Find Us On Social Media :

Digabung Kemenpar, Bekraf Pamit dari Instagram dan Twitter

By Adam Rizal, Jumat, 25 Oktober 2019 | 09:30 WIB

Digabung Kemenpar, Bekraf Pamit di Instagram dan Twitter

Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) mengunggah sebuah posting di Twitter dan Instagram pada Rabu (23/10/2019). Di dalamnya terdapat gambar yang memperlihatkan sosok seseorang menghadap ke belakang.

Dia adalah Triawan Munaf yang baru saja melepas jabatannya sebagai nakhoda Bekraf setelah Presiden Joko Widodo kembali melebur lembaga tersebut dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, pos kementerian yang kini diemban oleh Wishnutama Kusubandio.

Lewat jejaring sosial Twitter dan Instagram, Bekraf pun berpamitan dan berencana bakal menutup akun di kedua jejaring sosal tersebut, ditandai tagar #BekrafPamit.

Melihat unggahan tersebut, warganet sontak membanjiri kolom komentar Instagram dan thread Bekraf di Twitter dengan ucapan terima kasih.

"Terimakasih untuk pengabdiannya Pak Triawan dan jajaran kerja lainnya. Sehat dan sukses selalu," kata @natgiography.

Akun Instagram @dicoding, platform coding online dan penyelenggara program training untuk mengembangkan para developer Indonesia, mengunggah sebuah posting khusus untuk menggambarkan rasa terima kasihnya kepada Bekraf.

Dicoding menganggap Bekraf telah membantu mengembangkan ekosistem developer Indonesia melalui pendidikan dan beasiswa yang disalurkan ke ribuan pengembang aplikasi Tanah Air.

Selain developer, ada pula netizen dari kalangan desainer visual yang menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Bekraf setelah terbantu lewat program sertifikasi 3D artist.

Sebagian besar warganet juga mengungkapkan rasa syukurnya lantaran Bekraf telah sukses meningkatkan industri kreatif Tanah Air dan mengapresiasi karya-karya buatan anak bangsa sehingga lebih dikenal oleh masyarakat luas.

 Merasa kehilangan

Selain dibanjiri ucapan terima kasih, tak sedikit pula warganet yang mengungkapkan rasa kehilangan mereka akan pamitnya Bekraf.

Sejumlah warganet membanjiri kolom komentar Instagram dan kolom balasan Twitter dengan emoticon wajah dan ungkapan rasa kehilangan.

Sebelum kembali dilebur ke bawah Kementerian Pariwisata, Bekraf sempat berdiri terpisah sebagai lembaga non-kementerian sejak 2015.

Triawan selaku kepalanya mendapat hak keuangan dan fasilitas setara menteri dan bertanggung jawab kepada presiden. Bekraf berfungsi memperkuat sektor ekonomi kreatif, termasuk perlindungan bagi beragam karya buatan seniman Indonesia.

Pada awal pembentukannya, Bekraf memiliki deputi yang bertanggung jawab untuk riset edukasi dan pengembangan, akses permodalan, pemasaran, fasilitas HAKI, direktorat hubungan antar-lembaga dan wilayah, serta infrastruktur.

Sementara itu, bidang kreatif yang menjadi tanggung jawab badan ini antara lain aplikasi dan game, arsitektur, desain interior, desain komunikasi vidual, desain produk, film, fesyen, hingga animasi video.

Bekraf juga mengurus produk-produk fotografi, kriya, dan kuliner. Selain itu, Bekraf turut mengawasi bidang penerbitan, periklanan, pertunjukan seni rupa, televisi dan radio.

Kini, Bekraf sudah resmi kembali berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif yang dinakhodai oleh Wishnutama.