Tags Posts tagged with "iphone 7"

iphone 7

Apa smartphone yang paling sukses dan populer di pasar pada tahun ini? Mungkin, sebagian Anda akan menyebutkan smartphone yang paling mahal dan booming saat ini yaitu iPhone X, Samsung Galaxy S8 dan Note 8.

Perusahaan firma riset analis pasar Canalys mengungkap smartphone yang terpopuler adalah iPhone 7 pada kuartal ketiga 2017 (Juli-September). Di posisi kedua, ada iPhone 6s.

Jumlah penjualan iPhone 7 ke seluruh dunia mencapai 13 juta unit dan penjualan iPhone 7 semakin melonjak ketika harganya turun pada September lalu. Sedangkan, jumlah penjualan iPhone 6s mencapai 7,9 juta unit pada periode yang sama.

“Penjualan iPhone 7 menguat setelah harganya diturunkan pada September lalu. Lini lawas lain seperti iPhone SE dan iPhone 6S juga memperlihatkan peningkatan penjualan, kata Canalys seperti dikutip Canalys.

Samsung Galaxy J2 Prime dan OPPO A57 berada di posisi ketiga dan keempat dengan penjualan 7,8 juta unit. Posisi kelima, ada OPPO R11 dengan angka 7,2 juta unit.

Canalys juga melaporkan lima pabrikan smartphone dengan pengiriman tertinggi pada periode Juli-September 2017. Samsung menempati posisi pertama dengan pengiriman 82,8 juta dengan pangsa pasar 22 persen, tumbuh 8,2 persen dari tahun lalu.

Apple berada di posisi kedua dengan penjualan iPhone sebanyak 46,7 juta unit dengan pangsa pasar 12,4 persen, tumbuh 2,6 persen. Posisi ketiga sampai kelima, ada Huawei yang menjual smartphone sebanyak 39,1 juta unit, OPPO sebanyak 30 juta unit, dan Xiaomi sebanyak 28 juta unit.

“Samsung memiliki kuartal yang positif. Diskon Galaxy S8 di beberapa negara membantu meningkatkan penjualannya di kuartal ketiga. Smartphone flagship itu terjual 10,3 juta unit selama tiga bulan,” tulis tim Canalys.

CUPERTINO, CA – SEPTEMBER 12: Apple senior vice president of worldwide marketing Phil Schiller speaks during an Apple special event at the Steve Jobs Theatre on the Apple Park campus on September 12, 2017 in Cupertino, California. Apple is holding their first special event at the new Apple Park campus where they are expected to unveil a new iPhone. (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

Belum ada dua bulan, para pengguna iPhone 8 sudah menjualnya smartphone barunya untuk ditukar dengan iPhone X. Para pengguna iPhone 8 kurang puas dengan performa dan fitur baru iPhone 8

Hal itu diungkapkan oleh situs jual beli perangkat elektronik bekas Decluttr.com yang beroperasi di Amerika Serikat dan Inggris.

Decluttr kaget penjualan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus lebih banyak dibandingkan model-model iPhone sebelumnya.

“Kami pikir orang-orang hanya akan menjual iPhone 7 untuk membeli iPhone X tetapi para pemilik iPhone 8 tidak puas dengan perangkat itu,” kata Decluttr James Bell (Digital Marketing Manager) seperti dikutip Phone Arena.

“Kami belum pernah menemukan iPhone sebanyak ini dijual oleh pemilknya dalam waktu sebulan,” ujar Bell.

Decluttr mengatakan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus menyumbang kontribusi 7 persen dari jumlah smartphone yang dibeli oleh situs tersebut bulan lalu. Kontribusi iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di periode yang sama tahun lalu jauh lebih sedikit yaitu 1 persen.

“Konsumen kami merasa iPhone 8 sangat mirip dengan iPhone 7. Mereka ingin merasakan teknologi face ID di iPhone X,” pungkasnya.

Decluttr sendiri menawarkan harga beli sebesar 430 dollar AS untuk iPhone 8 64 GB dan model 256 GB dihargai 450 dollar AS. Untuk iPhone 8 Plus, Decluttr mematok harga beli 525 dollar AS untuk 64 GB dan 600 dollar AS untuk 256 GB.

CUPERTINO, CA – SEPTEMBER 12: Apple senior vice president of worldwide marketing Phil Schiller speaks during an Apple special event at the Steve Jobs Theatre on the Apple Park campus on September 12, 2017 in Cupertino, California. Apple is holding their first special event at the new Apple Park campus where they are expected to unveil a new iPhone. (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

Apple telah meluncurkan iPhone 8 dengan spesifikasi yang gahar dari iPhone 7 pada pekan lalu. iPhone 8 memiliki prosesor Apple A11 Bionic dan bodi material alumunium berlapis kaca ala iPhone 4.

Sayangnya, iPhone 8 mengusung baterai yang berukuran kecil daripada iPhone 7 sehingga kapasitas dayanya pun ikut menurun. Badan regulasi Tiongkok TENAA mengungkapkan baterai iPhone 8 cuma mengusung baterai berkapasitas 1.821mAh sedangkan baterai iPhone 7 berkapasitas 1.960mAh.

Sama halnya, iPhone 8 Plus memiliki baterai berkapasitas 2.675 mAh. Sedangkan, baterai iPhone 7 Plus memiliki kapasitas lebih besar yaitu 2.900 mAh. Namun, Apple menjamin daya tahan baterai iPhone 8 dan 8 Plus lebih baik ketimbang seri pendahulunya seperti dikutip BGR.

Berbeda dengan kompetitor Apple yaitu Google dan Samsung yang memprioritaskan baterai berkapasitas jumbo pada smartphone terbarunya. Sebagai informasi, smartphone Google Pixel dan Pixel XL yang hadir tahun lalu masing-masing mengusung baterai 2.770 mAh dan 3.450 mAh.

Sementara itu, Samsung Galaxy S8 dan S8 Plus masing-masing baterainya mengusung 3.000 mAh dan 3.500 mAh.

Siapa pun pasti penasaran untuk mengetahui smartphone paling laris pada kuartal kedua tahun ini. Percuma saja pabrikan smartphone membuat smartphone canggih dengan fitur mutakhir jika tidak laku di pasaran.

Ternyata, smartphone Samsung dan Apple iPhone masih mendominasi penjualan smartphone global pada kuartal kedua pada 2017.

Perusahaan analisis Strategy Analytics mengungkapkan ada tiga smartphone yang paling laris pada kuartal kedua tahun ini adalah iPhone 7, iPhone 7s Plus, dan Samsung Galaxy S8.

iPhone 7 yang merupakan smartphone paling laris di dunia dengan total pengapalan 16,9 juta unit dan iPhone 7 Plus dengan pengapalan 15,1 juta unit. Kolaborasi seri iPhone 7 menguasai pangsa pasar smartphone global sebesar 8,9 persen, seperti dikutip Phone Arena.

Samsung Galaxy S8 dan S8+.

Samsung berhasil mengapalkan Galaxy S8 sebanyak 10,2 juta unit dengan pangsa pasar sebesar 2,8 persen. Posisi keempat dan kelima, ada Galaxy S8 Plus dengan pengapalan sebanyak 9 juta unit dan Xiaomi Redmi 4A sebanyak 5,5 juta unit.

Sementara itu, total pengapalan smartphone pada kuartal kedua 2017 mencapai 360,4 juta unit, naik dari 341,5 juta unit dari periode yang sama tahun lalu.

Samsung memang pabrikan smartphone terbesar di dunia pada kuartal pertama tahun ini. Namun, bukan berarti smartphone Samsung yang paling banyak terjual pada kuartal lalu.

Ternyata, iPhone 7 adalah smartphone paling terlaris pada kuartal lalu. Hal itu berdasarkan lembaga riset Strategy Analytics pada kuartal pertama 2017 seperti dikutip CNBC.

Lembaga riset Strategy Analytics melaporkan pengiriman smartphone pada kuartal pertama 2017 sebanyak 353 juta unit ke seluruh dunia, naik 6,1 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Ada lima smartphone terlaris Januari – Maret 2017. Pada kuartal pertama 2017, Apple mengirimkan iPhone 7 sebanyak 21,5 juta unit dan iPhone 7 Plus sebanyak 17,4 juta unit.

Kedua smartphone flagship itu memiliki pangsa pasar sebesar 6,1 persen dan 4,9 persen. Di peringkat ketiga, ada Oppo yang berhasil mengapalkan smartphone Oppo R9s sebanyak 8,9 juta unit dan membuat smartphone R9s memiliki pangsa pasar 2,5 persen.

Barulah, Samsung menduduki peringkat keempat dan lima dengan dua smartphone Samsung yaitu J3 (2016) dan J5 (2016).

Samsung berhasil mengapalkan J3 sebanyak 6,1 juta unit dan J5 sebanyak 5 juta unit. Pangsa pasar smartphone J3 dan J5 sendiri sebanyak 1,7 persen dan 1,4 persen.

Tentunya, daftar itu penjualan smartphone terlaris itu akan berubah pada kuartal kedua 2017. Strategy Analytics akan merilis laporan pengapalan smartphone pada kuartal kedua 2017 sekitar akhir Juli atau awal Agustus mendatang.

Apple melaporkan laporan pendapatannya pada kuartal kedua 2017 yang menunjukan peningkatan signifikan walaupun penjualannya cukup mengecewakan.

Pada kuartal kedua tahun ini, Apple mencatatkan pendapatan senilai US$52,9 miliar atau setara Rp705 triliun sekaligus nilai saham Apple menjadi US$2,10.

Pada kuartal kedua tahun lalu, pendapatan Apple senilai US$50,6 miliar atau sekitar Rp674 triliun. Apple juga mengumumkan pengembalian dana senilai 10 miliar dollar AS atau sekitar Rp133 triliun ke para investor.

Pendapatan Apple meleset sedikit dari pengamat Wall Street yang memprediksi pendapatan Apple senilai $53 miliar.

“Kami bangga melaporkan laporan kuangan pada kuartal Maret, dengan pertumbuhan pendapatan yang meningkat dari Desember lalu. Penjualan iPhone 7 Plus pun cukup berpengaruh,” kata Tim Cook.

“Kami melihat respons pelanggan sangat luar biasa untuk model iPhone 7 RED Special Edition dan kami akan memanfaatkan momentum kuat ini,” ujarnya seperti dikutip BGR.

Sayangnya, penjualan iPhone mengalami penurunan dibanding kuartal tahun lalu. Apple telah menjual sebanyak 50,7 juta iPhone selama tiga bulan pertama, dibanding penjualan iPhone pada kuartal yang sama tahun lalu senilai 51,1 juta. Meskipun demikian, penurunan penjualan iPhone tidak drastis, hanya 1 persen.

Selain iPhone, Apple juga menjual iPad sebanyak 8,9 juta dan Mac sebanyak 4,1 juta pada kuartal tahun ini. Padahal, pada kuartal yang sama tahun lalu, penjualan iPad mencapai 10,2 juta dan penjualan Mac 4 juta. Penjualan iPad turun 13 persen sedangkan Mac turun 4 persen.

Apple mengumumkan laba bersih senilai US$11 miliar atau sekitar Rp146 triliun pada kuartal kedua 2017 yang berakhir per 1 April lalu. Artinya, laba Apple naik naik sekitar 4,9 persen.

Pendapatan Apple juga naik 4,6 persen menjadi US$52,9 miliar di periode yang sama atau setara Rp 705 triliun. Angka itu naik dari pendapatan Apple senilai US$50,6 atau sekitar Rp 674 triliun pada periode yang sama tahun 2016.

Apple juga mengumumkan pengembalian dana senilai US$10 atau kira-kira Rp 133 triliun ke para investor.

“Kami bangga melaporkan kinerja yang kuat pada kuartal kedua dengan pendapatan tumbuh dibandingkan kuartal IV-2016. Ditambah permintaan iPhone 7 Plus yang terus meningkat,” kata Tim Cook (CEO, Apple) seperti dikutip laman Apple, Kamis.

Apple juga telah menanamkan investasi yang besar di India, sebagai pasar smartphone ketiga terbesar dunia setelah Tiongkok dan AS. Pendapatan Apple di India tumbuh di atas 10 persen dan menyentuh rekor di kuartal I-2017 lalu.

Saham Anjlok

Sayangnya, pencapaian keuangan yang gemilang itu membuah nilai saham Apple anjlok hampir 2 persen menjadi US$ 144,65/lembar pada bursa perdagangan Wall Street.

Penurunan saham Apple karena angka penjualan iPhone menurun menjadi 50,8 juta unit, turun 1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Selain itu, angka 50,8 juta unit juga lebih sedikit ketimbang prediksi para analis yang mematok angka penjualan iPhone kuartal kedua 2017 mencapai 52 juta unit.

Apple mengumumkan pendapatannya turun 14 persen di Tiongkok lantaran penguatan mata uang dollar AS. Meski begitu, penjualan komputer Mac di Tiongkok naik sekitar 20 persen.

Uang Tunai Rp3.300 Triliun

Ternyata, Apple mempunyai simpanan uang di bank mencapai US$250 miliar atau sekitar Rp3.300 triliun.

Bahkan, pada kuartal pertama tahun fiskal 2017, simpanan uang Apple bertambah US$3,6 juta setiap jamnya dan Apple menyimpan uangnya di luar Amerika Serikat untuk menghindari pajak yang besar.

Peter Thiel (tengah) duduk berdekatan dengan Tim Cook (CEO, Apple) dalam pertemuan Donald Trump dengan para pemimpin teknologi.

Pada Desember 2016, Apple diketahui memarkir sebanyak 93 persen dari total aset cairnya berupa kas, setara kas, dan sekuritas di luar Amerika Serikat, seperti dikutip Phone Arena.

Jika Apple ingin membawa pulang uang tunainya ke AS, Apple harus membayar pajak sebesar 35 persen. Kabarnya, Donald Trump (Presiden AS) akan memberikan diskon sebesar 10 persen kepada perusahaan yang ingin menarik kembali uangnya ke AS.

Saking banyaknya, jumlah simpanan uang Apple itu lebih banyak dari simpanan mata uang asing Inggris dan Kanada. Bahkan dengan uang tunainya, Apple bisa memborong saham milik perusahaan sebesar Walmart dan Procter & Gamble.

Meski masih memunyai utang sebesar US$88 miliar kepada para pemegang saham, Apple masih menjadi perusahaan terkaya di dunia. Di bawah Apple, ada Microsoft yang mempunyai simpanan uang tunai sebanyak US$126 miliar, belum dipotong utang.

iPhone 7 meledak milik Yin, perempuan asal Tiongkok

Kasus baterai kepanasan belum bisa pergi dari smartphone premium. Padahal, harganya yang mahal harus bisa memberikan rasa keamanan dan kenyamanan kepada penggunanya.

Setelah kasus ledakan baterai Galaxy Note 7, iPhone 7 juga mengalami kasus serupa yaitu overheating pada bagian baterainya. Kemudian ia ingin jalan-jalan. Tiba-tiba, ia mendengar ada suara ledakan yang berasal dari dalam rumahnya. Ia pun langsung menyadari bahwa suara ledakan tersebut berasal dari iPhone kesayangannya.

Kali ini musibah menimpa seorang perempuan asal Tiongkok, Yin yang melaporkan bahwa iPhone 7 Matte Black-nya meledak ketika sedang diisi dayanya di dalam rumahnya di Suqian City, Tiongkok Timur.

Yin mengisi baterai iPhone 7-nya ketika indikator menampilkan baterai hampir habis dan meletakannya di atas meja.

“Saya mencharge ponsel saya dan meletakannya di meja samping tempat tidur. Lalu, saya tingga sebentar. Kemudian, saya mendengar ledakan yang berasal dari kamar. Ternyata, sumber ledakan adalah iPhone saya,” kata Yin seperti dikutip Phone Arena.

Ilustrasi iPhone Charging

Apple Store pun akan melakukan investigasi lebih lanjut terkait ledakan tersebut. Karena iPhone 7-nya meledak saat dilakukan pengisian baterai, otomatis sebagai penyelidikan awal, ada tiga hal yang bisa disalahkan yakni baterai, charger atau kabelnya.

Yin pun membawa smartphone yang meledak itu ke Apple Store terdekat untuk diservis. Menurut Apple Store, ledakan iPhone 7 milik Yin berasal dari dalam perangkat, menyusul layar iPhone 7-nya hangus dan terbakar.

Untungnya, tidak ada yang terluka dari insiden tersebut. Hingga kini, belum diketahui apakah Apple berminat mengganti perangkat yang meledak itu atau tidak. Sekedar informasi, iPhone 7 versi 32GB milik Yin dibanderol seharga US$ 781 atau setara Rp10 jutaan.

Ilustrasi drop test iPhone 7 vs Samsung Galaxy S8

Tidak ada yang menyangkal kecanggihan dan kemewahan smartphone flagship Samsung Galaxy S8 dan S8+. Namun, bagaimana dengan ketangguhan dan kekuatan Galaxy S8 dalam uji jatuh (drop test)?

Resiko smartphone terjatuh dari ketinggian 5 kaki (1,5 meter) kerap terjadi, terutama ketika Anda ingin menyelipkan smartphone di saku atau jatuh tergelincir ketika memasukannya ke dalam tas.

Reviewer TechRax melakukan drop test untuk mengetes ketahanan material iPhone 7 dan Samsung Galaxy S8 dengan menjatuhkannya dari ketinggian 150 cm atau sebatas bahu ke permukaan lantai beton.

Siapakah yang paling tangguh?

Pada awal video, TechRax menunjukkan dua buah smartphone iPhone 7 berwarna merah dan Samsung Galaxy S8. TechRax pun menjatuhkan iPhone 7 untuk menguji materi layarnya. Hasilnya, iPhone 7 tidak rusak walaupun layar iPhone 7 telah mencium tanah. Tetapi, warna merah di sudut-sudut kiri iPhone 7 mulai terkelupas.

Setelah iPhone 7, TechRax menjatuhkan Galaxy S8 dari ketinggian yang sama. Hasilnya, Galaxy S8 tidak menerima goresan apapun pada sisi depan dan bagian belakangnya tetapi ada perubahan warna dan sedikit lecet di sudut ponsel yang menyentuh tanah pertama kali.

Setelah itu, TechRax menjatuhkan layar iPhone 7 dalam posisi menelungkup dan menyebabkan kerusakan layar yang cukup parah. Terlihat ada retakan di kedua sudut atas iPhone 7 dan semacam garis-garis retakan yang parah. Kemudian, layar iPhone 7 langsung mati dan layar touchscreen-nya tidak lagi bekerja dengan baik.

Kemudian, Samsung Galaxy S8 mengalami pengujian yang serupa. Hasilnya, layar Galaxy S8 tetap menyala dan layarnya masih mengalami lecet serta goresan.

Samsung Galaxy S8 dan S8+.

TechRax mengakui Galaxy S8 tak benar-benar membentur lantai dengan bagian layarnya ketika dijatuhkan.

“Ponselnya (Galaxy S8) masih berfungsi, tapi ada retak-retak halus di sisi atas layar yang akan terlihat dalam kondisi cahaya tertentu,” kata TechRax seperti dikutip BGR.

Karena itu, sebaiknya Anda membeli cover atau casing pelindung Galaxy S8 dan iPhone 7 seperti cover silikon, cover transparan, keyboard cover, dan casing tangguh lainnya. Kehadiran aksesoris itu dapat melindungi layar dari iPhone 7 dan Galaxy S8 dari risiko kerusakan karena terjatuh.

Simak video drop test Samsung Galaxy S8 vs iPhone 7 di sini:

Salah satu syarat agar smartphone 4G bisa dipasarkan di Indonesia adalah pihak produsen mesti memenuhi kebijakan Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) yang telah ditetapkan pemerintah. Dalam memenuhi aturan TKDN ini, pihak produsen bisa memilih melalui berbagai cara.

Sebagai langkah untuk memasarkan produk terbarunya yaitu iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di tanah air, akhirnya pihak Apple memilih untuk berinvestasi dengan membangun pusat inovasi pertamanya dengan nama Apple Innovation Center.

Dengan total investasi sebesar US$44 juta, Apple memilih gedung Green Office Park di BSD Tangerang sebagai lokasi yang nantinya akan fokus mengembangkan berbagai aplikasi.

Meski demikian, gedung ini masih bersifat sementara karena rencananya Apple akan menunggu proyek digital hub di BSD City rampung. Setelah rampung, barulah Apple akan membangun sendiri pusat inovasinya di BSD City yang rencananya akan memiliki konsep seperti Silicon Valley.

Apple sendiri dijadwalkan baru akan merampungkan pusat inovasi tersebut dan mulai beroperasi di akhir kuartal kedua 2017. Meski begitu, Apple ternyata sudah “diperbolehkan” menjual iPhone 7 dan iPhone 7 Plus di tanah air pada akhir Maret (31/3).

Menurut keterangan resmi dari Departemen Perindustrian, pemerintah percaya bahwa Apple akan menuntaskan komitmen investasinya tersebut sesuai dengan tenggat waktu yang dijanjikan. Asas kepercayaan ini juga dituangkan dalam sertifikasi pemenuhan TKDN yang diberikan pemerintah ke pihak Apple.

Dalam peraturan yang dikeluarkan pemerintah disebutkan bahwa produsen smartphone diizinkan untuk mengucurkan investasi secara bertahap hingga tiga tahun setelah komitmen dibuat. Untuk besaran TKDN sebesar 30%, produsen mesti mengucurkan investasi total diatas Rp 550 miliar sampai Rp 700 miliar.

TERBARU

Cisco menggandeng organisasi kepolisian internasional terbesar di dunia INTERPOL untuk berbagi intelijen ancaman atau threat intelligence