Tags Posts tagged with "Nokia"

Nokia

Ilustrasi kerjasama Nokia dan Zeiss

Pabrikan smartphone Nokia, HMD Global, menjalin kemitraan eksklusif dengan ahli optik Zeiss untuk mengembangkan kamera ganda smartphone Nokia di masa depan. Kedua perusahaan itu akan berkolaborasi pada semua aspek teknologi kamera, seperti lensa, sensor, dan software.

Jadi, semua smartphone premium Nokia di masa depan akan menggunakan lensa Zeiss. Sebelumnya, Nokia dan Zeiss juga telah telah bekerjasama dalam pengembangan kamera Nokia seri N dan Lumia.

Pada seri Lumia, Anda bisa beberapa teknologi eksperimental Zeiss dan Nokia menghasilkan Nokia 808 PureView dan Lumia 1020 yang menghasilkan gambar lossless dan sebuah kamera ponsel 41 megapixel.

Pekka Rantala (Chief Marketing Officer, HMD) mengatakan aksi korporasi Nokia dan Zeiss untuk jangka waktu yang panjang dan pengguna akan melihat inovasi menarik di masa depan.

“Video adalah ranah yang membuat kita terus berinovasi. Yang pasti, AR menawarkan satu hal yang besar dan kami akan melakukan brainstorming,” katanya seperti dikutip CNET.

“Kamera ganda adalah ide yang sangat menarik dan memberikan kemungkinan-kemungkinan baru untuk pemain seperti kami mengeksplorasi pengalaman baru,” ujarnya.

Saat ini HMD Global sedang berkonsentrasi menjual Nokia 3, 5, 6, dan 3310. “Kemitraan ini memberi kita beberapa ide tentang apa yang akan terjadi selanjutnya. Kami telah menyimpan beberapa ruang untuk perluasan portofolio,” kata Rantala.

Nokia 8 atau Nokia 9 dikabarkan menjadi andalan perdana dengan Zeiss yang keluar tahun ini. Dalam info bocoran, Nokia 8/9 Android dikabarkan berkamera ganda 22 MP Carl-Zeiss, layar OLED 5.5 inci dengan resolusi QHD (2560 × 1440).

Apa jadinya bila dua perusahaan dari benua berbeda, Nokia dan Xiaomi, bekerjasama? Hasilnya menarik untuk ditunggu. Namun, kerja sama mereka bukan untuk meluncurkan produk smartphone baru.

Seperti dilansir Reuters, Nokia dan Xiaomi telah menyetujui kesepakatan untuk berbagi lisensi atas hak paten milik kedua raksasa teknologi mobile asal Finlandia dan Tiongkok tersebut.

Nokia disebut akan menyediakan peralatan infrastruktur jaringan dan data center bagi Xiaomi. Selain itu, kedua pihak setuju mengembangkan solusi-solusi di bidang lainnya, antara lain internet of things, augmented reality, virtual reality, dan kecerdasan buatan.

“Xiaomi adalah salah satu pabrikan smartphone terdepan di dunia dan kami senang bisa menjalin kerja sama dengan mereka,” kata Rajeev Suri (CEO, Nokia).

Sebelumnya, kerja sama seperti ini sudah dijalankan Nokia bersama Apple dan Samsung. Xiaomi menjadi pabrikan asal Tiongkok pertama yang menjalin persetujuan serupa. Walhasil, Xiaomi sekarang dapat memanfaatkan teknologi-teknologi Nokia secara bebas.

“Kerja sama dengan Nokia memungkinkan kami untuk membangun jaringan berkinerja tinggi dan berskala luas serta layanan dan perangkat lunak yang bisa diandalkan. Kami akan membuat produk dan layanan terbaik bagi penggemar Mi di seluruh dunia,” ucap Lei Jun (Chairman dan CEO, Xiaomi).

Batu Loncatan

Seperti diketahui, setelah melepas bisnis ponselnya, Nokia fokus menggarap solusi infrastruktur jaringan dan telekomunikasi. Mereka juga memunyai katalog hak paten terkait komponen dan jaringan perangkat mobile, misalnya teknologi penghemat baterai dan penguat sinyal radio.

Xiaomi sendiri juga memiliki portofolio hak paten sekitar 4.000 buah dan hampir separuhnya didaftarkan di luar Tiongkok.

Dari sisi bisnis, sekitar 90 persen pemasukan Nokia memang masih berasal dari pemasaran solusi jaringan.

Akan tetapi, di tengah menurunnya kebutuhan infrastruktur dan meningkatnya persaingan di pasar smartphone, penjualan lisensi hak paten teknologi mobile diharapkan mampu memberi sokongan yang lebih besar bagi kocek Nokia.

Nokia pun dapat menjadikan Xiaomi selaku batu loncatan untuk memperluas aliansi di Tiongkok, khususnya mengincar vendor-vendor dari Negeri Tirai Bambu itu, seperti Oppo, Vivo, dan OnePlus.

Ilustrasi perangkat Nokia Withings

Pasca membeli Withings, Nokia meluncurkan dua produk kesehatan terbaru Nokia Body dan Nokia BPM+.

Nokia Body merupakan alat pengukuran massa otot atau detak jantung yang membuat pengguna dapat mengukur berat badan. Nokia Body juga memiliki aplikasi Health Mate yang dapat tersinkronisasi Wi-Fi untuk memantau kesehatan mereka.

Sementara itu Nokia BPM+ dapat tekanan darah diastolik dan sistolik serta denyut jantung secara nirkabel. Pengguna pun dapat membagikan data medis tersebut kepada sesama pengguna atau profesional medis sehingga bisa mencegah, mengelola dan memantau dampak pengobatan tertentu.

Nokia Body dijual seharga $59,95 atau sekitar Rp799 ribu dan Nokia BPM+ senilai $129,95 atau sekitar Rp1,7 juta seperti dikutip The Verge.

Beberapa perangkat Withings lainnya juga melakukan transisi branding meliputi Go, Home, dan Thermo.

Selain itu, Nokia merombak aplikasi Feed yang mengumpulkan informasi untuk memberikan wawasan terkait aktivitas, tidur, dan tekanan darah. Aplikasi itu memiliki navigasi yang telah disempurnakan dan mempunyai beberapa program terbaru.

Sebelumnya, Nokia mengumumkan bahwa produk Withings akan berganti nama di bawah merek Nokia pada Februari lalu. Beberapa produk Withings yaitu smartwatch, wearable, dan lainnya resmi diakuisisi Nokia pada Juni 2016 dengan mahar USD191 juta.

Gugatan Apple vs Nokia

Habis “Berantem” di Pengadilan, Apple dan Nokia Sepakat Berdamai dan Melakukan Kerjasama Bisnis

Apple dan Nokia hari ini resmi mengumumkan kerjasama baru untuk masalah paten lisensi, kerjasama bisnis dan juga menyelesaikan masalah di pengadilan.

“Kesepakatan ini akan memperkuat kerja sama kami. Kami berharap dapat mendukung Apple. Kini Nokia menjadi mitra bisnis untuk bekerja di atas kepentingan pelanggan,” kata Basil Alwan (Presiden Bisnis IP Optical Networks Nokia) seperti dikutip BBC.

Sebelumnya, Apple dan Nokia telah berseteru lama di pengadilan karena hak paten teknologi. Nokia menggugat Apple di Jerman dan di Amerika Serikat karena Apple telah melanggar 32 paten miliknya.

Nokia pun akan menerima pembayaran tunai di muka beserta pendapatan tambahan selama masa perjanjian tetapi Nokia menolak untuk mengungkapkan jumlahnya.

Nokia membutuhkan uang Apple untuk mencerahkan angka pendapatan pada akhir kuartal ini.

Dalam kerjasama itu, Nokia akan memenuhi kebutuhan Apple terhadap jaringan infrastruktur produk dan layanan. Sebaliknya, Apple akan menjual produk kesehatan Nokia yaitu Withings di Apple Store serta Apple Online Store.

Saat ini Apple serius mengembangkan aplikasi dan perangkat keras yang berhubungan dengan kesehatan seperti Apple Watch yang dapat memantau glukosa.

“Kami senang dengan resolusi dari perselisihan kami dan kami berharap dapat memperluas hubungan bisnis kami dengan Nokia,” kata Jeff Williams (Chief Operating Officer Apple).

Tahun lalu, Nokia memblokir penjualan produk kesehatan Nokia dari Apple Store, baik offline mau pun online karena Nokia menggugat Apple dengan tuduhan pelanggaran paten.

Ilustrasi Nokia 3310

Ternyata ponsel Nokia yang sudah lawas tidak hanya berfungsi sebagai melakukan panggilan telepon dan berkirim pesan saja.

Di India, ponsel Nokia disulap sebagai vibrator alias alat bantu seksual untuk perempuan.

Hal itu terungkap dalam jejak pendapat Agents of Ishq dalam sebuah program yang berusaha untuk menguak tentang seks, cinta, dan gairah di India. Survei itu melibatkan 100 orang perempuan sebagai responden.

Dari survei itu, banyak featured phone Nokia yang beralih fungsi menjadi vibrator karena fungsi atau mode getarnya yang mumpuni. Getaran ponsel Nokia jadul itu cukup cepat dan keras untuk memberikan kepuasan seksual kepada perempuan.

“Ponsel lawas Nokia itu beberapa kali muncul dalam survei ini,” tulis Agents of Ishq dalam hasil survei yang dirilis awal bulan ini seperti dilansir CNET.

Nokia pun tak memberikan komentar terkait temuan dalam survei itu.

Menurut situs Homemade Sex Toys, hampir semua ponsel dengan fungsi getar bisa berubah menjadi vibrator. Cara menggunakannya juga mudah, cukup program alarm ponsel untuk bergetar alih-alih mengeluarkan suara.

Ilustrasi Nokia 5G

Nokia memperkenalkan solusi 5G First yang memungkinkan para operator untuk terhubung pada jaringan 5G. Nokia 5G First mencakup radio access network (RAN) Nokia, termasuk solusi-solusi Nokia AirScale massive MIMO Adaptive Antennas, packet core dan mobile transport, serta sebuah penawaran layanan lengkap yang menggunakan arsitektur Intel dan modem Intel 5G untuk pemanfaatan-pemanfaatan perdana pada 2017.

Samih Elhage (President of Mobile Networks, Nokia) mengataka Nokia akan memanfaatkan luasnya kepiawaian kami untuk menghadirkan sebuah solusi jaringan dan layanan 5G FIRST end-to-end yang sebenarnya.

“Nokia akan memanfaatkan teknologi tesebut untuk menjalin kerja sama dengan berbagai industri guna mengidentifikasi pemanfaatan- pemanfaatan baru dari teknologi 5G,” ujarnya.

Melalui peluncuran 5G FIRST, para operator akan memperoleh manfaat first-to-market berdasarkan spesifikasi-spesifikasi awal. Untuk memenuhi permintaan para pengadopsi awal tersebut, Nokia akan menghadirkan solusi end-to-end 5G FIRST komersial pada semester kedua tahun 2017.

Solusi 5G FIRST RAN terdiri dari Nokia massive MIMO Adaptive Antennas yang baru untuk frekuensi 3,5 GHz dan 28 GHz, AirScale System Module, serta teknologi dan software AirScale cloud RAN.

5G FIRST juga menggabungkan Cloud Packet Core Nokia yang multiakses dan Shared Data Layer Nokia sebagai bagian dari sebuah arsitektur inti cloud asli untuk
menghadirkan fleksibilitas, skalabilitas maksimal dan kinerja yang dibutuhkan para operator untuk menyajikan layanan-layanan 5G dengan cepat dan hemat.

Nokia akan bekerja sama dengan para operator guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan unik dari konsumen-konsumen mereka. Nokia telah memperluas 5G Acceleration Services mereka yang akan meliputi layanan konsultasi transformasi 5G, rancangan jaringan 5G tahap satu, serta arsitektur 5G lintas domain.

Malik Saadi (Managing Director and Vice President, Strategic Technology of ABI Research) mengatakan 5G FIRST Nokia menyajikan seluruh landasan pengembangan untuk mendapatkan memanfaatkan 5G.

“Teknologi ini memungkinkan para operator untuk melindungi dan memanfaatkan 5G,” katanya dalam siaran persnya, Minggu.

Nokia akan terus mengembangkan aplikasi-aplikasi fixed dan mobile 5G melalui kerja sama dengan perusahaan-perusahaan di komunitas 5G yang mempersatukan perusahaan- perusahaan inovatif untuk berkolaborasi dalam menciptakan konsep-konsep solusi, model-model bisnis dan uji coba pasar.

Nokia resmi meluncurkan tiga smartphone Nokia 3, Nokia 5 dan Nokia 6 dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017

HMD Global agen pemegang resmi lisensi Nokia meluncurkan tiga smartphone Nokia 3, Nokia 5 dan Nokia 6 yang berbasis sistem operasi Android dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017 di Barcelona, Spanyol.

Berikut spesifikasi lengkap ketiga smartphone Nokia itu seperti dikutip The Verge:

Nokia 3

Nokia 3 menawarkan spesifikasi yang lebih rendah. Nokia 3 menggunakan bodi berbahan polycarbonate dengan rangka logam. Sepintas, desain Nokia 3 mirip dengan seri Lumia.

Nokia 3 mengusung layar 5 inci dengan resolusi HD, SoC Mediatek 6737, CPU quad-core, RAM 2 GB, dan media penyimpanan berkapasitas 16 GB serta daya baterainya berkapasitas 2.650 mAh.

Nokia 3 mengusung kamera 8 megapixel untuk bagian depan dan belakang. Sama seperti Nokia 5, Nokia 3 menjalankan sistem operasi Android 7.1.1 Nougat. Nokia 3 hadir dengan banderol lebih murah yaitu 139 euro atau sekitar Rp2 juta.

Nokia 3 tersedia dalam beberapa warna di antaranya adalah biru, silver, matte black, dan tembaga (copper).

Nokia meluncurkan tiga smartphone Nokia 3, Nokia 5 dan Nokia 6 dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017

Nokia 5

Nokia 5 mengusung bodi logam dan mempunyai sisi yang sedikit melengkung (curve edge) sehingga sangat nyaman di genggaman. Nokia 5 memiliki layar 5,2 inci dengan resolusi HD 720p, chipset SoC Snapdragon 430, RAM 2 GB, dan media penyimpanan internal 16 GB.

Nokia 5 mempunyai kamera utama 13 megapixel dan kamera depannya 8 megapixel. Nokia 5 menggunakan sistem operasi Android 7.1.1 Nougat dan dibanderol 189 euro atau sekitar Rp2,6 juta. Smartphone itu memiliki baterai berkapasitas 3.200mAh.

Nokia 6

HMD Global telah meluncurkan Nokia 6 di Tiongkok. Dibanding Nokia 3 dan 5, Nokia 6 mengusung bentang layar yang lebih besar 5,5 inci dengan resolusi 1.920 x 1.080 pixel, Snapdragon 430, RAM 3 GB dan ruang penyimpanan 32 GB.

Nokia 6 memiliki kamera utama 16 megapixel dengan fitur autofocus, wide-angle dan dual tone flash. Sedangkan, kamera depannya beresolusi 8 megapixel.

Dalam ajang MWC 2017, Nokia juga meluncurkan Nokia 6 edisi spesial Nokia 6 Arte Black yang mengkilap. Selain itu, Nokia 6 mengusung kapasitas memorinya RAM 4 GB dan ruang penyimpanan eksternal 64 GB.

Nokia membanderol Nokia 6 dengan harga US$242 atau sekitar Rp3,2 jutaan untuk varian matte dan US$ 315 atau sekitar Rp4,2 jutaan untuk varian glossy. Sama seperti Nokia 3 dan 5, Nokia 6 juga menampilkan berbagai warna seperti matte black, silver, biru, tembaga (copper) serta glossy black (edisi spesial).

Ilustrasi New Nokia 3310

HMD Global sebagai agen pemegang resmi lisensi Nokia resmi meluncurkan feature phone New Nokia 3310 dengan banderol terjangkau hanya 50 euro atau Rp.700.000.

“Nokia 3310 adalah ponsel yang pertama terjual secara masif dan ada rasa nostalgia dan kasih sayang untuk itu,” kata Ben Wood (Konsultan Teknologi CCS Insight) kepada BBC.

New Nokia 3310 menawarkan varian yang sedikit berbeda dengan sebelumnya seperti layarnya berukuran lebih besar dan lebih melengkung. Uniknya, New Nokia 3310 menawarkan keypad numerik khas feature phone.

Di bagian bawah layar, ada tiga tombol fisik yang terdiri dari tombol untuk menerima panggilan, tombol navigasi/menu, dan tombol menolak panggilan. Memori internalnya sendiri berkapasitas 16 MB dan mampu menampung 2.000 nomor kontak.

New Nokia 3310 memiliki dimensi yang lebih tipis dan layar yang lebsar dibanding Nokia 3310. Layarnya juga merupakan layar berwarna dengan resolusi 240 x 320 pixel, bukan lagi layar monokromatik (hitam-putih) seperti Nokia 3310.

Ilustrasi New Nokia 3310

Untuk menambah kesan klasik, New Nokia 3310 miliki game Snake, khas ponsel-ponsel Nokia di jaman dulu. New Nokia 3310 memiliki baterai berkapasitas 1.200 mAh seperti dikutip laman Nokia.

New Nokia 3310 mempunyai removable battery berkapasitas 1.200mAh. Nokia mengklaim waktu standby-nya bisa mencapai 1 bulan dan waktu bicaranya (talk time) mencapai 22 hari. Jika baterai habis, pengguna bisa mengisi daya melalui port USB yang menjadikannya lebih mudah.

Nokia pun membenamkan fitur Dual SIM pada New Nokia 3310 terbaru dengan penambahan kartu memori eksternal hingga 32 GB. New Nokia 3310 mengusung kamera belakang dengan resolusi 2 megapixel dengan dukungan lampu flash LED.

HMD Global sendiri tidak menyebutkan sistem operasi yang digunakan pada New Nokia 3310 tetapi kemungkinan besar ponsel itu menjalankan sistem operasi Series 30+ buatan Nokia.

New Nokia 3310 bisa internetan dengan Opera Mini, mendengarkan radio, menonton video, hingga bermain game lain. Konektivitasnya tetap menggunakan jaringan GSM.

HMD Global berencana menjual ponsel dual-SIM itu pada kuartal kedua 2017. Pengguna pun bisa memilih berbagai warna menarik seperti Merah Terang (glossy), Dark Blue (matte), Kuning Terang (glossy) dan Abu-abu (matte).

Ilustrasi New Nokia 3310

Saat ini ponsel dengan desain feature phone bukanlah pilihan lagi karena terkesan jadul dan semua orang sudah beralih ke smartphone layar sentuh.

Sayangnya, Anda pecinta Nokia harus gigit jari lantaran HMD Global selaku pemegang merek Nokia tidak akan mengubah desain New Nokia 3310 yang akan hadir minggu depan.

Menurut sumber internal, New Nokia 3310 mengusung desain feature phone dan sistem operasi Android. Bentuk tampilannya pun tidak banyak berubah dari Nokia 3310 yang hadir pada 2000.

Perbedaannya terletak pada berat dan ketebalannya saja. New Nokia 3310 akan terlihat lebih ramping dan ringan seperti dilansir Gizmochina.

Nokia 3310 mengusung layar monochromatic 84 x 84. Namun, New Nokia 3310 akan mengusung layar yang resolusinya tidak terlalu tinggi jadi kekuatan baterainya akan bertahan lama.

Versi Evan Blass

Informasi berbeda disampaikan Evan Blass, mantan jurnalis yang dikenal suka memberi bocoran gadget baru di Twitter lewat akun @evleaks.

Evan menyebutkan bahwa New Nokia 3310 akan hadir dengan layar berwarna (bukan monokrom) dan menjalankan sistem operasi Series 30, bukan Android.

New Nokia 3310 juga bakal tersedia dalam beberapa pilihan warna, yaitu merah, hijau dan kuning. Menariknya, casing berwarna ini bisa ditukar-pasang.

“Bayangkan gabungan desain seperti Nokia 3310 lama dan Nokia 150 baru,” kicau Evan.

HMD Global akan meluncurkan New Nokia 3310 bersamaan dengan Nokia 3, Nokia 5, dan Nokia 6 dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2017, Barcelona, Spanyol.

Ilustrasi N Series

HMD Global, pemegang lisensi perangkat Nokia akan kembali menghidupkan merek Nokia N Series yang sangat populer pada era kesuksesan pada tahun 2000 dan mengembalikan masa kejayaan merek Nokia.

Hal itu terungkap dari langkah HMD Global yang mengajukan kembali merek dagang N Series di situs State Administration for Industry and Commerce (SAIC) di Tiongkok.

Ada kemungkinan, Nokia N Series terbaru akan menyasar kelas menengah, lantaran HMD Global telah memperkenalkan Nokia P1 untuk pasar premium.

Nokia pertama kali merilis Nokia N Series pada 2005. Beberapa jenis smartphone yang masuk dalam lini N Series yaitu N70, N90 dan N91, N71, N80 dan N92, N72, N73, N93, N75, N95, N76, dan N77 dan masih banyak yang lainnya.

Ponsel Nokia N Series mengusung sistem operasi (OS) Symbian dan OS MeeGo yang saat itu mendukung teknologi wireless berkecepatan tinggi 3G atau LAN dan multimedia digital seperti pemutar musik, foto atau video, gim, serta layanan internet.

Kemudian, Nokia menggantikan Nokia N Series dengan lini Nokia Lumia yang berbasis sistem operasi Windows Phone seperti dikutip Ubergizmo.

Jika HMD Global benar-benar menghidupkan kembali Nokia N Series, maka Nokia N Series akan mengusung spesifikasi canggih seperti prosesor kelas atas, OS Android dan ukuran RAM yang lebih besar.

HMD Global pun telah menjual Nokia 6 di pasar Tiongkok dan telah mendapatkan respon positif dari pasar.

TERBARU

Proyek kacamata pintar Google Glass sempat dimatikan oleh Alphabet, induk perusahaan Google, pada tahun 2015. Tetapi sekarang, Google Glass lahir kembali dengan fokus bisnis yang baru di industri enterprise.