Diklaim Kalahkan ChatGPT, Model AI Google Gemini Banjir Kritikan

Rabu, 13 Desember 2023 | 09:00

Ilustrasi Gemini AI.

Google baru saja meluncurkan model artificiaI intelligence (AI) atau kecerdasan buatan terbaru 'Gemini AI' yang diklaim jauh lebih pintar dibanding ChatGPT. Sayangnya, Gemini AI panen hujatan usai muncul kontroversi video demonstrasi selama enam menit itu tidak sepintar yang dikira.

Dalam video itu, chatbot AI Gemini terlihat sangat cerdas dan mampu mengenali gambar serta objek fisik dengan baik. Gemini mampu menjelaskan perbedaan gambar bebek dan mainan bebek karet. Meskipun Google mencantumkan catatan bahwa demonstrasi menggunakan gambar statis dan prompt teks untuk respons Gemini, disclaimer tersebut tidak disertakan dalam video sehingga memicu kecurigaan.

Pada kolom deskripsi video yang diunggah di YouTube, Google membubuhkan catatan khusus berbunyi: "untuk tujuan demo ini, latensi telah dikurangi, dan output Gemini telah dipersingkat agar lebih efisien". Namun, disclaimer tersebut tak disertakan dalam video. Padahal, jika catatan bersifat krusial, semestinya turut dipaparkan di video.

Setelah banjir keluhan dari pengguna, Google mengakui bahwa video demonstrasi tidak dilakukan secara real-time sehingga menambahkan ketidakjelasan terkait performa sebenarnya. Google mengaku menggunakan gambar statik dan memberikan prompt format teks untuk direspons Gemini.

Google membela video sebagai gambaran ilustratif berdasarkan petunjuk dan keluaran nyata dari pengujian. Namun, perbandingan antara kecanggihan Gemini dalam video dan kenyataan lapangan menimbulkan kenangan akan kontroversi sebelumnya terkait chatbot AI Bard.

"Video ini merupakan gambaran ilustratif tentang kemungkinan berinteraksi dengan Gemini, berdasarkan petunjuk dan keluaran multimodal nyata dari pengujian. Kami menantikan untuk melihat apa yang dibuat orang-orang ketika akses ke Gemini Pro dibuka pada 13 Desember," kata Google, dikutip dari CNBC International.

Sebagai tanggapan, Google menyatakan video demo sering disesuaikan, tetapi perluasan antara klaim dan kenyataan meninggalkan keraguan terhadap kemampuan sejati Gemini AI. Kritik terhadap kemampuan demonstrasi teknologi ini mengingatkan pada ketidakpuasan publik dan Wall Street terhadap demo AI Bard yang dianggap terburu-buru. Kejadian ini menambah catatan kontroversial Google dalam memperkenalkan produk AI.

Mirip Bard

Google Bard

Google resmi memperkenalkan chatbot Bard yang berbasis artificial intelligence (AI) untuk menandingi mesin pencari Microsoft Bing yang sudah terintegrasi dengan ChatGPT. Sayangnya, Google Bard tidak sepintar yang dikira karena salah menjawab soal anak kecil dalam video promosinya. Bard salah menjawab pertanyaan soal teleskop luar angkasa NASA yang terbaru yaitu James Webb Space Telescope (JWST).

Dari tiga pertanyaan yang diajukan, dua pertanyaan pertama dijawab dengan benar. Namun pertanyaan ketiga dijawab salah. Bard menyebut JWST adalah teleskop pertama yang bisa memotret planet di luar sistem tata surya. Padahal, foto pertama dari exoplanet ini dipotret menggunakan Very Large Telescope milik European Southern Observatory.

Tak mau menanggung malu, Google langsung menghapus pertanyaan video tersebut dan menggantinya dengan pertanyaan baru. Sayangnya, video promosi awal itu sudah tersebar luas dan terekam di media. Kesalahan Bard dalam menjawab soal anak kecil itu membuat saham Google turun USD8,04 atau 7,44 persen. Tak hanya itu, nilai valuasi Google pun turun USD100 miliar. Apalagi, Microsoft baru saja memperkenalkan Bing yang terintegrasi dengan chatbot AI ChatGPT.

Apa itu Bard?

Halaman Selanjutnya

Akhirnya, Google memperkenalkan sebuah proyek artificial intelligence…
Tag

Editor : Adam Rizal