Tags Posts tagged with "Samsung"

Samsung

Undangan peluncuran Galaxy Note 8

Samsung resmi meluncurkan undangan Galaxy Note 8 yang akan diluncurkan pada 23 Agustus 2017 di New York, Amerika Serikat.

Desain undangan Samsung juga dibuat sangat sederhana dan hanya ada kata-kata “do bigger things” seperti dikutip IB Times.

Kata-kata “do bigger things” yang mengindikasikan Galaxy Note 8 mengusung layar jumbo dan mampu mengerjakan banyak tugas. Menurut rumornya, Galaxy Note 8 mengusung layar Super AMOLED 6,3 inci dengan aspek rasio 18,5:9

Dalam undangan Galaxy Note 8 terlihat sebuah gambar desain smartphone tanpa tepi yaitu bezel-less di sisi samping dan ada sedikit bezel di sisi atas dan bawah. Hal itu menegaskan Galaxy Note 8 akan mengusung konsep infinity display Galaxy S8 dan S8+. Kemudian ada juga S-Pen yang menjadi ciri khas Galaxy Note 8.

Menurut rumornya, Galaxy Note 8 mengusung chipset Snapdragon 835 atau Exynos 8895, RAM 6 GB, memiliki kamera ganda dan kapasitas baterai 3.300.

Home automation control by smart phone. 3D rendering image. Original design.

Samsung Electronics membatalkan niatnya untuk meluncurkan speaker pintar berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) di pasar. Sebelumnya, beredar spekulasi yang menyebut Samsung akan membuat speaker pintar berbasis AI, terlebih Samsung sudah memiliki asisten suara Bixby.

“Saat ini Samsung tidak memiliki pandangan dan rencana speaker pintar berbasis AI di pasar. Saat ini Amazon menguasai pasar speaker pintar dengan Amazon Echo dan peluang keuntungan Samsung sangatlah kecil,” kata sumber internal kepada The Korea Herald.

Saat ini Amazon Echo menguasai pangsa pasar speaker pintar sebesar 70 persen. Ada juga pendatang baru Google Home dan dalam waktu dekat, Apple akan ikut bertarung.

Untuk pasar Korea Selatan sendiri, speaker pintar NUGU buatan SK Telecom menguasai pasar lokal dengan penjualan sebanyak 100 ribu unit.

“Yang terpenting, Samsung tidak akan berjuang di pasar yang belum jelas seperti AI. Samsung lebih memilih menunggu daripada langsung terjun ke pasar yang belum jelas. Saat ini Samsung masih mengembangkan Bixby,” ujar sumber tersebut.

Meskipun demikian, Samsung sedang mengujicoba Bixby pada kulkas pintar Samsung yang segera hadir di pasar.

Samsung Bixby.

Pasar Speaker Pintar

Speaker pintar AI memungkinkan pengguna memutar musik dan mendapatkan informasi melalui suara. Amazon adalah yang memelopori kelahiran speaker pintar Amazon Echo pada 2014.

Setahun kemudian, Google masuk pasar speaker pintar dengan meluncurkan Google Echo. Tahun ini, barulah Apple meluncurkan speaker pintarnya HomePod.

Perusahaan riset pasar memprediksi penjualan speaker pintar akan booming pada tahun ini. EMarketer memprediksi 35,6 juta warga AS akan menggunakan perangkat speaker pintar setiap bulannya.

Gartner memprediksi sebanyak 75 persen rumah tangga di AS akan memiliki satu speaker pintar dan 20 persen warga AS setidaknya memiliki dua, bahkan lima speaker pintar.

Raisa Andriana memamerkan Oppo F3.

Tiga vendor asal Tiongkok, Oppo, Vivo, dan Lenovo, terus menggerus pangsa pasar merek lokal dalam pasar smartphone Indonesia.

Dalam laporan terbaru IDC, diketahui bahwa pangsa pasar merek smartphone asal Tiongkok pada kuartal pertama tahun 2017 sudah mencapai 31 persen di Indonesia, sedangkan merek lokal hanya 17 persen.

Angka tersebut menunjukkan pergeseran dari data dua tahun lalu, saat merek Tiongkok hanya meraup 12 persen pangsa pasar dan merek lokal masih berjaya dengan pangsa 34 persen.

Meski demikian, pangsa pasar terbesar masih didominasi oleh merek global, seperti Samsung, Asus, dan Apple dengan angka konsisten di sekitar 47 – 51 persen.

[BACA: Siapa 5 Besar Penguasa Pasar Smartphone Tahun Ini?]

Satu-satunya merek smartphone dalam negeri yang masih mampu bertahan di empat besar pasar Indonesia adalah Advan yang berada di posisi keempat. Sedangkan posisi nomor satu ditempati oleh Samsung, diikuti Oppo dan Asus. Posisi kelima diduduki oleh Lenovo (mencakup merek Moto/Motorola).

Secara keseluruhan, angka pengapalan smartphone di Indonesia pada kuartal pertama 2017 meningkat 13 persen ketimbang tahun lalu, namun turun 15 persen jika dibandingkan dengan kuartal keempat 2016.

“Pasar smartphone di Indonesia telah berubah dengan kenyataan bahwa vendor asal Tiongkok makin agresif dalam strateginya. Bukan hanya memperbanyak lini produk, melainkan juga meningkatkan aktivitas pemasaran,” kata Risky Febrian (Associate Market Analyst, Indonesia Client Devices, IDC) dalam rilis pers.

“Inisiatif vendor asal Tiongkok ini didukung dengan dana yang besar dan membuat vendor lokal kesulitan berkompetisi dengan sumber daya terbatas,” lanjut Risky.

IDC memaparkan strategi pemasaran vendor Tiongkok yang aktif memasang iklan lewat brosur, baliho, dan tayangan televisi. Mereka juga merekrut brand ambassador yang terdiri dari selebritas dan pesohor lokal berusia muda untuk menarik segmen konsumen yang disasar.

Sedangkan vendor lokal harus mencari akal untuk menghadapi strategi pemasaran tersebut. Sejauh ini, cara yang ditempuh adalah dengan meluncurkan aplikasi dan sistem operasi buatan sendiri, misalnya Advan dengan IdOS, Polytron dengan FiraOS, dan Evercoss yang bermitra dengan Foxconn untuk menelurkan merek Luna.

Vendor lokal juga umumnya lebih berfokus memasarkan produk di daerah-daerah lapis kedua dan ketiga di pelosok Indonesia yang memerlukan smartphone dengan harga kisaran Rp2,5 juta ke bawah.

“Dalam waktu dekat, persaingan akan makin sengit di segmen menengah dengan kehadiran kembali BlackBerry dan Xiaomi, diikuti Nokia di pasar smartphone,” tutup Risky.

Samsung Galaxy S8 dan S8+.

Penjualan Samsung Galaxy S8 tidak sesuai harapan karena Samsung hanya menjual 9,8 juta unit Galaxy S8 sejak dua bulan peluncurannya, turun 20 persen dibanding pendahulunya Galaxy S7.

Padahal, Samsung berhasil menjual sebanyak 12 juta unit Galaxy S7 dalam dua bulan pertama setelah diluncurkan. Cukup mengherankan memang jika penjualan Galaxy S8 menurun karena Galaxy S8 adalah perangkat solid yang diterima dengan baik oleh para pengulas dan pengguna.

“Karena pengiriman hanya 10 juta unit, Samsung tidak mengungkapkan angka penjualan karena melambatnya penjualan. Kami menganggap penjualan S8 tidak sebagus S7,”kata seorang analis asal Korea Selatan seperti dikutip BGR.

Samsung mulai menjual smartphone flagship Galaxy S8 di tiga pasar utama Samsung yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Korea Selatan terlebih dahulu sebelum masuk ke pasar global. Berbeda dengan pendahulunya, Samsung menjual Galaxy S7 secara serentak di pasar global pada waktu yang bersamaan.

Pejabat Samsung berkilah Galaxy S8 memiliki strategi pemasaran yang berbeda dengan generasi pendahulunya. “Kami memperkirakan volume penjualan S8 sama dengan S7 untuk saat ini,” ujar pejabat tersebut.

Menurut sumber internal, Samsung juga mengurangi pesanan pasokan bahan baku smartphone flagshipnya tersebut.

Harian asal Korea Selatan, Herald melaporkan penjualan Galaxy S8 memang belum dapat mengulang kesuksesan Galaxy S7 dan memenuhi ekspektasi Samsung karena kondisi pasar ponsel pintar yang mulai jenuh.

Tak hanya Samsung, penjualan iPhone 7 pun terus merosot karena dinamika perubahan pasar. Terlebih lagi, persaingan pasar ponsel pintar semakin kompetitif daripada sebelumnya dan pengguna jarang mengupgrade perangkat mereka dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Note 8 “Lahir Prematur”

Karena melempemnya penjualan Galaxy S8, Samsung mengubah strategi peluncuran Galaxy Note 8. Samsung akan memajukan peluncurkan Galaxy Note 8 pada awal September yang rencana awalnya baru akan dijual pada akhir tahun.

Alasan lainnya, Apple akan meluncurkan iPhone terbaru pada September 2017 yang akan sangat berbeda dari semua seri iPhone terdahulu. Samsung merasa terancam dengan kehadiran iPhone terbaru itu sehingga segera meluncurkan Galaxy Note 8.

Menurut sejumlah laporan, penjualan global iPhone 8 akan dimulai pada November 2017. Samsung pun memiliki waktu dua bulan lebih awal untuk mengungguli Apple di luar Amerika Serikat (AS).

Ilustrasi Pabrik Samsung

Samsung Electronics akan menginvestasikan US$18,6 miliar atau sekitar Rp248 triliun untuk terus memimpin bisnis chipset dan layar di pasar.

Hal itu disebabkan tingginya penjualan smartphone flagship di pasar yang turut menggenjot penjualan chipset prosesor di pasar. Sebelumnya, Samsung telah berinvestasi lebih dari US$10 miliar atau sekitar Rp133,4 triliun setiap tahunnya untuk divisi chipsetnya.

Alasan lainnya, Moon Jae-in (Presiden Korea Selatan) mengajak perusahaan besar termasuk Samsung untuk menanamkan investasinya di dalam negeri supaya lebih banyak lapangan pekerjaan yang tercipta di Korea Selatan.

Saat ini Samsung meyumbang lebih dari 40 persen penjualan chipset memori di dunia. Investasi Samsung itu akan menciptakan setidaknya 440 ribu lapangan pekerjaan hingga 2021 seperti dikutip Reuters.

Selain divisi chipset, Samsung Display akan berinvestasi senilai US$ 870 juta atau sekitar Rp11,6 triliun untuk pabrik baru layar OLED di dalam negeri dan meningkatkan produksinya untuk memenuhi permintaan layar OLED.

Saat ini Samsung Display memegang 90 persen market share untuk layar OLED.

Park Ju-gun (Kepala Analis Korporat CEO Score) mengatakan Samsung semakin agresif berinvestasi di dalam negeri, setelah mengumumkan rencana untuk membangun pabrik senilai US$ 380 juta di Amerika Serikat.

“Samsung kini makin agresif melakukan investasi di dalam negeri karena iklim politik di Korea Selatan,” ujar

Samsung Galaxy Tab A 7.0 2016 merupakan pembaruan dari seri sebelumnya yaitu Samsung Galaxy Tab 3 yang hadir di tahun 2013. Perbedaan mendasar terdapat pada spesifikasi yang lebih baru, meskipun dari sisi desain tidak terdapat perbedaan yang menonjol.

Berbeda dengan smartphone, desain komputer tablet memang cenderung tidak banyak berubah. Sebagian besar komputer tablet dirancang dengan fisik unibody sehingga baterai tidak bisa dilepas sembarangan. Posisi tombol-tombol fungsi juga tidak berbeda dengan komputer tablet Samsung lainnya. Khusus pada seri ini, telah disertakan selot SIM yang mendukung kartu micro-SIM dengan koneksi sampai 4G.

Komputer tablet tersebut menggunakan dua varian SoC yaitu Snapdragon 410 dan Spreadtrum SC9830A. Produk yang kami uji ini menggunakan SoC kedua. Kapasitas memori utama 1,5 GB terbilang kecil, membuat perangkat ini kurang bertenaga saat menjalankan aktivitas multitasking. Begitu pula dengan media simpannya yang hanya berkapasitas delapan gigabyte. Ini membuat kemampuannya menyimpan data dan aplikasi menjadi sangat terbatas. Dukungan micro-SD sampai 256 GB memang sedikit membantu, namun masih banyak aplikasi yang tidak bisa dipindahkan ke kartu memori.

Dengan spesifikasinya itu, komputer tablet ini memang ditujukan bagi aktivitas hiburan dan anak-anak, meski bisa pula dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan lainnya. Hal ini terlihat dari disertakannya aplikasi Kids Mode. Fitur yang dilengkapi dengan password ini hanya akan menampilkan konten yang sudah disesuaikan dengan kebutuhan anak-anak. Via aplikasi ini,  pengguna juga bisa membatasi waktu pemakaian oleh anak-anak.

Jarang ada komputer tablet yang mengedepankan fungsi kamera. Begitu pula dengan produk ini. Fitur kameranya terbilang standar, dengan resolusi 5 MP dan 2 MP untuk kamera utama dan depan. Keduanya juga tidak menyertakan lampu kilat. Meskipun demikian, hasil jepretannya masih mencukupi untuk aktivitas pemotretan sederhana serta video call. Hal ini terbilang lumrah mengingat spesifikasi komputer tablet yang tidak terlalu mengedepankan fungsi kamera.

Koneksi 4G
Dukungan kartu micro-SIM tidak hanya bisa membuatnya bisa digunakan untuk berkomunikasi via telepon atau SMS, tetapi juga untuk mengakses Internet via koneksi 4G.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kids Mode
Dengan fitur Kids Mode, pengguna akan merasa lebih aman meninggalkan anak-anak saat menggunakan komputer tablet ini.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Hasil uji

PengujianSamsung Galaxy Tab A 7.0 2016
AnTuTu Benchmark 6.2.124167
PCMark – Work Performance3452
3Dmark - Ice Storm3384
3Dmark - Ice Storm Extreme2366
3Dmark - Ice Storm Unlimited3174
GeekBench 4 - Single Core436
GeekBench 4 - Multi Core1081

PLUS: Dukung koneksi 4G, ada fitur Kids Mode, hasil kamera utama bagus pada kondisi terang, audio bagus.

MINUS: Kapasitas memori utama dan media simpan kurang besar, kamera tanpa lampu kilat.

SpesifikasiSamsung Galaxy Tab A 7.0 2016
ProsesorSpreadtrum SC9830A (quad core Cortex-A7 1,5 GHz)
RAM1,5 GB
Chip grafisMali-400 MP2
Kapasitas simpan internal8 GB
Selot SIMMicro-SIM
Jaringan selulerGSM/HSPA/LTE
Dukungan koneksiWi-Fi (802.11b/g/n), Bluetooth 4.0, A2DP, Wi-Fi Direct, hotspot, GPS, A-GPS, GLONASS, jack audio 3,5 mm, micro-USB, USB-OTG
KameraUtama: 5 MP, autofocus, f/2.2, perekaman video 720p, Depan: 2 MP, f/2.2, perekaman video 720p
Layar7″ IPS LCD 1.280 x 800 pixel @ 216 ppi
Kapasitas bateraiLithium-ion 4.000 mAh
Dimensi/bobot18,69 x 10,88 x 0,87 cm/283 gr
Sistem operasiAndroid 5.1.1 Lollipop
Situs
Garansiwww.samsung.com/id 1 tahun
HargaRp2.499.000

Samsung membandingkan perbedaan kualitas yang dihasilkan antara UHD dengan SUHD TV.

Bisnis Samsung sedang moncer. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini diproyeksikan mencatat keuntungan terbesar sepanjang sejarah pada kuartal kedua tahun 2017.

Dalam laporan keuangannya, Samsung diperkirakan bakal menangguk keuntungan bersih sekitar 14 triliun won (sekitar US$12,11 miliar) atau naik 72 persen dibandingkan tahun lalu. Angka ini pun berada di atas perkiraan para analis yang sebelumnya mengira Samsung “hanya” akan memperoleh profit sekitar 13,1 triliun won.

Secara total, pendapatan Samsung pada kuartal kedua 2017 adalah sebesar 60 triliun won atau meningkat 18 persen daripada tahun lalu.

[BACA: Samsung Geser Intel Sebagai Produsen Prosesor Terbesar Dunia]

Seperti dilansir Reuters, Samsung tampaknya meraup untung besar dari bisnis semikonduktor dan layar OLED-nya. Di tengah seretnya suplai chip memori dan kebutuhan produsen smartphone dunia terhadap komponen tersebut dalam jumlah besar, Samsung dapat mengenakan harga tinggi untuk produk DRAM dan NAND produksinya.

Sedangkan di bisnis layar smartphone, Samsung masih bertahan sebagai pabrikan terbesar dengan pangsa pasar 27,2 persen, di atas Japan Display Inc. dan LG Display Co.

Bahkan, Samsung telah mengumumkan niatnya untuk menanam investasi US$18,6 miliar pada dua industri ini demi menjaga posisinya sebagai pemimpin pasar.

“Pada bulan Juli, harga DRAM akan naik lagi, dan mulai bulan Agustus, panel OLED akan dipesan sangat banyak oleh Apple [untuk iPhone 8],” kata Greg Roh (analis HMC Investment).

Greg pun memprediksi profit Samsung pada kuartal ketiga 2017 akan lebih tinggi dan memecahkan rekor lagi, mencapai lebih dari 15 triliun won. Apalagi, pada Agustus nanti, Samsung bakal meluncurkan phablet terbaru, Galaxy Note 8.

Sementara itu, kompatriot Samsung, LG Electronics, mengungkapkan perkiraan keuntungan sebesar 664 miliar won dan total pemasukan 14,55 triliun won untuk kuartal kedua tahun ini. Namun, bisnis smartphone LG masih merugi untuk delapan kuartal berturut-turut dengan kerugian kali ini sebesar 200 miliar won.

Samsung resmi memperkenalkan chip prosesor terbarunya Exynos 8895

Samsung akan menjadi pabrikan chip prosesor terbesar di dunia menyusul tingginya permintaan chip memori sekaligus mengalahkan dominasi Intel sebagai pemimpin pasar semi konduktor.

Pabrikan semikonduktor asal Amerika Serikat (AS) memimpin pasar chip prosesor sejak meluncurkan Intel Pentium untuk PC pada 1993. Saat itu posisi Samsung masih nomor tujuh.

Menurut Nomura Sekuritas, Samsung akan meraup pendapatan senilai US$15.1 miliar (17.2 triliun won) dari penjualan chip pada kuartal kedua tahun ini. Beda tipis dengan Intel yang meraih pendapatan US$14.4 miliar.

Jika ditotal, Nomura Sekuritas memprediksi pendapatan Samsung akan mencapai US$60.5 – 63.6 miliar. Hal itu disebabkan harga DRAM dan solid state drives (SSD) yang terus meningkat.

Biasanya, DRAM digunakan untuk komputer PC dan SSD sebagai pengganti hard disk seperti dikutip SCMP.

Lee Byung-Chul (Pendiri Samsung) membuat keputusan yang tepat dengan menanamkan investasi besar-besaran pada chip walaupun keputusan itu membuat perusahaan khawatir karena bisa membuat bangkrut.

Samsung membutuhkan satu dekade lebih untuk mengalah Intel sebagai pemimpin pasar.

Ilustrasi Samsung Bixby

Samsung akan membuat speaker pintar berbasis kecerdasan buatan Bixby sekaligus mengikuti perusahaan teknologi sebelumnya yang telah memperkenalkan speaker pintar seperti Google Home, Amazon Echo, dan Apple HomePod.

Wall Street Journal melaporkan Samsung sudah mengembangkan speaker pintar yang berkode “Vega” itu dengan memakai kecerdasan buatan milik Samsung, Bixby.

Sayangnya, Samsung belum mengungkapkan waktu peluncuran speaker pintarnya dan fitur-fitur di dalamnya.

Saat ini sudah ada 36 juta warga Amerika yang menggunakan smart speaker dan jumlahnya terus meningkat dari tahun lalu, seperti dikutip The Verge.

Amazon dengan lini produk Amazon Echo dan Echo Dot masih menguasai pangsa pasar speaker pintar sebesar 70 persen di AS.

Dengan speaker pintar, pengguna bisa mendapatkan informasi mengenai cuaca, skor pertandingan, bursa saham, dan musik yang terhubung ke aplikasi. Selain itu, pengguna juga dapat mengaktifkan dan mengontrol perangkat rumah tangga yang telah memiliki teknologi chipset.

Tidak hanya Apple dan Samsung, Microsoft juga akan meluncurkan produk speaker yang berbasis asisten pribadi pintar Cortana.

Galaxy Note 7 Tanpa Logo Samsung di Jepang 2

Samsung Electronics akan resmi menjual smartphone Galaxy Note 7 versi refurbished atau rekondisi) pada minggu ini. Samsung memastikan Galaxy Note 7 versi rekondisi itu dibuat dari smartphone Note 7 dengan baterai terbaru.

Sebelumnya, Samsung harus menarik kembali Galaxy Note 7 pada tahun lalu karena permasalahan baterai yang mudah overheat.

Samsung menamakan Galaxy Note 7 versi rekondisi itu sebagai Galaxy Note 7 Fan Edition (FE) dan akan masuk ke rak toko-toko di Korea Selatan pada 7 Juli mendatang seperti dikutip Reuters.

Rencananya, Samsung akan menjual Galaxy Note FE sebanyak 400.000 unit di Korea Selatan. Harganya, Galaxy Note FE dibanderol 699.000 won atau sekitar Rp8 juta di dalam negeri, jauh lebih rendah dari versi sebelumnya yang hampir menyentuh 1.000 dolar AS atau kisaran Rp13 juta.

Kebijakan recall itu membuat sekitar tiga juta handset Galaxy Note 7 dikembalikan ke perusahaan tersebut pada tahun lalu.

Insiden itu merugikan Samsung lebih dari 5 miliar dolar AS dari laba operasional dan merusak reputasi mereka, meskipun perusahaan telah pulih dengan kesuksesan peluncuran Galaxy S8.

Perusahaan itu juga berencana mengadakan acara peluncuran Galaxy Note 8 pada paruh kedua Agustus, kata seorang sumber kepada Reuters bulan lalu.

TERBARU

Pengguna Instagram asal Indonesia masuk ke dalam lima besar negara yang paling sering menggunakan Instagram sebagai akun bisnis.