Find Us On Social Media :

Review Vivo V11 Pro: Pertama dengan Fingerprint Sensor di Layar

By Dayu Akbar, Jumat, 25 Januari 2019 | 06:00 WIB

Vivo V11 Pro menghadirkan fitur baru yang jarang ada pada smartphone lain berupa fingerprint sensor yang ditempatkan pada layar. Sebagai yang awal mengadopsi teknologi ini, Vivo tidak sembarangan menggunakan layar pada V11 Pro. Layarnya menggunakan panel Super AMOLED yang dikembangkan Vivo bersama dengan Synaptics.

Tidak hanya itu, layar yang digunakan memiliki tampilan lebih terang dan menghasilkan warna lebih tajam. Dengan ukuran 6,41 cm, layarnya mengusung konsep FullView display. Tampilan ini hadir dengan ukuran bezel yang sangat tipis serta notch yang dibuat lebih kecil dari biasanya. Dengan aspect ratio 19,5:9 serta screen to body ratio 91,27%, tampilan layar terlihat lebih luas dan lega. Notch kecil ini tentu jadi hal menyenangkan karena tidak banyak mengganggu pandangan saat menggunakan mode layar penuh.

Vivo V11 Pro memiliki desain kekinian yang keren. Bagian belakangnya menggunakan bahan plastik yang dilapisi material glass menyerupai kaca asli. Hadir dalam pilihan dua warna gradasi yang terdiri dari Nebula Purple dan Starry Black, unit yang kami terima memiliki pilihan warna yang pertama. Dengan sudut yang melengkung, Vivo V11 Pro tetap nyaman digenggam meski terkadang agak licin.

Sebagai penunjang kinerja, seri ini menggunakan SoC Snapdragon 660 AIE yang ditandem dengan memori utama besar 6 GB serta media penyimpanan 64 GB. Penggunaan SoC ini tidak hanya optimal untuk menjalankan beragam aplikasi, tapi juga sebagai penunjang untuk menjalankan aplikasi berbasis AI (artificial intelligence) yang disematkan pada beberapa fitur. Misalnya Smart Assistant yang dinamakan Jovi. Kependekan dari Enjoy Vivo's AI ini akan mempelajari kebiasaan pengguna dan menerapkannya setiap hari.

Dengan sistem operasi Android 8.1 Oreo, Vivo menggunakan user interface dengan nama FunTouch OS versi 4.5. UI ini menyertakan banyak fitur, dari Smart Camera yang memanfaatkan teknologi AI, Game mode untuk bermain game secara optimal tanpa gangguan, Smart Motion, Smart Split, App Clone, sampai fitur keamanan yang terdiri dari fingerprint sensor, face access, dan password.

Kamera juga menjadi hal menarik dengan hadirnya kamera utama ganda dengan resolusi 12 MP dan 5 MP serta satu kamera depan dengan resolusi 25 MP. Kami menyukai aplikasi kamera yag digunakan karena banyak pilihan pengaturan untuk menghasilkan foto sekreatif mungkin. Di antaranya, kamera utama yang menyediakan mode Professional sehingga pengguna bisa mengatur secara manual pilihan pada exposure value, ISO, shutter speed, white balance, dan autofocus. Menariknya, terdapat pilihan Google Lens yang memiliki kemampuan pengenalan gambar. Fitur ini bisa mengenali beragam objek yang dipindai melalui kamera.

Untuk anak muda generasi millennial yang suka narsis, disediakan pilihan AI Face Beauty serta AR sticker. Tidak ketinggalan fitur bokeh tidak hanya ada pada kamera depan saat selfie, tapi juga pada kamera utama. Namun karena kamera belakang memiliki dua kamera, foto dengan bokeh-nya bisa disunting, sesudah atau ketika hendak memotret. Di sini Anda bisa mengatur tingkat keburaman dengan rentang f/0,95 sampai f/16. Sementara foto dengan bokeh dari kamera depan tidak bisa disunting.

Ukuran notch dibuat minimalis dengan hanya menempatkan kamera depan serta earpiece berukuran kecil dan tanpa keberadaan flash.

Teknologi yang dulunya direncanakan bakal hadir di smartphone premium, kini hadir di Vivo V11 Pro yang menyasar kelas menengah dengan harga lebih terjangkau.

Hasil uji

AnTuTu Benchmark 7.1.0 - Score 127468
PCMark for Android 2.0.3716 - Work 2.0 Performance Score 6014
3DMark Android Edition 2.0.4580 - Ice Storm Max
3DMark Android Edition 2.0.4580 - Ice Storm Extreme Max
3DMark Android Edition 2.0.4580 - Ice Storm Unlimited 23499
GeekBench 4.2.0 - Single Core 1429
GeekBench 4.2.0 - Multi Core 5478

Kesimpulan