga prosesor Intel Core generasi ke-8. Prosesor ini akan membantu Intel memimpin teknologi 10 nm,” katanya seperti dikutip Venture Beat.

Chip prosesor Intel Ice Lake akan menggunakan transistor yang cukup kecil dari sebelumnya. Intel pun akan meluncurkan chip prosesor Canonlake generasi kedelapan pada 21 Agustus bertepatan saat berlangsungnya gerhana matahari total.

Intel Canonlake sendiri diproduksi berbasis 14nm ++ dan menawarkan performa tangguh untuk menantang keberadaan prosesor AMD Ryzen yang menawarkan lebih banyak core.

Pengumuman prosesor Ice Lake sebagai sesuatu yang tidak biasa dilakukan oleh Intel karena prosesor Intel Canonlake yang bakal menjadi prosesor pertama yang menggunakan arsitektur Core 10nm+ belum juga resmi diluncurkan.

Sementara itu Intel baru saja meluncurkan chip prosesor Core-X yaitu i9-7980XE dengan banderol $2,000 atau sekitar Rp26 jutaan. Sedangkan, kompetitornya AMD Threadripper 1950X 16-core menawarkan banderol $1,000 atau sekitar Rp13 jutaan.

Intel berencana membuat 100 buah mobil tanpa sopir Level 4 setelah menyelesaikan pembelian perusahaan teknologi kendaraan otonom Israel, Mobileye, senilai 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp200,1 triliun.

Intel pun akan meluncurkan mobil tanpa sopirnya pada tahun ini dan mengujinya di Eropa, Israel, dan Amerika Serikat.

“Pengujian ini akan mempercepat umpan balik dan pengiriman teknologi serta solusi untuk kendaraan otonom. Kami menginginkan teknologi kendaraan kemudi otomatis yang bisa dikerahkan dimana saja,” kata Amnon Shashua (Pendiri, Mobileye) seperti dikutip The Verge.

Intel pun sudah menyiapkan dana senilai USD 250 juta untuk pengembangan mobil otonom selama dua tahun ke depan.

Mobil tanpa sopir Level 4 itu berarti mobil-mobil itu sudah bisa berfungsi secara otomatis di kebanyakan kondisi jalanan. Tingkat tertinggi adalah Level 5 yang memungkinkan mobil sudah bisa benar-benar beroperasi secara otonom dalam berbagai kondisi.

Intel sendiri akan membuat chip dan berbagai komponen mobil tanpa sopirnya sendiri. Namun, Intel belum mengonfirmasi pabrikan mobil mana yang akan mereka gandeng untuk menciptakan 100 mobil tersebut.

Latar Belakang Mobileye

Mobileye merupakan salah satu pemain penting di industri teknologi mobil pintar dan mobil otonom.

Sejak tahun 1999, Mobileye telah mengembangkan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) atau sistem yang meliputi chip, sensor, dan perangkat lunak yang mampu mengenali dan menghindari benturan/tabrakan dengan objek di sekitar kendaraan.

Para pelanggan Mobileye meliputi pabrikan-pabrikan otomotif terkemuka, seperti Audi, BMW, General Motors, Ford, Tesla Motors, dan Volkswagen. Mobileye terjun ke bursa saham New York pada tahun 2014 dan saat ini memiliki market cap sekitar US$10 miliar. Artinya, nilai akuisisi Intel lebih besar daripada valuasi di lantai bursa.

Sebelumnya, Intel dan Mobileye telah bekerjasama dengan BMW untuk mengerjakan 40 mobil swakemudi (self-driving car) yang bakal diujicoba pada paruh kedua tahun 2017. Target mereka yaitu meluncurkan mobil swakemudi secara komersial pada tahun 2021.

Pada tahun lalu, Intel pun sudah meluncurkan prosesor Atom E3900 yang dikhususkan untuk penggunaan di mobil pintar. Prosesor ini mampu mendukung sistem infotainment mobil, instrumen digital, dan ADAS.

Saat ini Intel dan AMD sedang bersaing pesat untuk memenangi pasar prosesor. Tak perlu menunggu lama, Intel pun mengumumkan prosesor seri Core-X Intel i9 terbaru yang menawarkan spesifikasi ganas untuk melawan AMD Threadripper.

Intel membanderol prosesor i9-7920X yang memiliki 12 core dengan banderol $1.199 atau sekitar Rp15 jutaan dan seri i9-7980XE yang mengusung 18 core dengan banderol $2.000 atau sekitar Rp26 jutaan.

Sayangnya, seluruh prosesor Core-X i9 ini lebih mahal daripada AMD Threadripper 1950X yang dibanderol US$1.000.

Intel baru menghadirkan prosesor i9-7920X pada 28 Agustus dan prosesor i9-7980XE pada 25 September 2017. Untuk merasakan sensasi prosesor terbaru Intel i9, Anda harus meng-upgrade kemampuan motherboard komputer PC Anda.

Untungnya, kemunculan Intel Core i9 terbaru selaras dengan pertumbuhan komputer PC gaming yang berkembang pesat. Baru-baru ini pengguna aktif Steam mengalahkan Xbox Live, seperti dikutip Venture Beat.

Pengguna yang memiliki hobi bermain game tidak peduli dengan uang yang mereka keluarkan dan Intel mengandalkan chip prosesor Core i9 untuk pasar prosesor PC gaming.

Berikut adalah spesifikasi dari empat varian prosesor Intel Core-X i9:

Core i9-7980XE: Arsitektur Skylake-X, 18 core, 36 thread, 24,75 MB L3 cache, 44 jalur PCIe, base clock 2,6 GHz, boost clock 4,4 GHz, TDP 165 Watt, harga US$1.999

Core i9-7960X: Arsitektur Skylake-X, 16 core, 32 thread, 22 MB L3 cache, 44 jalur PCIe, base clock 2,8 GHz, boost clock 4,4 GHz, TDP 165 Watt, harga US$1.699

Core i9-7940X: Arsitektur Skylake-X, 14 core, 28 thread, 19,25 MB L3 cache, 44 jalur PCIe, base clock 3,1 GHz, boost clock 4,4 GHz, TDP 165 Watt, harga US$1.399

Core i9-7920X: Arsitektur Skylake-X, 12 core, 24 thread, 16,5 MB L3 cache, 44 jalur PCIe, base clock 2,9 GHz, boost clock 4,4 GHz, TDP 140 Watt, harga US$1.199

Brian Krzanich, Intel chief executive officers, displays the Project Alloy all-in-one virtual reality headset at a company news conference on Wednesday, Jan. 4, 2017, in Las Vegas. Intel Corporation presents new technology at the 2017 International Consumer Electronics Show. The event runs from Jan. 5 to Jan. 8, 2017, in Las Vegas. (CREDIT: Walden Kirsch/Intel Corporation)

Intel menaikan target pendapatan tahun ini karena ada tiga faktor yang memberikan pengaruh pertumbuhan yang signifikan yaitu pasar PC, kecerdasan buatan (AI) dan mobil tanpa sopir.

Pendapatan Intel pada kuartal lalu senilai 14.8 miliar dolar AS, naik 9 persen dari kuartal yang sama tahun lalu senilai 13 miliar dolar AS. Intel mengharapkan nilai
sahamnya perlembar naik dari 68 dolar, menjadi 72 dolar.

“Pencapaian kuartal dua ini sangat luar biasa terlihat pendapatan dan keuntungan meningkat dua kali lipat dari tahun lalu,” kata Brian Krzanich (CEO Intel CEO) dalam pernyataan seperti dikutip Venture Beat.

“Kami juga meluncurkan Intel Core, Xeon dan produk memory yang sukses meningkatkan kinerja perusahaan. Kami sukses memanfaatkan momentum AI dan mobil tanpa sopir dengan menggandeng beberapa pelanggan yang potensial,” ucapnya.

“Dua faktor ini yaitu kinerja perusahaan dan pencapaian luar biasa pada kurtal pertama, kami yakin bisa menciptakan rekor pada tahun ini,” ujarnya.

Pencapaian luar biasa Intel itu juga menumbuhkan kepercayaan dalam diri investornya, menyusul Intel mendapatkan persaingan ketat dari Qualcomm dalam industri chip mobile, Nvidia dalam industri AI dan AMD dalam industri prosesor PC.

Dalam unit bisnis Intel, pendapatan Client Computing Group (PC) senilai 8.2 miliar dolar AS, naik 12 persen dari tahun lalu. Pendapatan Data Center Group senilai 4.4 miliar dolar AS, naik 9 persen. Pendapatan Internet of Things Group senilai 720 juta dolar AS, naik 26 persen.

“Kami sangat bahagia dan optimis dapat mewujudkan rencana tiga tahun perusahaan dan melewati kuartal kedua,” kata Bob Swan (Intel Chief Financial Officer dalam pernyataannya).

Saat ini Intel menargetkan pendapatan senilai 15.7 miliar dolar AS untuk kuartal ketiga dan 61 miliar dolar AS untuk tahun ini.

Qualcomm dan Samsung Luncurkan Prosesor Snapdragon 835

Divisi Chip Samsung mencetak rekor keuntungan pada kuartal kedua lalu bahkan rekor keuntungan itu dua kali lebih besar dari semua layanan bisnis Intel.

Divisi Chip Samsung melaporkan pendapatan 17.58 triliun won Korea atau 15.78 miliar dolar AS. Keuntungannga sendiri senilai 8.03 triliun won Korea atau 7.21 miliar dolar AS dari April-Juni, naik 57 persen.

Sedangkan rival terdekat divisi chip Samsung yaitu Intel diprediksi meraih keuntungan 3.89 miliar dolar AS, setengah dari keuntungan divisi Chip Samsung.

Sebenarnya, Samsung telah mengalahkan Intel pada kuartal pertama 2017 dengan keuntungan sebesar 6.31 triliun won korea atau sekitar 5.66 miliar dolar AS. Sedangkan, keuntungan Intel pada kuartal lalu hanya 3.9 miliar dolar AS.

Sementara itu Samsung masih menjadi pemain besar dan pemimpin pasar smartphone di dunia, menyusul performa baik Galaxy S8. Samsung pun menanamkan investasi sebesar18 miliar dolar AS di Korea Selatan untuk pengembangan divisi chip-nya.

Industri membutuhkan chip Samsung yaitu NAND dan DRAM untuk laptop smartphone bahkan data center. Hal itu disebabkan meningkatnya permintaan tetapi pasokan yang ada kurang memadai sehingga menyebabkan harga chip prosesor melonjak tajam.

TERBARU

Apple memulai penjualan perdana iPhone 8 mulai hari ini. Namun, berbeda dibandingkan dengan pendahulunya, iPhone 8 tergolong sepi pembeli. Di Australia, hanya ada kurang dari 30 orang yang mengantre di depan toko resmi Apple pagi ini.