Tags Posts tagged with "sony"

sony

Kamera terbaru dari Sony, α9

Akhirnya, Sony Indonesia memperkenalkan kamera full-frame mirrorless terbarunya Sony A9 dan tiga lensa Sony G terbaru yang melengkapi jajaran lensa profesional di Indonesia.

Kamera yang mengadopsi sensor 35mm full frame itu merupakan penerus dari seri Alpha 7.

“Sony Alpha hadir dengan sensor full frame terbaru yang memungkinkan fotografer mengambil gambar dengan cepat dan tanpa suara. Ditambah 693 titik autofokus,” Kazuteru Makiyama (Presiden Direktur Sony Indonesia) dalam siaran persnya, Selasa.

Sony A9 memiliki desain bodi yang sangat mirip dengan A7 dan sensornya mampu mengambil video 4K yang merupakan hasil downsampling dari 6K. Kamera full-frame itu juga memiliki port ethernet, dua slot SD Card, dan baterai yang mampu bertahan lebih lama.

Hebatnya, Sony A9 mampu mengambil gambar di 20 fps sebanyak 241 file RAW atau 362 file JPEG sekaligus. Kemampuan Sony A9 itu mampu mengalahkan kemampuan kamera DSLR khusus untuk olahraga seperti Canon 1DX Mark II dan Nikon D5. Canon 1DX Mark II sendiri hanya mampu mengambil gambar di 14 fps.

Sony A9 juga memiliki shutter elektronik yang mampu memotret hingga 1/32000 detik dan teknologi 4D Focus, termasuk sistem AF 693 point.

Rahasia kecanggihan Sony A9 terletak pada sensor dan prosesor gambarnya. Sony A9 mengusung sensor CMOS full-frame beresolusi 24,2 megapixel dan prosesor gambar BIONZ X terbaru yang kemampuan kerjanya 20 kali lebih kencang dari kamera Sony A7. BIONZ X juga menghasilkan rentang ISO dari 100 sampai 51.200, dan dapat diperluas hingga 204.800.

Sony memastikan kehadiran Sony A9 tidak akan mematikan pasar kamera Sony A7 karena Sony A9 memiliki segmentasi pengguna yang berbeda. Jika A7 fokus ke resolusi gambar (A7R Series) dan tingkat sensitivitas sensor (A7S Series), A9 lebih fokus kepada kecepatan.

“Kamera ini tidak akan menjadi pesaing A7 karena A9 lebih mengutamakan kecepatan. Kamera (A9) ini tidak hanya untuk kalangan profesional, tetapi juga menyasar mereka yang hobi dengan fotografi,” ujarnya.

Sony baru akan menjual Sony A9 di Indonesia pada Juli-Agustus mendatang. Sayang, Sony Indonesia masih belum mau membocorkan harga kamera ini.

Sony akan meluncurkan perangkat virtual reality-nya yaitu PlayStation VR (PS VR), Oktober 2016.

Headset virtual reality (VR) mulai menunjukan taringnya di pasar, menyusul tingginya permintaan perangkat VR tersebut. Sony mengumumkan perangkat VR PlayStation telah terjual sebanyak 1 juta unit

“Salah satu faktor yang membuat PSVR sangat laku di pasar adalah harganya yang relatif terjangkau,” kata Atsushi Morita (Presiden Sony Interactive Entertaiment) seperti dilansir BBC.

Harga PSVR memang jauh lebih murah dibanding kompetitor lainnya seperti perangkat VR Oculus Rift, dan HTC Vive. Sony membanderol PSVR senilai US$399 atau sekitar Rp5,3 juta.

Sedangkan kompetitornya, Oculus Rift dibanderol Rp6,6 juta, itu pun belum termasuk controller senilai Rp1,3 juta. HTC Vive justru lebih mahal lagi dengan harga US$799 atau sekitar Rp10,6 juta.

Andrew House (Kepala Eksekutif Global Sony) mengatakan Sony menargetkan penjualan satu juta unit PSVR hingga pertengahan April 2017. Namun, angka penjualannya sudah mencapai 915 ribu unit pada Februari 2017.

“Angka ini di luar ekspektasi eksekutif Sony,” ujarnya.

Faktor kedua, penjualan PlayStation 4 dan PlayStation 4 Pro yang laris manis juga ikut mendongkrak penjualan PSVR. Saat ini pangsa pasar PS4 jauh lebih besar ketimbang rival utamanya Xbox One.

Faktor Ketiga, Sony juga rajin mengupdate konten game terbaru yang bisa dimainkan lewat VR. Salah satu game PSVR paling laris adalah Star Trek: Bridge Crew.

Meski demikian, penguasa pangsa pasar headset VR saat ini masih diduduki oleh Samsung dengan penjualan 5 juta unit Gear VR. Sementara itu, HTC Vive tertinggal di posisi ketiga dengan 420.000 unit dan Oculus Rift dengan 243.000 unit.

Meski lebih banyak terjual, Galaxy VR dan PlayStation VR jelas memiliki segmen yang beda. Sebagai pembanding, harga Galaxy VR hanya di kisaran Rp 1,5 juta, sementara PlayStation VR banderolnya mencapai Rp 6 jutaan.

Meski begitu Sony optimis penjualan PlayStation VR masih akan terus naik. Apalagi saat ini ada sebanyak 60 juta pemilik konsol PlayStation 4, sehingga potensinya masih sangat tinggi.

President Director of Sony Indonesia – Kazuteru Makiyama

Sony Indonesia menunjuk Kazuteru Makiyama sebagai Presiden Direktur yang baru dan akan menjalankan tugasnya sebagai Presiden Direktur mulai tanggal 1 April 2017, menggantikan Kikuo Okura.

Kazuteru Makiyama telah menjadi bagian dari Sony sejak 1998. Ia memulai karir luar negerinya di bidang sales dan marketing pada 2007 di Dubai. Kemudian ia mengambil tantangan baru di Arab Saudi sebagai kepala kantor perwakilan Sony Arab Saudi pada 2011.

“Saya sangat bersemangat dan tertarik untuk dapat memimpin Sony Indonesia. Indonesia merupakan penugasan luar negeri saya yang ke-empat dan kebetulan ke-empatnya adalah Negara-negara Muslim,” katanya dalam siaran persnya, Selasa.

Pada 2014, Makiyama menjabat Managing Director Sony di Eurasia (Turki). Selama masa tugasnya, Ia harus bekerja di lingkungan bisnis Turki yang sangat menantang dan fluktuatif.

“Telah menjadi ambisi saya untuk mengenal budaya baru dan bertemu dengan orang, teman dan tim baru. Saya sangat suka bekerja dan berbincang dengan tim lokal dan rekan-rekan, serta berbagi momen baru bersama,” ujarnya.

Makiyama mengatakan SONY memiliki kejutan WOW untuk semua, termasuk kamera Alpha terbaru, Televisi OLED baru, Headphone dengan fitur Noise Cancelling, PlayStation VR, dan masih banyak lagi.

“Tanpa mengerti dan beradaptasi pada keunikan sebuah budaya, kami tidak akan bisa membidik konsumen secara tepat di tempat dan waktu yang tepat,” ucapnya.

Sony memiliki misi untuk melakukan segala sesuatu agar produk WOW sesuai dengan apa yang diinginkan potensial.

“Saya sangat menantikan untuk dapat bertemu dengan banyak orang dan menjalin banyak hubungan pertemanan dan kerjasama baru, pungkas kata Kazuteru Makiyama.

Ilustrasi sensor Sony IMX 390

Mobil tanpa sopir menawarkan prospek bisnis menguntungkan dan pengalaman menarik bagi industri otomotif di masa depan. Karena itu, banyak pabrikan otomotif dan teknologi yang berkolaborasi untuk mewujudkan mimpi tersebut.

Berbeda dengan mobil konvensional, mobil tanpa sopir membutuh banyak sensor-sensor canggih termasuk sensor kamera untuk memindai lingkungan sekitar, melihat rambu lalu lintas dan terpenting memastikan keselamatan pengemudinya.

Biasanya, sensor kamera standar memiliki masalah flicker (efek kedipan) karena perbedaan interval scanning sensor dan nyala lampu, seperti yang terjadi apabila sebuah kamera diarahkan ke layar televisi.

Karena itu, Sony akan membuat sebuah sensor CCD terbaru IMX390 yang menawarkan teknologi anti-flicker pada sensor kamera tersebut. Hal itu membuat mobil tanpa sopir mampu menangkap gambar rambu-rambu yang mengeluarkan cahaya lampu LED.

Sensor kamera IMX390 itu memungkinkan sebuah mobil tanpa sopir untuk bisa “melihat” sekitarnya terutama rambu-rambu lalu lintas dengan lebih akurat.

Sensor kamera IMX390 juga sudah mengadopsi teknologi HDR (high-dynamic range) untuk memperluas tangkapan rentang total kamera dan membuat mobil tanpa sopir mampu melihat jalan saat kondisi kontras tinggi.

Hal itu merupakan inovasi terbaru dari Sony karena sensor kamera mobil tanpa mobil saat ini hanya menyediakan salah satu teknologi saja, HDR atau anti-flicker. Sony IMX390 menggabungkan kedua fitur itu dalam satu sensor seperti dikutip PC World.

Rencananya, Sony akan mulai mengapalkan sensor IMX390 pada Mei 2017.

Sony A9 1

Sony meluncurkan kamera mirrorless full-frame A9 yang memiliki kemampuan menjepret foto hingga 20 frame per detik (fps) tanpa blackout (jeda berwarna hitam), mengingat kamera akan mengalami blackout atau jeda yang menampilkan frame berwarna hitam untuk memotret secara beruntun (burst).

Hal itu berkat Sony A9 mengusung teknologi baru yang mencegah blackout. Dengan kecepatan continuous shooting 20 fps, Sony A9 mampu memotret kurang lebih hingga 241 foto berformat RAW secara terus menerus atau sekitar 362 foto berformat JPEG.

Sony A9 mengusung sensor CMOS 24,2 megapixel, silent shutter tanpa distorsi, high-speed tracking dengan perhitungan hingga 60 AF/AE perdetik dan autofocus hingga 693 titik atau 93 persen dari keseluruhan frame.

Di bagian belakang, ada sebuah stik yang memudahkan fotografer untuk mempermudah memilih titik fokus ini. Sony A9 mengusung electronic viewfinder (EVF) yang memiliki resolusi 3.686-dot dengan kecepatan gambar 120 fps seperti dikutip Peta Pixel.

Sony A9

Sony pun memasang 5-axis in body stabilization pada Sony A9 untuk menstabilkan gambar ketika memotret atau merekam video. Sony A9 sanggup merekam gambar dengan resolusi 4K.

Sony A9 memiliki port ethernet untuk memindahkan data dengan cepat, dua slot SD Card untuk memasukkan memori penyimpanan dan baterai yang mampu menjempret 480 foto dalam sekali pengisian.

Sony akan menjual seri A9 pada 25 Mei 2017 dengan banderol 4.500 dollar AS atau sekitar Rp60 juta.

Ilustrasi Sony A7R II

Sony berhasil mengkudeta posisi Nikon di pasar kamera full-frame interchangeable lens sekaligus menjadi produsen kamera terbesar ke dua setelah Canon yang berada di peringkat pertama.

NPD Group’s Retail Tracking Service melaporkan data penjualan kamera antara Januari – Februari 2017. Sony merupakan satu-satunya produsen kamera yang memiliki peningkatan penjualan dua digit yaitu 23 persen untuk kamera full-frame.

Kesuksesan Sony berkat penjualan dua kamera mirrorless full-frame terbaru yaitu A7R II dan A7S II yang laris di pasar. Kedua, kamera itu memiliki kualitas sensornya yang bagus dan Sony merupakan satu-satunya pemain di pasar mirrorless yang bermain di lensa full-frame.

Menurut DXOMark, saat ini Sony adalah pemimpin di kualitas sensor kamera. Sony juga mengklaim penjualan kamera full frame-nya tumbuhan hingga 5 persen seperti dikutip Peta Pixel.

Sony pun mengakui tanpa kehadiran A7R II dan A7S II membuat pertumbuhan pasar kamera full frame-nya turun 2 persen. Meski demikian, penjualan kamera secara keseluruhan mengalami penurunan yang tinggi karena runtuhnya pasar kamera saku yang kini digantikan oleh smartphone.

Ilustrasi Sony A7R II

Cepat Bangkit

Gempa yang mengguncang pulau Kyushu di barat daya Jepang setahun lalu memengaruhi produksi sensor gambar Sony di pabrik Kumamoto. Pabrik Kumamoto terkena gempa selama tiga hari mulai 14 April tahun lalu. Skala terukur 7,3 skala Richter terbesar, merusak struktur inti pabrik, merusak peralatan khusus.

Sony pun menunjuk Hiromi Suzuki, insinyur Veteran yang berpengalaman 33 tahun untuk memimpin kembali pabrik Kumamoto.

“Daripada menciptakan sesuatu untuk dilihat manusia, sensor gambar akan lebih banyak digunakan oleh mesin untuk diperhatikan,” kata Suzuki, pemegang beberapa paten teknologi.

Tim Suzuki berhasil membuat Kumamoto kembali naik satu bulan lebih cepat dari jadwal dan membantu Kazuo Hirai (Chief Executive Officer Sony) memotong $540 juta dari kerugian operasi dan membantu Sony mempertahankan pangsa pasarnya.

“Mereka menangani pemulihan gempa dengan baik, bahkan sampai mengorbankan bisnis kamera mereka sendiri untuk melindungi pelanggan,” kata Damian Thong (Analis Macquarie).

Tim Suzuki berhasil memangkas masa pemulihan dari empat bulan menjadi tiga bulan. Setelah pulih, Sony memposisikan bisnis untuk menangkap lebih dari 49 persen pangsa pasar yang dipegang oleh Techno Systems Research.

Saat ini pabrikan smartphone sudah memasang kamera ganda pada smartphone-nya seperti iPhone 7 Plus dan Huawei P9 untuk mensimulasikan efek “bokeh” yang mengaburkan latar belakang dan memberikan gambar tampilan profesional yang glossy.

“Dengan peggunaan kamera ganda yang meningkat, akan menuntut lebih banyak sensor gambar,” kata Tetsuo Omori (Analis Techno Systems).

Omori memperkirakan pasar akan tumbuh hingga sepertiga menjadi $12,7 miliar pada 2020. “Kuncinya, bagaimana Sony menangani investasi modal. Pabrik sudah berjalan dengan kapasitas penuh,” pungkasnya.

Nintendo Switch

Kini perusahaan teknologi kerap menggelar sayembara berhadiah untuk menguji kerentanan sistem keamanannya.

Nintendo pun akan memberikan 20.000 dollar AS atau sekitar Rp265,3 juta bagi siapapun baik ahli pemrograman atau hacker yang sukses menemukan bug di dalam konsol game Switch.

Saat ini Nintendo sudah memberikan hadiah kepada tiga pemburu bug seperti dikutip Phone Arena.

Minimal, para penemu bug akan mendapatkan 100 dollar AS atau sekitar Rp1,32 juta. Jumlah itu akan diberikan kepada masing-masing orang atau tim yang berhasil menemukan celah keamanan dalam konsol Nintendo Switch.

Nintendo tidak menjelaskan kriteria bug untuk hadiah utamanya. Kemungkinan, bug itu berskala besar dan berpotensi menyerang banyak pengguna.

Secara umum, kriteria bug itu harus meliputi bug soal privilege esscalation, penyanderaan kernel, atau penyanderaan ARM TrustZone.

Setelah bug ditemukan, Nintendo akan membuat perbaikan atau pencegahannya sehingga tidak menjadi masalah di kemudian hari.

Sony Xperia XZ Premium

Sony telah kehilangan taringnya di pasar smartphone, terlihat smartphone flagship Sony tidak berdaya mengalahkan smartphone flagship Apple, Samsung dan pabrikan smartphone asal Tiongkok.

Pada kuartal IV 2016, pabrikan smartphone asal Jepang itu hanya berhasil menjual 5 juta unit smartphone. Jauh dari penjualan kompetitornya yang mencapai angka 70 jutaan unit.

Perusahaan riset IDC pun memprediksi divisi smartphone Sony pun akan bangkrut.

Untungnya, Sony pun membantahnya dan memastikan akan tetap bertahan di pasar smartphone. Namun, Kazuo Hirai (CEO Sony) mengungkapkan Sony tidak akan meladeni dan memenangi persaingan pasar smartphone dengan Apple dan Samsung.

“Kami tidak akan memenangi persaingan dengan smartphone Apple dan Samsung. Sony berusaha mempertahankan eksistensinya di sana untuk menyongsong “perubahan tren” di masa depan,” katanya.

“Kalau kami keluar dari pasar smartphone. Itu sama saja kami menyerah dan kehilangan relasi dengan rekanan retailer dan operator di seluruh dunia,” ujarnya seperti dikutip Australian Financial Review.

Hirai melihat pasar smartphone akan mengalami perubahan tren setiap 10 tahunnya. Hirai optimis teknologi Virtual Reality (VR) akan memegang peranan penting di pasar smartphone. Sony sudah memiliki teknologi VR sendiri dalam perangkat PS4 VR.

“Pasar VR akan sukses. Bukan hanya untuk bisnis video game, tapi mendorong unit-unit bisnis Sony lainnya,” ucapnya.

Ilustrasi VAIO Phone A

Tentu Anda masih ingat dengan nama brand VAIO yang telah membesarkan Sony di jagat komputer. Sony pun telah menjual divisi PC-nya VAIO pada 2014

Kini VAIO tetap beroperasi dengan manajemen yang baru. VAIO pun meluncurkan smartpahone VAIO Phone A yang berbasis sistem operasi Android.

Sebelumnya, VAIO juga telah meluncurkan smartphone pertama VAIO Phone Biz pada Februari tahun lalu seperti dikutip The Verge.

Spesifikasi Phone Biz dan Phone A memiliki spesifikasi yang kurang lebih sama. VAIO Phone A mengusung layar HD 5.5-inci, RAM 3 GB, dan Snapdragon 617 serta sistem operasi Android serta ketersediaan dua kartu SIM.

Dilihat, spesifikasinya VAIO akan menantang langsung Sony yang menguasai pangsa pasar smartphone di Jepang sebesar 12 persen dan Apple yang berada di posisi pertama dengan pangsa pasar sebesar 47 persen.

VAIO pun tidak memiliki keinginan untuk mengganti antarmuka Phone A dari UI ke Windows 10. Sayangnya, VAIO tidak memiliki rencana untuk menjual Phone A di luar Jepang.

Sony mengembangkan teknologi yang memungkinkan sebuah smartphone bisa memindahkan daya baterai kepada smartphone lainnya

Sony sedang mengembangkan teknologi yang memungkinkan sebuah smartphone bisa memindahkan daya baterai kepada smartphone lainnya, tetapi tanpa menggunakan kabel.

Saat ini teknologi pengisian daya smartphone baru melalui kabel ke daya listrik, perantara kabel USB, dan wireless charging.

Mekanisme yang dikembangkan Sony bisa melakukan pengisian daya dan pertukaran data di antara perangkat elektronik seperti smartphone dan komputer secara nirkabel. Teknologi Sony itu mengandalkan sistem antena khusus dan sebuah aplikasi yang memandu pengguna dalam menjalankan proses koneksi dan transfer daya wireless.

Teknologi itu juga memungkinkan pengguna untuk tidak perlu lagi repot-repot membawa power bank, seperti dikutip BGR.

Anda hanyalah perlu mencari teman yang siap menjadi pendonor daya listriknya. Kemudian, Anda bisa mendekatkan kedua perangkat smartphone tersebut untuk saling berbagi kapasitas baterai.

Tentunya, kehadiran teknologi Sony itu menghadirkan pro dan kontra di mata netizen. Netizen yang pro melihat teknologi itu bisa menjadi sarana tolong menolong dan mempertemukan beberapa pengguna perangkat elektronik untuk berinteraksi di dunia nyata.

Sedangkan yang kontra, netizen melihat teknologi itu untuk mencuri kapasitas baterai smartphone lainnya yang sedang berada di dekat dengan smartphone.

Hebatnya, bukan hanya smartphone lain yang bisa dijadikan sumber pengisian daya, melainkan juga semua perangkat elektronik, misalnya kulkas, microwave, sampai mesin cuci. Syaratnya, perangkat elektronik itu harus membenamkan teknologi nirkabel yang sama dengan smartphone yang akan diisi dayanya.

Jadi, Anda tidak perlu lagi mencolokkan smartphone ke sumber listrik untuk mengisi ulang energi karena pada dasarnya, baterai smartphone Anda akan selalu dalam kondisi terisi (charged), baik saat sedang di dapur, ruang keluarga, maupun kamar tidur.

TERBARU

Kedua tablet grafis itu menawarkan kinerja yang andal dan harga yang terjangkau untuk digunakan di berbagai bidang