Tags Posts tagged with "iPhone"

iPhone

Ilustrasi Charger iPhone

Banyak pengguna iPhone yang memilih menggunakan perangkat pengisi daya (charger) kw atau palsu karena harganya yang murah tanpa memperhatikan faktor keamanan perangkatnya

Para peneliti Electrical Safety First mengungkapkan perangkat pengisi daya palsu gagal melewati tes kelayakan terutama tes kekuatan listrik.

“Kami menguji berbagai pengisi baterai iPhone palsu dan menemukan bahwa 98 persen dari mereka memiliki potensi untuk menyebabkan sengatan listrik yang mematikan atau percikan api,” tulis Safety First dalam laman blognya seperti dikutip The Inquirer.

Penyebab pengisi daya iPhone palsu itu bisa menyebabkan konsleting karena penggunaan bahan yang murah dengan kualitas di bawah standar.

“Ini akan memicu hubungan arus pendek listrik dan bisa menyebabkan perangkat meledak. Jika meledak, maka keselamatan pengguna bisa jadi taruhan,” ucapnya.

Peneliti itu mengungkapkan peredaran pengisi daya palsu di Inggris cukup besar. Dari 400 charger palsu, 397 di antaranya gagal lolos sebagai perangkat yang aman bagi penggunanya.

Banyak pengguna iPhone yang gemar mengakses data atau menyimpan aneka file dalam perangkat genggamnya ini. Namun, ada kalanya mereka harus membuang sebagian besar file yang telah dikumpulkannya dengan susah payah ini. Pasalnya, iPhone tidak memiliki port kartu memori tambahan sehingga memori internal merupakan satu-satunya penyimpan data yang bisa dipakai.

Untuk mengatasi hal inilah, perangkat ini hadir. Memiliki kapasitas 32 GB, perangkat ini akan memungkinkan pengguna iPhone melakukan proses transfer dari PC atau Mac ke iPhone (atau dari iPhone ke PC/Mac) dengan mudah. Dilengkapi dengan Lightning Port, produk ini akan bisa dipasangkan ke iPhone atau iPad terbaru dengan mudah. Produk ini juga dilengkapi dengan konektor USB 3.0 standar yang memungkinkannya dicolokkan ke PC atau notebook.

Produk ini juga kompatibel dengan berbagai sistem operasi seperti Windows (minimal Windows 7) serta Mac OS (minimal versi 10.5). Untuk bisa menggunakan produk ini pada iPhone, pengguna diharuskan memasang aplikasi Free Duo-Link 3.0 via Apple Store.

iPhone X

Sebuah perusahaan startup asal Israel Corephotonics menuduh Apple telah menggunakan teknologi kamera gandanya tanpa izin. Bahkan, Apple telah menerapkan teknologi kamera ganda Corephotonics untuk iPhone 7 Plus iPhone 8 Plus dan iPhone X yang muncul tahun ini.

Corephotonics sempat menawarkan kerja sama dengan Apple untuk membuat smartphone berkamera ganda tetapi Apple menolaknya. Kemudian Apple mengusung fitur kamera ganda tanpa lisensi atau izin dari Corephotonics. Bahkan, Apple sempat sesumbar bisa melanggar paten pihak lain semaunya tanpa konsekuensi berarti.

“Kepala negosiator Apple mengatakan kalaupun Apple melanggar butuh waktu bertahun-tahun dan biaya berjuta-juta dollar di pengadilan sebelum Apple bisa dipaksa membayar (ganti rugi),” tulis dokumen Corephotonics seperti dikutip Engadget.

Apabila ingin menang di pengadillan, Corephotonics harus bisa membuktikan bahwa Apple tidak mengembangkan teknologi kamera ganda secara independen.

Sebelum Apple, HTC sudah terlebih dahulu membenamkam kamera ganda pada HTC Evo 3D. Selain itu, ada pabrikan lainnya yang mengombinasikan kamera ultra wide dengan kamera standar (LG), kamera berwarna dengan monokrom (Huawei), serta kamera standar dengan kamera telephoto seperti Apple, Samsung, dan Xiaomi.

Corephotonics pun sudah lama mengembangkan teknologi kamera ganda. Melalui pendanaan pada Januari, Corephotonics berhasil mendapatkan USD15 juta atau sekitar Rp203 miliar dari berbagai investor, termasuk dari Samsung Ventures, manufaktur Foxconn dan perusahaan pembuat prosesor MediaTek.

Juru bicara Apple menolak untuk menjawab ketika diminta untuk berkomentar.

iPhone X

Apple akan segera menggenjot distribusi iPhone X di seluruh dunia dengan menggandeng operator telekomunikasi di 13 negara. Hingga saat ini iPhone X telah dijual di 55 negara terpilih, seperti Tiongkok, India, Amerika Serikat, hingga Singapura.

Negara-negara beruntung yang mendapatkan iPhone X adalah Albania, Bosnia, Kamboja, Kosovo, Makau, Macedonia, Malaysia, Montenegro, Serbia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Thailand, Israel dan Turki.

Sayang, Indonesia tidak masuk ke dalam daftar 13 negara yang kebagian iPhone X mulai 24 November ini. Di Singapura, Apple menjual iPhone X dengan memori internal 64GB senilai Rp16 jutaan di Singapura dan iPhone X varian 256 GB senilai Rp18 jutaan.

Israel akan mendapatkan iPhone X pada 23 November. Pada 24 November, iPhone X akan tersedia di Albania, Bosnia, Kosovo, Makau, Kamboja, Macedonia, Malaysia, Montenegro, Serbia, Afrika Selatan, Korea Selatan, Thailand dan Turki.

Apple akan membuka pre-order tujuh hari sebelum tanggal peluncuran handset tersebut. Anda dapat memesan iPhone X di situs Apple.com, aplikasi Apple Store, retailer dan operator lokal dalam warna Space Gray atau Silver seperti dikutip GSM Arena.

Ming-Chi Kuo (Analis KGI Securities) memprediksi Foxconn hanya mampu memproduksi iPhone X sekitar 25 juta – 30 juta unit X pada kuartal terakhir 2017. Distribusi iPhone X akan lancar pada tahun depan, menyusul dua pemasok Apple akan merakit modul 3D sensing, yakni LG Innotek dan Sharp pada November dan Desember.

“Permasalahan pasokan yang tersendat di tahun 2017 akan membaik di kuartal awal 2018 mendatang,” ujarnya.

Pengujian jatuh iPhone X

Tidak ada yang membantah kecanggihan fitur Apple iPhone X tetapi bagaimana dengan kekuatan atau ketangguhan fisiknya?. iPhone X memiliki lapisan depan dan belakang, yang terdiri dari material kaca dengan bingkai berbahan stainless steel, bukan aluminium seperti smartphone pada umumnya.

“Bagian depan kaca depan dan belakang menampilkan kaca yang paling tahan lama yang pernah ada di smartphone, sementara garis stainless steel kelas atas membungkus dan memperkuat iPhone X,” tulis Apple di situs resminya.

Seorang YouTuber dengan akun JerryRigEverything mencoba menguji ketahanan iPhone X pun melakukan uji gores menggunakan kunci. Hasilnya, iPhone X masih mulus dan tidak meninggalkan bekas goresan pada tubuh iPhone X. Namun, iPhone X terlihat tergores ketika digosok dengan kertas amplas yang memiliki tingkat kekasaran medium.

“Goresan di layar iPhone X muncul di level 6, goresan yang lebih dalam muncul di level 7,” kata Pengulas JerryRigEverything seperti dikutip Phone Arena.

Kemudian, JerryRigEverything melakukan pengujian ketahanan iPhone X terhadap api. Dia menggunakan korek api gas yang dinyalakan di dekat layar. Hasilnya, tanda terbakar muncul di layar pada detik ke-25 setelah api menyala.

“Walaupun menimbulkan tanda, api tidak membuat layar iPhone X kehilangan sensitivitas,” ucapnya.

Setelah itu, pengulas YouTube lainnya EverythingApplePro melakukan uji jatuh atau drop test pada iPhone X untuk mengetahui ketangguhannya. iPhone X dijatuhkan ke trotoar dari ketinggian kurang dari 1 meter atau dengan skenario iPhone X jatuh dari kantong celana pengguna. Hasilnya, iPhone X mengalami retak di bagian sudut dan menjadi bagian yang terbentur paling pertama.

Pada saat pengujian jatuh kedua, garis retakan bertambah memanjang hingga ke bagian depan.

Dari hasil pengujian itu bisa disimpulkan, kaca bodi iPhone X sangat mudah pecah dan retak. Karena itu, Anda sebaiknya membeli casing pelindung bodi dan pelapis layar sebelum menggunakan iPhone X.

Perlu diketahui garansi AppleCare+ menambah biaya harga perangkat Anda sebesar USD279. Selain itu berdasarkan informasi yang beredar, kerusakan seperti penggantian lapisan kaca pada punggung smartphone tidak termasuk dalam garansi yang bisa diklaim. Jadi, Anda akan dikenakan biaya lagi sebesar USD500 untuk mengganti punggung iPhone X.

Tentunya, hal itu bisa membuat para pemilik iPhone X “sakit hati” karena telah mengeluarkan uang yang banyak untuk perangkat yang sangat ringkih. Bisa diibaratkan, pengguna iPhone X menggenggam sebuah gelas kaca yang mudah pecah saat terjatuh.

Apple membanderol iPhone X senilai USD999 atau Rp13juta. Apple menjual iPhone X di Singapura senilai USD1648 atau Rp22 juta.

Nah inilan videonya tesnya:

 

iPhone X

Apple tidak bisa menutup mata terkait penurunan permintaan iPhone 8 di Tiongkok, menyusul Tiongkok merupakan pasar smartphone terbesar di dunia. Padahal, Apple akan meluncurkan iPhone X di Tiongkok pada bulan ini.

Karena itu, Apple memangkas harga iPhone 8 sebesar 14 persen dan iPhone 8 Plus sebesar 20 persen di Tiongkok untuk tetap menjaga performa penjualan Apple tidak anjlok seperti dikutip Reuters.

Kini, Apple membanderol iPhone 8 untuk 64 GB senilai 4.788 yuan atau sekitar Rp9,8 juta di Tiongkok. Sebelumnya, Apple membanderol model ini senilai 5.888 yuan atau sekitar Rp12 jutaan.

Perusahaan riset Canalys tidak yakin peningkatan pengapalan Apple mencapai 40 persen pada tahun ini karena iPhone 8 kurang laku di pasar dan keterlambatan iPhone X yang hadir di pasar.

“Pemangkasan harga iPhone 8 sangat membantu karena Apple gagal mempertahankan performa pada kuartal IV,” ujar Mo Jia (Analis Canalys).

Banyak alasan pengguna kurang menyukai iPhone 8 karena desainnya mirip dengan iPhone generasi sebelumnya. Pengguna pun lebih menunggu kedatangan iPhone X yang menawarkan layar bezel-less dan fitur-fitur canggih seperti Face ID.

Di Tiongkok, sebagian besar pemesan iPhone X harus menunggu hingga 6 minggu lantaran tingginya permintaan.

Perusahaan riset ternama Gartner memprediksi kehadiran iPhone X akan menghadirkan aura positif kepada industri smartphone dan memicu naiknya biaya produksi smartphone.

“Total volume pengapalan smartphone akan kembali meroket pada 2018 mendatang, menyusul pengapalan iPhone X ke berbagai pasar di seluruh dunia,” kata Roberta Cozza (Research Director Gartner) seperti dikutip Phone Arena.

Saat ini Apple masih harus menunda produksi iPhone X karena mengalami permasalahan dalam penyediaan komponen FaceID yang berfungsi untuk memindai kontur wajah pengguna.

Masalahnya, pembuatan komponen FaceID sangat rumit dan pemasok tidak menyediakan stok yang banyak. Tentunya, Apple akan segera meningkatkan kecepatan produksi iPhone X dan iPhone X mulai membanjiri pasar pada kuartal pertama 2018.

Foxconn, perusahaan mitra Apple yang memproduksi iPhone X mengatakan hanya mampu mengapalkan sekitar 46 ribu perangkat saja untuk gelombang pertama.

“Kami memprediksi iPhone X akan mendorong penjualan smartphone di Amerika Utara, Tiongkok, dan Eropa Barat tanpa terpengaruh dengan harganya yang mahal,” ujarnya.

Kurang Laku

Para pengguna pun lebih bersabar dan menunggu kehadiran iPhone X di pasar karena banyak memberikan fitur-fitur canggih daripada harus membeli iPhone 8 dan 8 Plus. Hal itu membuat penjualan kedua smartphone flagship gagal dan sepi peminat.

Sebuah media asal Taiwan melaporkan Apple harus memotong jumlah produksi iPhone 8 karena penjualannya yang tak sesuai harapan dan menyebabkan saham Apple turun 2,8 persen.

“Permintaan terhadap iPhone 8 lemah saat diluncurkan karena ‘acara utamanya’ adalah iPhone X yang dirilis pada awal November. Tapi, ini adalah babak awal dari apa yang kami yakini sebagai siklus produk terbesar iPhone yang dipimpin iPhone X,” kata analis Daniel Ives (Chief Strategy Officer dari GBH Insights) kepada Reuters.

Karena itu, Apple harus mulai menggenjot produksi iPhone X untuk memenuhi permintaan yang tinggi.

Siapa cepat dia dapat!, Foxconn selaku mitra perakitan Apple hanya bisa memasok atau memproduksi iPhone X sebanyak 45.000 unit untuk pengapalan gelombang pertama. Foxconn telah mengapalkan iPhone X gelombang pertama itu ke Belanda dan Uni Emirat Arab.

Jumlah itu sangat sedikit, jika dibandingkan pengiriman seri-seri iPhone di tahun-tahun sebelumnya. Keterbatasan pasokan itu akan membuat iPhone X sangat langka ketika dijual pada 3 November 2017 nanti.

Namun, Foxconn akan meningkatkan kapasitas produksi iPhone X dari 100 ribu per pekan menjadi minimal 400 ribu unit. Namun jumlah tersebut masih di bawah estimasi analis seperti dikutip Phone Arena.

Sejumlah analis mengungkapkan permasalah produksi iPhone X disebabkan oleh kamera TrueDepth yang sangat sulit. Ming-Chi Kuo (Analis KGI Securities) pernah menyebutkan Foxconn akan memproduksi iPhone X sebanyak 30-35 juta unit pada 2017.

Apple baru akan menggelar pre-order iPhone X pada 27 Oktober 2017 dan penjualannya di pasar mulai pada 3 November 2017.

iPhone X menawarkan desain yang unik dan berbeda dari varian iPhone lainnya seperti layar penuh dan tanpa home button. Salah satu kesulitannya adalah pembuatan kamera TrueDepth untuk pemindai wajah Face ID.

Apple pun menggantikan fungsi Touch ID dengan Face ID sebagai sistem keamanannya. Apple mengklaim Face ID jauh lebih aman daripada sensor sidik jarinya dan sangat susah bagi seseorang untuk memalsukan pemindaian wajah lewat foto dan lain-lain. Bila Touch ID mempunyai tingkat error 1: 50.000, maka Face ID lebih baik, yakni 1: 1.000.000.

Fitur FaceID akan memindai dan mengonfirmasi identitas pengguna secara otomatis tanpa harus menekan tombol. Teknologi Face ID menggunakan beberapa jaringan syaraf tiruan neural engine dalam prosesor A11 Bionic untuk memproses data pengenalan wajah.

Bahkan, fitur itu dapat melakukan pemetaan 30 ribu titik di wajah pengguna sehingga dapat menyesuaikan perubahan wajah dari waktu ke waktu. Pengguna juga dapat menggunakan Face ID untuk pembayaran Apple Pay.

Selain itu, TrueDepth Camera menangkap dan menganalisis lebih dari 50 gerakan otot yang berbeda.

Apple sendiri baru membuka pemesanan iPhone X pada awal November mendatang di beberapa negara terpilih dengan banderol USD 999 atau sekitar Rp13 jutaan. Saat ini, baru iPhone 8 dan iPhone 8 Plus yang tersedia di pasaran.

Secrets Touch, seperti tercermin pada namanya, adalah aplikasi yang berhubungan dengan data rahasia Anda. Aplikasi ini pada dasarnya adalah password manager dan secure wallet. Gunanya tentu saja untuk menyimpan berbagai detail informasi terkait keamanan atau password dalam satu tempat.

Kemudahan yang ditawarkan selain mampu menyimpan informasi password, credit card, bank dan informasi privat lain dalam satu tempat, adalah integrasi dengan extension aplikasi yang dimiliki, baik untuk mengakses aplikasi/layanan lewat Safari versi mobile maupun aplikasi yang telah mendukung. Dengannya, Anda tidak lagi harus melakukan copy and paste.

Password unik yang tersedia juga akan menjaga keamanan dengan lebih baik lagi. Dukungan integrasi iCloud memudahkan sinkronisasi antara Mac, iPod, iPhone, dan iPad.

Secrets Touch memanfaatkan dukungan keamanan menggunakan format OpenPGP. Fitur lainnya adalah dukungan Touch ID serta one time password untuk melakukan akses masuk yang menggunakan two-factor authentication.

Aplikasi ini menyediakan fitur in-app purchase dan bisa digunakan dengan iOS 8 atau yang lebih baru.

CUPERTINO, CA – SEPTEMBER 12: Apple senior vice president of worldwide marketing Phil Schiller speaks during an Apple special event at the Steve Jobs Theatre on the Apple Park campus on September 12, 2017 in Cupertino, California. (Photo by Justin Sullivan/Getty Images)

Apple memulai penjualan perdana iPhone 8 di jaringan toko resminya mulai hari ini, Selasa (22/9). Namun, berbeda dibandingkan dengan pendahulunya, iPhone 8 tergolong sepi pembeli.

Dalam pantauan Reuters di Australia, sebagai negara pertama yang menjual iPhone 8, hanya ada kurang dari 30 orang yang mengantre di depan toko resmi Apple di Sydney pada pagi hari ini. Padahal, biasanya antrean calon pembeli iPhone edisi terbaru selalu mengular dan berjumlah sampai ratusan orang.

Berada di antrean terdepan adalah Mazen Kourouche, mahasiswa University of New South Wales yang sudah bermalam di depan toko Apple sejak 11 hari lalu.

Meski mengaku sebagai fanboy Apple sejati, Mazen pun mengakui bahwa iPhone 8 tidak begitu menarik karena tidak banyak fitur baru yang tersemat di dalamnya. “Fiturnya mirip iPhone 7, tapi kameranya bisa merekam video 4K 60 fps dan bagian belakangnya terbuat dari kaca sehingga lebih awet,” komentarnya.

Namun, alih-alih memakainya sendiri, Mazen justru bakal memberikan iPhone 8 itu kepada ibunya. “Saya tidak akan menggunakan ponsel ini. Saya tetap akan memakai iPhone 7 Plus. Saya hanya akan memberikannya kepada ibu saya,” tukasnya kepada The Telegraph.

Sebelumnya, memang diketahui bahwa motif Mazen menjadi pengantre pertama iPhone 8 di Sydney adalah ingin mencari ketenaran dan keuntungan finansial dari kanal YouTube-nya.

Mazen Kourouche, pembeli pertama iPhone 8 di Australia.

iPhone X Akan Lebih Menarik

Pemandangan tak jauh berbeda bisa ditemukan di Singapura. Cuma ada sekitar 100 calon pembeli yang menanti di depan toko Apple pertama di Asia itu.

Kendati demikian, ada beberapa fanboy yang rela terbang dari negeri seberang untuk membeli iPhone 8.

Contohnya Amin Ahmed Dholiya dari India yang membeli iPhone 8 Plus sebagai hadiah pernikahan putrinya dan Varis Sinthopruangchai dari Thailand yang sukses menjadi pembeli pertama iPhone 8 di Singapura. Varis mengaku sudah memesan iPhone 8 dan iPhone 8 Plus untuk kedua orangtuanya dan nantinya akan membeli iPhone X untuk ia pakai sendiri, seperti dilansir CNET.

Di Tiongkok, antusiasme warga Tiongkok juga tampaknya tidak begitu tinggi terhadap smartphone penerus iPhone 7 ini, seperti tecermin pada sedikitnya komentar di media sosial lokal Sina Weibo.

Ta Na, salah satu pembeli pertama iPhone 8 di Shanghai, menyatakan bahwa alasannya membeli iPhone 8 hanya karena tertarik pada kamera yang lebih baik.

“Saya menonton acara peluncuran [iPhone 8] sampai tengah malam untuk tahu fitur-fitur barunya. Fungsi fotografinya cukup bagus. Jadi, saya pikir saya harus mengganti iPhone lama saya,” jelasnya.

Sedangkan di Tokyo, Jepang, Ray Yokoyama yang juga sudah membeli iPhone 8 memperkirakan bahwa minat konsumen akan lebih tinggi saat iPhone X mulai dijual November nanti.

“iPhone 8 hanya menarik bagi mereka yang ingin memiliki iPhone baru, tapi tidak mau membayar US$999 untuk iPhone X,” kata Alex Zaharov-Reutt (Technology Editor, iTWire.com).

TERBARU

Pemesanan terbanyak di Indonesia dilakukan pada pukul 17.00 karena bertepatan dengan jam pulang kerja, terutama di Jakarta