Tags Posts tagged with "LG"

LG

Pelan tapi pasti, resolusi Ultra HD 3.840 x 2.160 pixel yang populer dengan sebutan 4K, mulai hadir pada beragam perangkat, tidak terkecuali monitor. Salah satunya adalah LG 27UD68-W. Dengan resolusi 3.840 x 2.160 pixel, LG 27UD68-W yang memiliki ukuran diagonal 27 inci, mampu menampilkan gambar yang tajam meskipun ukurannya relatif besar. Font berukuran enam point misalnya bisa ditampilkan dengan tajam. Bagusnya lagi, konvergensi pada font sekecil itu tetap terlihat baik.

Tentunya tidak hanya resolusi 4K yang ditawarkan oleh monitor ini. Berbagai fitur lain pun turut dihadirkan. Beberapa di antaranya adalah Flicker Safe, Reader Mode, Picture-By-Picture, dan FreeSync. Flicker Safe bisa menghilangkan flicker, Reader Mode ditujukan untuk membuat mata nyaman saat membaca dalam waktu lama, Picture-By-Picture untuk menampilkan lebih dari satu masukan secara sekaligus, dan FreeSync bisa menekan tearing dan stuttering saat bermain game menggunakan kartu grafis tertentu buatan AMD.

Meskipun begitu, LG 27UD68-W bukanlah monitor yang dikhususkan untuk bermain game seperti halnya halnya monitor dengan refresh rate tinggi, 120 Hz atau 144 Hz, plus response time cepat, 2 atau 1 ms. Range FreeSync yang didukung resmi pun hanya dari 40 Hz sampai 60 Hz.

Menariknya lagi, monitor LG ini mendukung kedalaman warna sepuluh bit meski dengan A-FRC (advanced frame rate control) alias bukan native. Hal tersebut membuatnya bisa menampilkan lebih banyak warna dari 16,7 juta warna yang bisa ditampilkan monitor dengan panel delapan bit.

Produk ini memiliki port DisplayPort 1.2 sebanyak satu buah dan HDMI 2.0 sejumlah dua port. Ada juga port keluaran audio yang bisa digunakan untuk menggerakkan headphone.

Telah disediakan pula berbagai preset untuk beragam keperluan, mulai dari Reader yang telah disebutkan di atas, Photo, Cinema, sRGB, sampai untuk game seperti FPS Game 1 dan RTS Game. Tidak ketinggalan,  juga ada Custom yang membolehkan lebih banyak pengaturan secara manual.

Lalu bagaimana dengan kualitas gambarnya? Setelah InfoKomputer coba dengan berbagai model penggunaan, secara keseluruhan LG 27UD68-W mampu menghasilkan gambar yang baik. Namun sebagaimana lazimnya panel IPS, warna hitam yang ditampilkan kurang hitam, utamanya saat berada di ruangan yang kurang terang. Area di sekitar keempat sudut LG 27UD68-W pun terlihat lebih terang saat layar menampilkan warna hitam.

LG 27UD68-W menyediakan sebuah port DisplayPort 1.2 dan dua buah port HDMI 2.0 sebagai koneksi masukannya.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Plus: Gambar yang dihasilkan bagus, resolusi Ultra HD 3.840 x 2.160 pixel, dilengkapi berbagai fitur lain.

Minus: Tampilan warna hitam kurang hitam, black uniformity kurang bagus, harga relatif tinggi untuk monitor 27 inci.

SpesifikasiLG 27UD68-W
Ukuran layar27ʺ
Jenis panelIPS
BacklightLED
Resolusi3.840 x 2.160 pixel (16:9) @ 60 Hz
Kedalaman warna10 bit (8 bit + A-FRC)
Color gamutsRGB 99%
Tingkat kecerahan350 cd/m2 (typical)
Contrast ratio5.000.000:1
Response time5 ms (GTG)
Sudut pandang178°/178°
InterfaceDisplayPort In, HDMI 2.0 In (2), 3,5 mm Audio Out
Picture modeCustom, Reader, Photo, Cinema, sRGB, Color Weakness, FPS Game 1, FPS Game 2, RTS Game, Custom (Game)
Daya listrik (active/sleep/off)29/≤0,5/≤0,3 W (typical)
Dimensi (plt)61,5 x 18,62 x 45,57 cm
Bobot4,9 kg
Garansi1 tahun
Situswww.lg.com
Harga*±Rp6.000.000
KontakLG Indonesia, (021) 29304000

Ilustrasi LG G6 hadir di Indonesia

Ada salah satu permasalahan terbesar pabrikan smartphone dalam merancang smartphone flagship yaitu memastikan baterai smartphone-nya aman untuk pelanggan.

Karena, banyak insiden baterai kepanasan atau overheating yang menimpa smartphone flagship seperti iPhone 7 bahkan Samsung harus menghentikan penjualan dan produksi Galaxy Note 7 dengan kasus yang serupa.

Hee Hyun Jang (Head of LG Mobile Communications Indonesia) mengatakan baterai LG G6 bisa menampung daya hingga 3.500 mAh walaupun LG menuliskan kapasitas baterai LG G6 sebesar 3.300 mAh karena faktor keamanan.

“Baterai LG G6 sebenarnya berkapasitas 3.500 mAh walau kami tak menuliskan kapasitas ‘3.500’ mAh untuk melindungi konsumen. Jadi baterainya tetap reliable dan keamanannya terjamin,” kata Jang dalam acara peluncuran LG G6 di Jakarta, Kamis.

LG melihat tidak maksimalnya kapasitas baterai LG G6 dapat mencegah baterai bekerja secara berlebihan dan membuat suhu baterai lebih stabil. “Ini demi menjaga dan melindungi konsumen,” ujar Jang.

LG G6 turut mendapatkan sertifikasi MIL-STD 810G menurut standar militer Amerika Serikat serta kemampuan tahan air dan debu dengan sertifikasi IP68. Smartphone itu sanggup bertahan di air sedalam 1,5 meter selama 30 menit.

Selain strategi mengurangi isi baterai, LG juga memasukkan heat pipe dalam desain LG G6. Saat ini cukup banyak laptop maupun PC yang mengusung heat pipe untuk mengurangi suhu panas. Heat pipe terbuat dari bahan tembaga sehingga berfungsi sebagai konduktor panas yang baik.

Penggunaan heat pipe LG G6 mampu mengurangi temperatur Application Processor (AP) dalam kisaran 6-10 persen.

LG resmi meluncurkan smartphone flagship terbarunya LG G6 dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017, Barcelona, Spanyol.

LG pun menepati janjinya untuk tidak menggunakan desain modular pada LG G6 mirip pendahulunya G5. LG G6 mengusung layar jumbo 5,7 inci dengan rasio aspek 18:9 dan bezel berukuran lebih tipis serta bodi berbalut metal dan kaca di bagian depan dan belakang.

LG G6 mengusung layar 5,5 inci Quad-HD dengan resolusi 2889 x 1440 dan dengan rasio 18:9. LG G6 mengusung dua teknologi HDR (high dynamic range) yang mampu menampilkan warna lebih cerah dan detail di berbagai kondisi cahaya.

Bukan Snapdragon terbaru 835, LG G6 mengadopsi Snapdragon 821, RAM 4 GB dan memori internal 32 GB dengan kapasitas tambahan lewat microSD. Untungnya, suksesor LG G5 sudah mengadopsi sistem operasi Android Nougat.

Di sektor fotografi, LG G6 mengusung dual kamera di bagian belakang smartphone yang memiliki resolusi 13 megapixel. Salah satu lensanya mampu mengambil gambar dengan luas sudut pandang 125 derajat (wide angle lens).

Selain itu, LG G6 juga mempunyai kamera depan 5 megapixel dengan lensa wide angle. LG G6 pun memiliki berbagai setelan seperti exposure, shutter speed (kecepatan rana), dan ISO.

Kamera normalnya memiliki bukaan rana F/1.8 dan fitur optical image stabilization (OIS) untuk mencegah gambar blur akibat gerakan. Sedangkan kamera bersudut pandang lebar yang jadi pasangannya memiliki bukaan rana F2.4.

LG juga menyertakan sertifikasi IP68 yang menjamin smartphone premium itu tahan debu dan mampu “menyelam” di kedalaman air 1,5 meter selama 30 menit seperti dikutip Business Insider.

LG juga membekali G6 dengan digital audio converter (DAC) yang berguna untuk membaca berbagai file audio kualitas tinggi. Sayangnya, DAC ini hanya ada di LG G6 untuk Korea dan tidak diketahui kapan akan muncul di negara lain.

Meski sudah resmi diperkenalkan di MWC 2017, harga dan ketersedian LG G6 di pasar global belum diketahui.

LG G6 akan menyapa konsumen di Korea Selatan terlebih dahulu dan akan menyapa konsumen di pasar Amerika Serikat (AS) pada April mendatang. LG G6 akan tersedia dalam pilihan warna Ice Platinum, Astro Black, dan Mystic White.

LG X Power 2

LG meluncurkan smartphone terbarunya LG X Power 2 yang mengusung layar lebih besar dan baterai super jumbo sekaligus menjadi penerus penerus X Power generasi pertama.

Namun, LG baru akan memamerkan LG X Power 2 dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol pada akhir bulan Februari ini. LG X Power 2 menawarkan ukuran dimensi 154.7 x 78.1 x 8.4 mm dengan berat 164 gram seperti dikutip Pocket-Lint.

Untuk spesifikasinya, LG X Power 2 mengusung layar berukuran 5.5 inci dengan resolusi HD (720p), layarnya lebih besar dari varian sebelumnya hanya berukuran 5.3 inci saja.

LG X Power 2 mengusung prosesor Octa-core 1.5GHz, RAM 1.5 GB atau 2 GB, memori internal 16 GB dan sistem operasi Android 7.0 Nougat. Hebatnya, LG X Power 2 menawarkan baterai jumbo 4,500 mAh yang mendukung fitur Fast Charging dan akan membuat smartphone terisi penuh hanya dalam rentang waktu dua jam.

Dengan baterai super jumbo, smartphone itu mampu memutar video selama 15 jam, menyediakan layanan navigasi arah selama 14 jam, atau menjelajahi dunia maya selama 18 jam hanya dalam sekali pengisian daya.

Untuk urusan kamera, LG X Power 2 memiliki kamera utama berukuran 13 megapixel dan 5 megapixel untuk kamera depan. Kedua kameranya sudah memiliki LED Flash. Khusus kamera depan, LG X Power 2 mendukung fitur wide angle yang sangat memanjakan pencinta selfie atau swafoto.

LG akan segera memasarkan smartphone LG X Power 2 di Amerika Latin, Amerika Serikat, Asia, Eropa dan wilayah lainnya pada Maret mendatang. LG masih belum mau mengumumkannya harganya.

LG X Power 2 menawarkan beberapa pilihan warna yaitu hitam, titanium, biru dan emas. Dalam ajang MWC 2017, LG juga akan meluncurkan smartphone flagship lainnya LG G6 dalam ajang MWC 2017.

Huawei akan luncurkan Huawei P10 dalam ajang MWC 2017

Ajang bergengsi Mobile World Congress (MWC) 2017 tinggal menghitung hari. Beberapa produsen teknologi dan ponsel pintar sedang bersiap berpartisipasi dan mengungkapkan kejutan produk terbarunya.

Berikut beberapa smartphone terbaru yang akan “narsis” dalam ajang tersebut seperti dirangkum dari berbagai sumber:

Tampak depan prototipe BlackBerry Mercury di CES 2017. [Kredit: Android Authority]

BlackBerry dan TCL akan meluncurkan smartphone unggulannya BlackBerry Mercury yang menawarkan keypad khas BlackBerry berbasis Android Nougat. HTC juga akan mengumumkan smartphone M10 dan arloji pintar generasi terbaru.

Nokia 6.

Huawei mengonfirmasi akan meluncurkan smartphone Huawei P10, Huawei Watch terbaru berbasis Android Wear 2.0 dan tablet Mediapad terbaru. Tak ketinggalan, Nokia akan memamerkan dua smartphone Android kelas menengahnya yaitu Nokia 5 dan Nokia 3 serta Nokia 3310.

Selain LG akan mengungkapkan smartphone flagshipnya LG G6 yang menawarkan teknologi terbaru seperti anti air dan layar berbezel tipis. Motorola juga akan memamerkan Moto G5 dan Moto G5 Plus yang masing-masing mengusung prosesor Qualcomm Snapdragon 430 dan 625, berlayar 5 dan 5,2 inci, serta mengusung bodi berbalut bahan metal.

Ilustrasi Samsung Galaxy Tab Pro S2

Samsung akan meluncurkan Galaxy Tab S3 dengan S Pen dan Galaxy Tab Pro S2 yang berbasis sistem operasi Windows. Tab Pro S2 mengusung layar 12 inci QHD, prosesor Intel Kabylake, RAM 4GB, memori 128 GB, kamera belakang 13 megapixel, kamera depan 5 megapixel dan baterai 5.070 mAh.

Sony berencana meluncurkan tiga hingga lima smartphone terbaru dalam ajang tersebut. Smartphone terbaru Sony akan mengusung layar 5,5 inci, layar 4K dan prosesor Qualcomm Snapdragon 835.

ZTE akan memperkenalkan smartphone Gigabit Phone yang menawarkan jaringan 5G dan mengusung modem X16 berkecepatan tinggi.

LG V20.

Setelah LG G6, LG pun bersiap meluncurkan smartphone premium terbarunya LG V30 sekaligus menjadi penerus LG V20. Namanya flagship, sudah pasti LG V30 mengusung spesifikasi canggih dan terbaru.

Rumornya, LG V30 akan mengusung chipset prosesor Qualcomm Snapdragon 835 dan RAM 6GB serta kamera ganda di bagian depan dan belakang seperti dikutip Phone Arena.

Kemungkinan, LG tetap mempertahankan layar sekunder pada LG V30 yang merupakan fitur unggulan pendahulunya yaitu LG V10 dan LG V30 sekaligus menjadi pembeda dari lini unggulan LG lainnya, yaitu lini G.

Evan Blass, sang pembocor informasi gadget terbaru mengatakan LG V30 akan tetap hadir dengan layar kedua.

Rumor lainnya, LG V30 akan mengusung fitur DAC yang memungkinkan pengguna menikmati pengalaman mendengarkan musik dengan lebih baik. Mirip dengan pendahulunya, LG akan meluncurkan LG V30 pada pertengahan tahun ini.

LG V30 sendiri bukan satu-satunya smartphone LG pada tahun ini lantaran LG akan memperkenalkan LG G6 pada bulan ini. Smartphone LG G6 akan menjadi kompetitor utama dari calon flagship Samsung yaitu Galaxy S8 yang akan meluncur pada akhir Maret 2017.

Pada sekitar setahun setelah peluncuran G4, LG kembali meluncurkan penerusnya yang dinamai G5. LG menerapkan desain yang baru pada G5 dengan meninggalkan material plastik serta kulit dan menggantinya dengan material metal. Hasilnya, LG G5 menjadi sebuah smartphone berdesain elegan dengan dimensi yang ramping.

Namun yang akan kami bahas kali ini bukanlah LG G5, melainkan LG G5 SE. Ya, LG G5 SE merupakan varian yang secara resmi dihadirkan oleh LG untuk pasar Indonesia. Dari sisi desain, LG G5 dan LG G5 SE sama persis, baik dari bentuk, dimensi, hingga penggunaan materialnya.

Perbedaannya, jika LG G5 menggunakan chip Qualcomm Snapdragon 820 dan RAM sebesar empat gigabayte, LG G5 SE memiliki spesifikasi di bawahnya. Smartphone ini dibekali chip Qualcomm Snapdragon 652 serta RAM berkapasitas tiga gigabyte. Chip Qualcomm Snapdragon 652 memiliki prosesor dengan konfigurasi delapan inti yang terdiri dari Cortex A72 quad core 1,8 GHz untuk menangani tugas yang lebih berat, dan Cortex A53 quad core 1,2 GHz untuk menangani tugas yang ringan sekaligus menghemat konsumsi daya. Selain itu, terdapat juga perbedaan pada frekuensi LTE yang didukung.

Selain hal tersebut, LG G5 SE memiliki spesifikasi yang mirip dengan G5, seperti layar IPS dengan resolusi quad HD 1.440 x 2.560 pixel yang berdiagonal 5,3 inci dengan perlindungan Corning Gorilla Glass 4, serta memori internal sebesar 32 GB dan dukungan memori eksternal micro-SD yang mencapai 256 GB.

Jika saat ini makin banyak produsen smartphone yang menggunakan desain unibody (sehingga bodinya tak bisa dilepas sekaligus menghilangkan akses terhadap baterai dan beberapa selot lainnya), Anda masih bisa mengakses baterai yang berkapasitas 2.800 mAh pada LG G5 SE ini. Cara mengaksesnya memang agak sedikit berbeda, yaitu dengan membuka bagian bawahnya yang disebut Magic Slot. Magic Slot ini tak hanya menjadi tempat mengakses baterai saja, namun menjadi tempat untuk memasangkan beberapa aksesori. Ya, bersamaan dengan peluncuran G5 dan G5 SE, LG juga memperkenalkan beberapa aksesori dengan konsep modular.

LG memang memperkenalkan sejumlah aksesori tambahan seperti modul kamera, modul audio, dan beberapa aksesori lainnya yang memanfaatkan Magic Slot. Untuk mengakses Magic Slot ini, Anda bisa menekan tombol pengunci yang ada di bagian samping bawah. Dengan baterai yang bisa diakses dan dilepas, Anda pun bisa menggantinya dengan baterai cadangan jika diperlukan.

Sejak merilis LG G2 beberapa tahun lalu, LG memiliki desain khas dengan tombol volume dan power yang diletakkan di bagian belakang smartphone. Namun di LG G5 SE ini, terdapat sedikit perbedaan. Ya, tombol power memang masih berada di belakang. Namun tombol volume kini pindah ke sisi kiri smartphone. Semua tombol tersebut tergolong mudah diakses, termasuk saat digunakan dengan satu tangan. Oh ya, tombol power juga memiliki fungsi rangkap sebagai pemindai sidik jari.

LG G5 SE ini memiliki tiga kamera. Dua kamera di belakang, dan satu kamera di depan. Dua kamera di belakangnya memiliki spesifikasi yang berbeda. Kamera yang pertama memiliki resolusi enam belas megapixel dan lensa f/1,8. Sementara kamera yang kedua memiliki sudut pandang yang lebih lebar dan memiliki lensa f/2,4 serta mampu menghasilkan gambar sebesar delapan megapixel. Di tengah kedua kamera tersebut terdapat LED flash serta sensor warna untuk menjaga akurasi warna saat memotret dalam berbagai kondisi. Kamera belakangnya ini juga sudah bisa merekam video dalam resolusi 4K. Sementara kamera depannya memiliki resolusi delapan megapixel. Aplikasi kameranya menyediakan banyak mode pengambilan gambar, termasuk mode manual di mana Anda bisa mengatur sendiri white balance, shutter speed, dan nilai ISO sesuai yang Anda inginkan.

Smartphone ini menggunakan sistem operasi Android 6.0.1 Marshmallow. Di G5 SE ini, LG juga menggunakan antarmuka baru yaitu Optimus UX 5.0. Berbeda dengan generasi sebelumnya, antarmuka ini kini tidak lagi memiliki app drawer sehingga seluruh aplikasi dan shortcut tersedia di home screen. Fitur khas LG seperti Knock On dan Knock Code juga tetap tersedia pada smartphone ini, ditambah lagi dengan fitur baru yaitu Always On Display. Fitur ini akan menampilkan jam, tanggal, serta notifikasi pada saat layar dimatikan.

LG G5 SE sudah mendukung LTE. Selain itu, smartphone ini juga memiliki koneksi Wi-Fi dual band, Bluetooth 4.2, GPS, serta NFC. Sementara koneksi kabelnya sudah menggunakan konektor USB type-C dengan dukungan kemampuan USB on-the-go (OTG).

Bermodalkan chip Snapdragon 652 yang merupakan chip kelas menengah, LG G5 SE memang tak secepat saudaranya, G5 yang menggunakan Snapdragon 820. Namun untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kinerjanya sudah sangat memadai. Kinerja grafisnya pun terbilang baik saat menangani aneka game berat. Daya tahan baterainya pun terbilang baik dan mampu menemani aktivitas Anda sehari-hari tanpa dipusingkan oleh masalah kehabisan daya.

Ada dua kamera di belakangnya, masing-masing memiliki ukuran lensa dan resolusi yang berbeda.

 

Magic Slot di bagian bawah menjadi tempat baterai serta lokasi untuk memasangkan berbagai aksesori modular.

 

Contoh hasil kedua kamera yang ada di belakang.

 

Antarmuka Optimus UX 5.0 tidak lagi memiliki app drawer.

Hasil uji

PengujianLG G5 SE
Antutu Benchmark 677530
PCMark – Work Performance5703
3Dmark - Ice StormMaxed Out
3Dmark - Ice Storm ExtremeMaxed Out
3Dmark - Ice Storm Unlimited17531
GeekBench 3 - Single Core1234
GeekBench 3 - Multi Core2526

Plus: SIM ganda, mendukung LTE, resolusi layar quad HD, kamera belakang ganda, aksesori modular, kinerja baik

Minus: menggunakan chip kelas menengah, harga cukup tinggi

SpesifikasiLG G5 SE
Chip prosesorQualcomm Snapdragon 652
RAM3 GB
Chip grafisAdreno 510
Selot SIMDual SIM (nano)
Kapasitas memori internal32 GB
Dukungan koneksiUSB type C (mendukung OTG), Wi-Fi 802.11 b/g/n, Bluetooth 4.0, GPS
Kamera16 megapixel + 8 megapixel (belakang), 8 megapixel (depan)
Layar5,3 inci 1.440 x 2.560 pixel
Kapasitas baterai2.800 mAh
Dimensi/bobot149,4 x 73,9 x 7,3 mm/156 gram
Jaringan selulerHSDPA & LTE
Sistem operasiAndroid 6.0.1 (Marshmallow)
Situs webwww.lg.com
Garansi1 tahun
HargaRp6.999.000

Smartwatch LG Watch Style dan LG Watch Sport berbasis Android Wear 2.0.

Sesuai prediksi, Google mengumumkan ketersediaan deretan smartwatch perdana yang mengusung sistem operasi Android Wear 2.0. Smartwatch tersebut merupakan besutan LG dan Verizon, yaitu LG Watch Style, LG Watch Sport, dan Wear24.

Pertama kali dipamerkan pada acara Google I/O 2016, Android Wear 2.0 membawa banyak perbaikan pada sistem operasi untuk arloji cerdas itu.

Fitur yang paling ditunggu-tunggu yaitu kehadiran Google Assistant, asisten digital yang sebelumnya hanya ada di smartphone Google Pixel dan Pixel XL. Android Wear 2.0 juga membenamkan Play Store secara langsung sehingga pengguna dapat mengunduh aplikasi ke arlojinya, tanpa perlu menghubungkannya dengan ponsel.

Perubahan lainnya terjadi pada aplikasi Google Fit yang sekarang mampu melacak kecepatan, jarak, dan kalori yang dibakar saat pengguna berolahraga. Bahkan, aplikasi ini juga dapat mengukur detak jantung penggunanya.

Lantas, bagaimana dengan spesifikasi perangkat keras smartwatch yang dijual LG dan Verizon ini?

Dikutip dari IBTimes, LG Watch Style dan LG Watch Sport sama-sama mengandalkan prosesor Snapdragon Wear 2100 1,1 GHz, memori internal 4 GB, layar sentuh berlapis Gorilla Glass 3, bodi berbahan stainless steel, serta diperkaya konektivitas Wi-Fi dan Bluetooth.

Yang membedakan kedua jenis produk itu adalah dimensi layar, kapasitas RAM dan baterai, konektivitas seluler, serta pilihan aksesoris. LG Watch Style memiliki layar 1,2 inci beresolusi 360 x 360 pixel, RAM 512 MB, dan baterai 240 mAh. Varian ini tidak mendukung koneksi seluler. Kelebihannya, tali jam Style bisa diganti-ganti.

Sedangkan LG Watch Sport menyematkan layar yang lebih besar, 1,38 inci, dengan resolusi 480 x 480 pixel, RAM 768 MB, dan baterai 430 mAh. Varian ini mendukung koneksi seluler 3G dan LTE sehingga memunyai selot kartu SIM. Varian Sport juga dilengkapi chip NFC guna mendukung sistem pembayaran Android Pay. Fitur lainnya adalah GPS, barometer, serta casing tahan air dan tahan debu.

LG Watch Style dan Sport dipasarkan di Google Store mulai 10 Februari dengan harga masing-masing US$249 (Rp3,3 jutaan) dan US$349 (Rp4,6 jutaan).

Smartwatch Wear24 dari Verizon.

Satu smartwatch lagi yaitu Wear24 yang dibuat oleh pabrikan Quanta untuk dijual oleh Verizon secara eksklusif di pasar Amerika Serikat.

Wear24 mengusung layar AMOLED 1,4 inci, baterai 450 mAh dengan wireless charging, dukungan Android Pay, koneksi 4G LTE, dan kemampuan tahan air dengan sertifikasi IP67. Wear24 dijual dengan harga US$349 (Rp4,6 jutaan) tanpa kontrak.

Ilustrasi Home Appliances Samsung

Samsung berencana membuka pabrik baru untuk home appliance di Amerika Serikat, menyusul kebijakan impor Donald Trump (Presiden Amerika Serikat).

Trump pun senang bahkan ia mengapresiasi rencana Samsung yang ingin membangun pabrik Samsung di AS melalui akun Twitternya @realDonaldTrump.

“Terima kasih @Samsung! Kami senang menyambutmu,” kata seperti dikutip Reuters.

Sebelumnya, Trump telah mengeluarkan ultimatum kenaikan pajak impor bagi perusahaan elektronik yang memproduksi perangkat elektroniknya di luar AS. Sebaliknya, jika membuat pabrik di AS, Trump akan memangkas pajak pendapatan.

Sebenarnya, kebijakan itu Trump buat untuk Apple yang memproduksi iPhone di Tiongkok perputaran uangnya lebih banyak mengalir ke Tiongkok, bukan di AS.

Ilustrasi Trump Samsung

Samsung masih menolak memberikan komentar detail soal rencana ekspansi pabrik ke AS termasuk lokasi dan dana investasinya. Meski begitu, Samsung mengonfirmasi telah menambah investasi di AS termasuk mengeluarkan investasi US$ 17 miliar untuk pabrik chip-nya di Austin, Texas.

“Kami masih mengevaluasi kebutuhan investasi baru di AS yang bisa membantu kami memberikan pelayanan terbaik bagi konsumen,” ujar Samsung dalam pernyataan resminya.

Selain Samsung, LG juga berencana membangun pabrik untuk home appliance di Tennessee, AS. “Ini (punya pabrik di AS) adalah hal yang patut dipertimbangkan LG sejak jauh hari,” ucap LG.

Selain Samsung dan LG, Hyundai Motor Group juga berencana meningkatkan investasi di AS hingga 50 persen menjadi US$3,1 miliar selama lima tahun.

Jay Yoo (Analis Korea Investment) mengatakan rencana pembangunan pabrik tidak akan menimbulkan kerugian bagi Samsung atau LG. “Tentu saja biaya akan naik, namun jika mereka tidak melakukan itu, mereka akan terkendala tarif,” tutur Yoo.

Ilustrasi LG Display

Pabrikan layar LCD terbesar di dunia, LG Display Co Ltd melaporkan laba senilai 904.3 miliar won ($778,33 juta) atau sekitar Rp10,3 triliun pada kuartal keempat (Oktober – Desember) tahun 2016.

Keuntungan LG Display itu berkat kenaikan harga layar dan nilai valuta asing.

“Tren harga LCD yang naik dan tren layar LCD berukuran besar adalah penolong kami kuartal lalu,” kata Don Kim (Chief Financial Officer LG) seperti dikutip Reuters.

Harga LCD 32 inci ke atas terus naik pada 10 bulan terakhir, menurut WitsView pekan lalu.

Namun, para pengamat menilai kenaikan laba LG Display itu disebabkan meningkatnya permintaan layar LCD LG yang besar di pasar lantaran Samsung Display menutup pabrik LCD-nya pada tahun lalu.

LG Display antara lain memasok kebutuhan layar iPhone dan TV LG. Pada awal bulan ini, LG pun sudah menjajaki pembicaraan dengan Samsung Electronics tentang kerjasama panel TV.

TERBARU

Jimmy Wales (Pendiri Wikileaks)Berita hoax alias palsu telah menjadi musuh bersama masyarakat. Jimmy Wales (Pendiri Wikipedia) meluncurkan Wikitribune, sebuah portal berita berbasis komunitas...