Tags Posts tagged with "Smartphone"

Smartphone

Oppo menghadirkan jajaran Selfie Expert dalam tiga varian yaitu F1, F1 Plus, dan F1s yang diluncurkan ke pasar secara berurutan dalam jenjang waktu beberapa bulan saja. Secara garis besar, ketiganya menyasar kelas menengah dan ditujukan bagi pengguna yang membutuhkan smartphone dengan kemampuan kamera mumpuni.

Desain yang digunakannya tidak jauh berbeda dengan seri-seri sebelumnya. Namun, secara umum smartphone ini paling mirip dengan F1 Plus. Desain unibody berbahan aluminium alloy dengan dimensi yang tipis serta lapisan layar lengkung 2.5D, membuat Oppo F1s terlihat elegan. Oppo menempatkan kartu SIM dan micro-SD dalam satu kompartemen yang ditempatkan pada selot di sisi kanan yang bersebelahan dengan tombol power. Tombol volume ditempatkan di sisi kiri, dan di bagian bawah terdapat port audio, micro-USB, serta speaker stereo. Karena dibuat di tanah air, otomatis Oppo F1s sudah mendapatkan sertifikasi TKDN. Oleh karena itu, Oppo F1s sudah mendukung jaringan 4G pada kedua selot kartu nano-SIM-nya.

Oppo F1s memiliki tombol Home fisik yang juga berfungsi sebagai pemindai sidik jari. Menariknya, sensor ini tidak hanya bisa digunakan untuk membuka layar saat terkunci, tetapi juga sebagai shortcut untuk menjalankan perintah lainnya. Secara keseluruhan, ada lima perintah berbeda yang bisa dijalankannya dan pengguna bisa menentukan sendiri kelima perintah tersebut. Setiap perintah bisa dibedakan sesuai dengan jari tangan pengguna. Misalkan, jari telunjuk untuk membuka layar, ibu jari untuk melakukan panggilan telepon, dan seterusnya.

Jika bagian depan memiliki warna putih, bagian belakang Oppo F1s memiliki tiga pilihan warna yaitu gold, white, dan rose gold. Kamera utamanya sendiri ditempatkan di pojok kiri atas bersebelahan dengan lampu kilat.

Sebagai camera-phone, Oppo F1s mengedepankan kamera depan yang memiliki resolusi 16 megapixel dibanding kamera utama yang memiliki resolusi 13 megapixel. Sebagai pendukung, aplikasi kamera menyertakan berbagai pilihan untuk menghasilkan foto dan video yang menarik serta kreatif. Di kamera depan, terdapat pilihan Time Lapse, Video, Photo, Beauty, dan Panorama, mirip dengan pilihan pada kamera utama. Namun, kamera depan memang menawarkan pilihan filter yang lebih sedikit dibandingkan dengan kamera utama.

Yang agak disayangkan adalah kamera depan tidak menyediakan lampu kilat. Sebenarnya, banyak smartphone yang tidak menyertakan lampu kilat pada kamera depannya. Namun, karena Oppo F1s ditujukan bagi penggila selfie, kami menilai ketiadaan lampu kilat membuatnya kurang lengkap. Sebagai pengganti, Oppo menyertakan fitur flash melalui aplikasi.

Kamera utamanya memiliki pilihan yang lebih lengkap. Yang paling menarik adalah pilihan Manual atau Expert Mode yang menyediakan beragam opsi seperti AWB, Exposure, ISO, Shutter, Focus, serta yang terbilang menarik adalah pilihan format RAW. Dengan aneka opsi ini, pengguna bisa mengeksplorasi kemampuan kamera dalam mengambil gambar atau video pada berbagai kondisi.

Melihat hasil yang diperoleh dari pengujian, terlihat bahwa Oppo F1s menghasilkan skor yang cukup baik. Tidak hanya itu, kami juga mencoba menjalankan beberapa game yang diwakili oleh Mortal Kombat X, UFC, dan Asphalt 8: Airborne. Hasilnya? Semua bisa dijalankan dengan lancar.

Kami melakukan pengujian daya tahan baterai menggunakan PCMark for Android dengan tingkat kecerahan layar yang diatur ke posisi maksimal. Dengan kapasitas baterai 3.075 mAh, simulasi yang dilakukan PCMark for Android menunjukkan bahwa baterainya mampu bertahan selama 6 jam 24 menit.

Selot Kartu
Hanya memiliki satu selot, dua kartu nano-SIM serta kartu micro-SD menggunakan satu kompartemen yang sama.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Sensor Fingerprint
Tombol Home juga berfungsi sebagai sensor fingerprint yang bisa pula difungsikan untuk mengaktifkan lima perintah berbeda.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Jaringan 4G
Kedua selot kartu nano-SIM sudah mendukung jaringan 4G LTE yang mendukung kecepatan internet sampai 150 Mbps.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

User Interface
Oppo F1s menggunakan Android 5.1 Lollipop dengan tampilan antarmuka ColorOS 3.0 yang ringan. Smartphone ini juga mengadopsi banyak fitur yang biasa ditemukan pada smartphone kelas menengah ke atas.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamera Mumpuni
Pilihan Expert Mode memungkinkan pengguna mengeksplorasi kemampuan kamera utama secara lebih luas. Sementara kamera depannya mengandalkan fitur Beautify untuk selfie.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil uji

PengujianOPPO F1s
AnTuTu Benchmark 6.2.141261
PCMark – Work Performance3676
3Dmark - Ice Storm8413
3Dmark - Ice Storm Extreme4970
3Dmark - Ice Storm Unlimited7537
GeekBench 4 - Single Core645
GeekBench 4 - Multi Core2515

PLUS: Desain keren, ada fitur fingerprint, tersedia Expert Mode pada kamera utama serta dukungan format RAW, resolusi kamera depan enam belas megapixel, layarnya dilapisi Gorilla Glass 4, user interface-nya ringan.

MINUS: Kamera depan tanpa flash, tidak ada fitur fast charging.

SpesifikasiOPPO F1s
ProsesorMediaTek MT6750 (quad core Cortex-A53 1,5 GHz & quad core Cortex-A53 1 GHz)
RAM3 GB
Chip grafisMali-T860 MP2
Kapasitas simpan internal32 GB
Selot SIMDual SIM (nano)
Jaringan selulerGSM/HSPA/LTE
Dukungan koneksiWi-Fi 802.11 a/b/g/n, Wi-Fi Direct, hotspot, Bluetooth 4.0, GPS, A-GPS, jack audio 3,5 mm, micro-USB, USB-OTG
KameraBelakang: 13 MP, dual LED flash, video 1080p/Depan: 16 MP, screen flash, video 1080p
LayarIPS LCD 5,5 inci 1.280 x 720 pixel @ 267 ppi, Corning Gorilla Glass 4
Kapasitas bateraiLi-ion 3.075 mAh
Dimensi/bobot15,45 x 7,6 x 0,74 cm/160 gr
Sistem operasiAndroid 5.1 Lollipop (ColorOS v3.0)
Situswww.oppo.com
Garansi1 tahun
HargaRp3.799.000

Smartphone kini bukan saja merupakan alat komunikasi, melainkan juga merupakan perangkat hiburan, alat kerja, bahkan alat permainan. Nah untuk membantu para pengguna smartphone dan komputer tablet menikmati permainan dalam perangkatnya secara maksimal, produk ini pun dihadirkan.

Merupakan sebuah gamepad berbasis Bluetooth, produk ini akan bisa dipasangkan dengan aneka smartphone atau komputer tablet via koneksi Bluetooth. Perangkat ini memiliki joystick dan empat buah tombol layaknya gamepad pada umumnya.

Produk ini mengunggulkan kemampuan pengoperasian dengan satu tangan sehingga sangat cocok dipakai saat pengguna memakai cardboard virtual reality seperti Google Cardboard atau VR Box. Selain bisa dipakai untuk memainkan aneka game, produk ini juga bisa dipakai sebagai mouse pada komputer dan laptop, serta sebagai pengontrol media saat memutar musik.

Produk ini sendiri memiliki dimensi 118 x 33 x 42 mm sehingga bisa dikemas dengan mudah dan dibawa ke mana saja tanpa merepotkan penggunanya. Produk ini juga ditenagai oleh dua buah baterai AAA baik yang bisa diisi ulang maupun yang bukan sehingga mudah diganti saat diperlukan.

Informasi:
Harga: Rp27.900
Kontak: JakartaNotebook, (021) 5698 5511

Audience members use virtual reality headsets to experience a series of travel, work and play situations as Brian Krzanich, Intel chief executive officers, speaks at a company news conference on Wednesday, Jan. 4, 2017, in Las Vegas. Intel Corporation presents new technology at the 2017 International Consumer Electronics Show. The event runs from Jan. 5 to Jan. 8, 2017, in Las Vegas. (CREDIT: Walden Kirsch/Intel Corporation)

Perusahaan riset IDC memprediksi pertumbuhan perangkat virtual reality (VR) akan mencapai tiga kali lipat pada tahun ini karena pabrikan elektronik agresif meluncurkan produk dan layanan terbaru berbasis VR.

Pada kuartal pertama tahun ini, perusahaan elektronik mengirimkan perangkat Tracker berbasis VR dan Augmented Reality (AR) sebanyak 2.3 juta dengan dominasi headset VR sebanyak 98 persen.

Banyak produk-produk VR di pasar membuat pertumbuhan perangkat itu sangat cepat dan pelanggan memiliki banyak pilihan dan sadar akan potensi pasar perangkat headset VR tersebut.

Tentunya, pertumbuhan industri VR memiliki tantangan tersendiri. Karena itu, industri harus mengedukasi pelanggan terhadap potensi headset VR.

“Pasar headset VR masih muda dan pelanggan mulai tertarik dengan perangkat VR,” kata Jitesh Ubrani (Senior Research Analyst IDC’s Mobile Device Trackers) seperti dikutip IT Pro.

“Tantangan terbesar industri VR adalah miskinnya konten VR yang tersedia di pasar,” ujarnya.

Headset VR yang paling laris pada kuartal pertama tahun adalah Samsung Gear VR yang berkolaborasi dengan Oculus, disusul Sony dengan Playstation VR, HTC’s Vive dan Facebook Oculus Rift.

Meskipun pengiriman perangkat headset AR naik 77 persen setiap tahunnya, pasar headset AR masih kecil jika dibanding VR. IDC melihat teknologi AR masih baru dan pengguna lebih memilih menggunakan smartphone untuk merasakan konten-konten AR.

“Pasar AR masih sangat baru. Kami mengharapkan pelanggan merasakan kesan pertama AR melalui kamera dan layar perangkat mobile mereka seperti smartphone dan tablet,” kata Tom Mainelli (Vice President of Devices and AR/VR at IDC).

Kabar gembira untuk para pehobi dan pencinta konten live streaming. Pasalnya vendor smartphone asal Taiwan, Asus baru saja menelurkan seri terbarunya yang mengunggulkan fitur live streaming.

Hal ini dimungkinkan karena ZenFone Live ZB501KL mengusung fitur BeautyLive. Teknologi ini bekerjanya layaknya fitur beautification pada wajah saat hendak melakukan swafoto atau selfie. Jika biasanya fitur beautification akan membuat wajah pengguna tampak cerah saat foto, maka di ZenFone Live, fitur tersebut juga akan bekerja di sepanjang video atau live streaming berlangsung.

Bersamaan dengan peluncuran ZenFone Live, Asus juga memperkenalkan dua brand ambassador terbarunya, yakni Sheryl Sheinafia dan Tatjana Saphira.

“Siapapun itu, apakah dia selebritis atau bukan, terkenal atau tidak, bahkan berparas menarik atau biasa saja, semua bisa mem-framing dirinya dengan sebuah benda kecil bernama smartphone, kemudian berbagai kisah secara real time melalui live streaming,” ucap Galip Fu (Country Marketing Manager, ASUS Indonesia).

Galip menyebutkan, fitur BeautyLive ini tidak hanya sekedar membuat paras semakin menarik, namun juga memudahkan pembuat konten untuk melakukan streaming hanya dengan sekali klik. Cara kerja fitur ini yaitu dengan mengombinasikan algoritma software yang pintar dan akselerasi hardware untuk secara otomatis memuluskan kulit dan menghapus noda. Selanjutnya fitur ini akan mengintegrasikan hasilnya dengan Facebook, Instagram, YouTube, dan hampir 30 layanan live-streaming populer lainnya.

“Intinya, dengan ZenFone Live, pengguna dapat mengatur dan menyiarkan penampilan sempurna mereka sepanjang sesi live-streaming kepada seluruh pemirsa mereka,” seru Galip.

Asus ZenFone Live membekal kamera belakang 13MP dengan aperture f/2.0 serta five-prism lens. Sama seperti jajaran smartphone Asus ZenFone lainnya, ZenFone Live juga menggunakan teknologi low-light yang tersedia pada ASUS PixelMaster Camera. Teknologi low-light tersebut mampu meningkatkan sensitivitas cahaya, mereduksi noise dan meningkatkan kontras warna hingga 400 persen.

Untuk melengkapi modus pemotretan, Asus ZenFone Live juga memiliki 12 mode yang dapat dipilih. Selain real-time Beautification, yang merupakan fitur andalan ZenFone Live, tersedia pula modus Low Light untuk memotret di tempat redup, Super Resolution untuk menangkap foto resolusi lebih tinggi, dan modus-modus lainnya.

Panel display smartphone ini memiliki bentang layar 5 inci dan memiliki resolusi HD (1280 x 720) serta punya bezel yang tipis yakni 2,36mm. Screen to body ratio-nya atau luas keseluruhan permukaan layar yang terpakai mencapai 75 persen. Artinya, pengguna akan dibuat nyaman dengan luas layarnya yang cukup besar. Bagian pinggirnya dilengkapi dengan fitur 2,5D sehingga berbentuk agak melengkung. Tampilan ini menimbulkan kesan yang premium pada perangkat tersebut.

Untuk jeroannya, ASUS menyematkan prosesor Qualcomm Snapdragon quad core berkecepatan 1,4GHz. Komponen kartu grafis pada SoC (System on Chip) Adreno 305. Untuk memori penyimpanan internal tersedia opsi sebesar 16GB dan 32GB. Sementara RAM-nya tersedia sebesar 2GB. Zenfone Live memiliki baterai sebesar 2.650mAh. Baterainya sendiri dapat bertahan hingga 471 jam untuk waktu talk time.

Selain itu, demi mendukung aktivitas live-streaming secara mulus, Asus ZenFone Live juga mendukung konektivitas data 4G LTE kepada kedua slot SIM yang disediakan. Namun hanya satu kartu SIM yang dapat aktif di jaringan 4G di satu waktu. Agar optimal, tambah Galip, akses Internet yang perlu didapat oleh pengguna saat melakukan live streaming dengan BeautyLive adalah di atas 1,5Mbps. Asus membanderol ZenFone Live seharga Rp1.799.000.

Samsung Iris Scanner 1

Salah satu nilai jualan smartphone Samsung Galaxy S8 adalah inovasi pemindai keamanan Iris Scannernya. Sayangnya, terobosan sistem keamanan Iris Scanner sangat lemah dan bisa dibobol hanya dengan lensa kontak mata bahkan foto mata saja. Sangat mudah, bukan?.

Pemindai mata itu berfungsi untuk membuka smartphone yang terkunci hanya dengan melihatnya. Samsung pun mengklaim sistem keamanannya itu sangat canggih dan sulit dibobol karena menggunakan iris mata penggunanya.

“Pemindai iris ini hampir tidak mungkin ditiru,” tulis Samsung dalam lamannya seperti dikutip BBC.

Para periset Chaos Computer Club (CCC) bisa mengelabui Iris Scanner Galaxy S8 dengan foto mata saja. Pihak Samsung mengatakan kepada BBC bahwa mereka bungkam dan belum mengetahui masalah tersebut.

Para periset itu mengatur keamanan telepon dengan memakai mata seorang relawan yang menggunakan pemindai iris S8. Lalu mereka mengambil foto salah satu mata relawan, menggunakan kamera digital dengan pengaturan penglihatan infra merah pada malam hari. Setelah mencetak gambar, para peneliti kemudian menaruh lensa kontak di atas foto tersebut.

Tim periset itu mengunggah sebuah video yang menunjukkan smartphone Galaxy S8 yang bisa membuka kunci keamanan saat melihat foto mata palsu. Hasilnya, gambar mata palsu atau bukan pemiliknya bisa langsung membuka Galaxy S8.

Cara membobol Iris Scanner

Ironisnya lagi, kelompok hacking itu juga mengatakan kalau hasil terbaik untuk ‘”mengelabui” pemindai iris di Galaxy S8 justru dilakukan oleh mesin printer bikinan Samsung sendiri.

“Kami mendapatkan hasil terbaik dengan printer laser buatan Samsung,” imbuhnya.

Padahal, Samsung mengatakan teknologi pemindaian iris mata-nya sudah melewati ‘pengujian yang ketat’ untuk ‘mencegah berbagai upaya yang membahayakan keamanannya.

Ken Munro (Pakar keamanan) mengatakan inovasi iris scanner Galaxy S8 tetap memiliki kelemahan.

“Secara pribadi, saya lebih memilih sidik jari untuk membuka telepon. Jari-jari Anda sudah memegang telepon Anda, jadi mengapa tidak menggunakan jari saja daripada mengayunkan telepon di depan wajah Anda,” ujarnya.

“Jika Anda ingin benar-benar aman, pilihlah sidik jari dan nomor rahasia. Jika Anda harus membuka dengan iris, maka berjalanlah dengan mata terpejam, agar selaput pelangi mata Anda tidak bisa difoto,” ucapnya.

Ilustrasi Kecanduan Sosial Media 1

Sebuah studi terbaru mengungkapkan Instagram adalah sosial media paling buruh dan bisa menggangu mental anak muda. Survei itu melibatkan sebanyak 1.479 anak muda yang berusia 14-24 tahun.

Koresponden survei itu mengatakan Instagram memberikan dampak positif dalam mengungkapkan kebebasan berekspresi dan jati diri tetapi aplikasi berbagi foto itu memberikan dampak negatif dalam bentuk tubuh dan menyebabkan insomnia.

Ilustrasi Kecanduan Sosial Media

Berikut tanda-tanda Anda ketagihan sosial media seperti dikutip Telegraph :

1. Anda tidak bisa memakan di restoran sebelum mengeluarkan smartphone dan memotret masakan yang Anda ingin makan. Kemudian, Anda memposting makanan itu di media sosial.

2. Pertama kali yang Anda lakukan ketika Anda bangun tidur adalah meraih dan mencek sosial media di smartphone dan Anda meletakan smartphone di samping tempat tidur Anda.

Sebelum tidur, biasanya Anda memeriksa sosial media Anda untuk mengetahui berapa banyak orang yang komentari sosial media Anda.

3. Biasanya, anak Anda memposting foto Anda di Facebook ketika membaca dongeng atau cerita sebelum tidur.

4. Anda tidak bisa pergi ke kamar mandi tanpa mengecek berapa banyak orang yang menyukai foto Anda terlebih dahulu.

5. Anda lebih menyukai update dan tampilan Facebook Anda. Anda pun lebih menyukain cuitan Anda di Twitter dan foto Anda sendiri yang nongol di Instagram.

6. Anda selalu menuliskan update atau berkomentar ketika ingin bekerja, makan siang, pulang dari kantor dan hingga sampai pulang ke rumah.

7. Anda pun langsung mengucapkan belangsungkawa di media sosial ketika Anda orang terkenal, selebritis atau tokoh masyarakat yang meninggal dunia.

8. Anda kerap menuliskan frase kata “lol” media sosial ketika Ada seseorang yang melawak, termasuk menuliskan dan “hashtag” di percakapan normal.

Lenovo K6 Power

Lenovo Smartphone Indonesia hari ini meluncurkan smartphone Lenovo K6 Power generasi terbaru sekaligus menjadi penerus Lenovo K4 Note dan Lenovo K5 Plus. Lenovo K6 Power dapat memenuhi kebutuhan hiburan untuk generasi millennial.

Lenovo K6 Power menawarkan desain unibody metal yang ramping dengan finishing elegan serta pilihan warna Dark Gray dan Silver.

“Lenovo K6 Power membantu Anda terhubungkan ke dunia dengan cara yang imersif dan dengan daya besar,” kata Adrie R. Suhadi (Country Lead, Lenovo Mobile Business Group Indonesia) katanya di Jakarta, Rabu.

Adrie R mengatakan selama ini Lenovo adalah perintis berteknologi virtual reality untuk pengguna mainsteam melalui peluncuran Lenovo K4 Note dan Lenovo K5 Plus di pertengahan tahun 2016.

“Kedua smartphone ini mendapatkan sambutan luar biasa dari para pengguna yang ditunjukkan dengan terjualnya ribuan unit dalam beberapa jam saja melalui flash sale Lazada,” ujarnya.

Lenovo K6 Power menawarkan layar 5 inci dengan resolusi full high-definition dengan kerapatan 441 ppi dan speaker suara Dolby Atmos.

Dengan Lenovo K6 Power, pengguna bisa menonton video full HD, memainkan games HD dan menikmati visual dengan kualitas tajam serta virtualized 360° surround sound dari Dolby Atmos.

“Kombinasi layar Full HD dan output suara yang sempurna menjadikan Lenovo K6 Power superstar multimedia yang tak tertandingi dalam memberikan pengalaman yang mengesankan,” ucapnya.

Lenovo K6 Power juga menawarkan kamera belakang dengan 13 megapixel dan teknologi PDAF (phase detection autofocus) yang memungkinkan Anda merekam video full HD untuk mengabadikan momen-momen penting.

Untuk kamera depannya, Lenovo K6 Power mengusung kamera depan dengan resolusi 8 megapixel yang memanjakan pecinta selfie dan cepat mengabadikan momen-momen menyenangkan dengan teman dan keluarga.

Hebatnya, Lenovo K6 Power memiliki kapasitas baterai 4000 mAh yang dapat bertahan selama satu hari penuh untuk bermain games, berseluncur di dunia maya atau mengakses jejaring sosial.

“Lenovo K6 Power dilengkapi dengan fitur penghemat daya dan membantu smartphone aktif 3-4 kali lebih lama dari durasi normalnya,” pungkasnya.

Lenovo K6 Power mendukung semua jaringan 4G LTE dan VoLTE di Indonesia. Dengan penyimpanan tertanam 32GB dan bisa ditambah hingga 128GB dengan kartu microSD, Lenovo K6 Power akan tersedia dalam varian warna Dark Grey dan Silver dengan harga Rp 2.399.000 di Lazada, mulai 18 – 25 Mei.

Setiap pembelian Lenovo K6 Power, konsumen berhak mendapatkan VR glasses AntVR secara gratis dan paket data Smartfren hingga 37GB untuk 1 tahun.

Asus ZenFone 2 yang masuk ke Indonesia di tahun lalu mendapat sambutan hangat dari penggemarnya, khususnya para pemikat smartphone dengan spesifikasi mumpuni berharga miring. Di tahun 2016 ini, Asus pun melanjutkan seri ketiga ZenFone melalui peluncuran ZenFone 3 yang hadir dengan perbaikan di beberapa sisi.

Seperti juga ketika Asus memperkenalkan ZenFone 2 dalam beberapa seri, demikian halnya dengan ZenFone 3. Namun, yang akan dibahas kali ini adalah Asus ZenFone 3 ZE520KL (Z017DB). Kode Z017DB merujuk pada varian terbaru sebagai versi global dari ZE520KL yang eksis semenjak Mei 2016 lalu. Versi global ini disebut juga WW alias WorldWide. Maksudnya, versi ini sudah kompatibel dengan jaringan seluler di beberapa negara Asia Tenggara termasuk di Indonesia.

Saat pertama kali memegang Z017DB, kesan premium langsung terasa. Untuk tipe ini, Asus memilih desain serbakaca Corning Gorilla Glass 3 yang melengkung pinggirnya alias 2,5D. Tak hanya layar depan, bagian belakang Z017DB pun dilapisi Corning Gorilla Glass.

Menurut kami, desain serbakaca (full glass) inilah yang menyebabkan ZenFone 3 terasa licin dan terasa cepat panas saat digenggam. Asus ZenFone 3 sendiri diklaim sebagai smartphone pertama di Indonesia yang dibekali prosesor Qualcomm Snapdragon 626 (octa core Cortex-A53 2,0 GHz).

ZenFone 3 ditawarkan dalam dua ukuran layar, yakni 5,2” dan 5,5”. Demikian juga dengan kapasitas RAM yang memiliki dua opsi, yakni 3 GB dan 4 GB, serta kapasitas storage masing-masing 32 GB dan 64 GB. Tampilan layar Z017DB pun terlihat terang. Hal ini wajar mengingat Asus melengkapi produk ini dengan layar IPS+ yang diklaim juga lebih hemat daya. Produk ini juga dilengkapi dengan resolusi Full-HD, dengan kerapatan pixel sekitar 424 ppi.

Sesuai tagline yang diusung, “Built for Photography”, salah satu bagian yang menjadi daya tarik Z017DB adalah kamera. Keseriusan Asus menggarap seri ini pun tampak jelas dengan adanya mode Manual yang disertakan pada produk ini. Ini kian menambah kesan DSLR dalam genggaman. Kamera utamanya mengusung resolusi 16 MP, sedangkan kamera depannya memiliki resolusi sebesar 8 MP. Dengan resolusi tersebut, Z017DB cukup mumpuni untuk melakukan aktivitas selfie. Keunggulan lain dari kamera ZenFone 3 adalah adanya sensor Sony Exmor RS IMX298 yang berpadu dengan software PixelMaster 3.0. Perangkat lunak ini juga dikenal kaya fitur fotografi. Kualitas 4K yang disematkannya juga mampu memanjakan pengguna yang hobi membuat video pendek.

Hadir menjadi penerus PixelMaster 2, PixelMaster 3.0 yang dibenamkan di ZenFone 3 menawarkan beberapa pembaruan. Beberapa mode fotografi yang dibenamkan Z017DB di antaranya adalah Auto, Manual, HDR Pro, Beautification, Low Light, QR Code, GIF Animation, Panorama, Miniature, Time Rewind, Slow Motion, dan Time Lapse.

Teknologi laser autofocus yang disematkannya pun akan membantu proses pembidikan objek berlangsung secara lebih cepat. Adanya sistem TriTech auto-focus, yang menggabungkan pendeteksi kontras untuk continuous focus, laser auto-focus generasi kedua dengan jarak fokus hingga 1,2 meter, dan juga phase-detection, juga sangat membantu ketika pengguna mengambil gambar.

Ketiga teknologi fokus tersebut membuat Z017DB mampu menghadirkan auto-focus secara cepat, mencapai 0,03 detik dalam kondisi apapun. Fitur ini pula yang mendukung pengguna mendapatkan continuous autofocus pada saat membidik objek. Seri ini tersedia dalam empat pilihan warna, yakni Sapphire Black, Moonlight White, Aqua Blue, dan Shimmer Gold.

Desain Serbakaca
ZenFone 3 (Z017DB), baik sisi depan maupun belakang menggunakan desain serbakaca Corning Gorilla Glass 3.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kamera dan Sensor Fingerprint
Lensa kamera terlihat lebih menonjol, diapit laser autofocus dan LED. Sementara pemindai sidik jari berbentuk lonjong, memudahkan jari telunjuk atau tengah menggapainya. Ini berbeda dengan produk lain yang biasanya berbentuk bulat atau kotak.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hybrid
Selot kartu SIM terdiri dari dua jenis berbeda, yaitu micro-SIM sebagai kartu pertama dan nano-SIM untuk kartu kedua sekaligus memori eksternal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Aplikasi Kamera dan Video
Aplikasi kamera memiliki banyak pilihan fitur dan efek, baik manual atau otomatis. Salah satu mode-nya, yaitu Children akan memberi efek musik untuk anak-anak. Sementara fitur video sudah mendukung rekaman video berkualitas 4K.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

USB Type-C
ZenFone Z017DB menggunakan port USB 2.0 Type-C yang memiliki fitur antiterbalik dan mendukung pengisian daya lebih cepat.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil uji

PengujianAsus Zenfone 3
AnTuTu Benchmark 6.2.162749
PCMark – Work Performance4593
3Dmark - Ice StormMaxed Out
3Dmark - Ice Storm Extreme8122
3Dmark - Ice Storm Unlimited13892
GeekBench 4 - Single Core843
GeekBench 4 - Multi Core4027

PLUS: Desain premium, kinerja mumpuni, ada sensor fingerprint, fitur kamera mumpuni, termasuk video 4K.

MINUS: Jika tanpa cover/case tambahan terasa licin digenggam, bagian belakang mudah terlihat kotor.

SpesifikasiAsus Zenfone 3
ProsesorQualcomm Snapdragon 625 octa core 64-bit 2 GHz
RAM4 GB/3 GB RAM
Chip grafisAdreno 506 650 MHz
Kapasitas simpan internal32 GB + 5 GB ASUS webstorage gratis
Selot SIMDual SIM (micro-SIM + nano/micro-SD)
Jaringan selulerGSM 850/900/1.800/1.900, HSDPA 850/900/1.900/2.100, LTE band 1 (2.100), 2 (1.900), 3 (1.800), 5 (850), 8 (900), 26 (850), 28 (700), 39 (1.900), 40 (2.300), Speed HSPA 42,2/5,76 Mbps, LTE Cat6 300/50 Mbps
Dukungan koneksiWi-Fi 802.11ac, MiMO Wi-Fi,Bluetooth 4.2, USB Type-C, Fingerprint sensor
KameraBelakang: 16 MP Sony Exmor RS IMX298, f/2.0, Laser/Phase Detection Autofocus, OIS (4-axis), dual-LED (dual tone) flash, Geo-tagging, touch focus, face detection, panorama, HDR/Depan: 8 MP, f/2.0, 1080p
Layar5,2” FHD 1.920 x 1.080, Super IPS+ display with 178° wide view angle, Corning Gorilla Glass 3 display
Kapasitas baterai2.600 mAh non-removable
Dimensi/bobot14,69 x 7,4 x 0,77 mm/144 gr
Sistem operasiAndroid M with next-gen ZenUI 3.0
Situswww.asus.com
Garansi1 tahun
HargaRp4.099.000

Aplikasi efek foto atau video tak henti-hentinya hadir di platform Android. Hal yang wajar bila mengingat pengguna smartphone makin narsis saja. Salah satu aplikasi efek foto dan video yang cukup unik adalah Sketch Camera.

Jika pada umumnya aplikasi efek kamera akan memberikan efek terhadap file foto yang disimpan di smartphone atau setelah foto diambil dengan kamera smartphone, Sketch Camera akan langsung menampilkan efek pada tayangan pratinjau di layar smartphone. Dengan demikian pengguna akan langsung tahu hasil efek yang diterapkan terhadap foto yang akan diambil. Jika foto diambil terlebih dahulu, seringkali hasil fotonya bagus, tapi setelah diberi efek hasilnya tidak memuaskan.

Sketch Camera dilengkapi dengan cukup banyak efek, dan setiap efek memiliki opsi tertentu yang dapat diatur untuk memberikan hasil yang lebih sesuai dengan keinginan. Sketch Camera dapat memanfaatkan baik kamera depan maupun kamera belakang smartphone.

Hasil yang bisa didapatkan juga tidak hanya berupa foto, namun juga berupa video. Foto maupun video yang diambil akan secara otomatis disimpan pada folder yang diberi nama sketch_camera.

Ilustrasi Vivo V5s

Vivo resmi meluncurkan smartphone Vivo V5s yang menawarkan kamera selfie beresolusi tinggi sebesar 20 megapixel dan menyasar kelas menengah.

“Kami masih mengandalkan kamera depan sebesar 20 megapixel pada Vivo V5s,” kata Kenny Chandra (Product Manager PT Vivo Mobil Indonesia) di Jakarta, Rabu.

Vivo V5s mengusung layar 5,5 inci dengan resolusinya 1.280 x 720 pixel (HD) dan lapisan kaca anti gores Gorilla Glass 3, chip MediaTek MT6750 dengan CPU octa core, RAM 4 GB, dan media internal 64 GB serta tambahan kartu microSD hingga 256 GB.

Vivo V5s mengusung kamera belakang 13 megapixel dengan LED flash, pemindai sidik jari, baterai 3.000 mAh, dukungan dual SIM card, serta OS Android 6.0 Marshmallow dan antar muka UI Funtouch OS 3.0.

Vivo V5s menawarkan fitur New Soft Light yang mengeluarkan cahaya dari layar depan untuk menerangi wajah pengguna ketika mengambil gambar. New soft light juga mengeluarkan cahaya yang lebih natural dan halus.

“Fitur selfie softlight membuat hasil foto jadi lebih baik dan lebih natural,” ujarnya.

Kemudian, ada fitur Fingerprint Launch yang dapat mengaktifkan ponsel dalam keadaan terkunci dengan sensor sidik jari. Kemudian, Vivo V5S memiliki App Clone yang membuat pengguna bisa memiliki dua akun pada media chatting, seperti WhatsApp, Line, atau BBM.

Di Indonesia, Vivo membanderol V5s dengan harga Rp3,8 juta dan tersedia dengan warna Gold dan Rose Gold. Pemesanan Vivo V5s sudah bisa dilakukan sampai dengan tanggal 12 Mei 2017 di JD.ID maupun di Vivo Store seluruh Indonesia.

TKDN dan R&D

Oppo memastkan telah memenuhi peraturan pemerintah terkait Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 30 persen.

“Kami memenuhi peraturan Pemerintah soal TKDN yang saat ini telah mencapai 32 persen. Kami menjadi satu-satunya pabrikan smartphone yang mampu menembus peraturan regulasi Pemerintah,” kata James Wang (CEO Vivo Indonesia).

Vivo pun berencana membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) di Indonesia dan Indonesia akan menjadi pusat riset dan pengembangan Vivo yang kedelapan di dunia. Ada tujuh pusat riset Vivo lainnya berlokasi di beberapa kota di Tiongkok dan Amerika Serikat.

“Pasar di Indonesia itu besar, karakter orang pakai ponsel juga berbeda-beda di masing-masing negara. Karena itu, kami ingin membangun pusat riset dan pengembangan di Indonesia (R&D) untuk mengetahui keinginan konsumen,” ujar Kenny.

Kenny mengatakan R&D Vivo di Indonesia akan fokus mengembangkan software. “Untuk pusat riset (di Indonesia), lebih jauh untuk pengembangan software,” jelasnya.

TERBARU

Mengusung jargon Selfie Expert, Oppo F1s memiliki resolusi kamera depan yang lebih besar dibanding kamera utama.