Find Us On Social Media :

Review Acer Swift 5: Laptop Tipis dan Ringan Berprosesor Intel Terkini

By Dayu Akbar, Minggu, 5 Juli 2020 | 16:00 WIB

Acer Swift 5

Acer kembali memperbarui laptop seri Swift 5 yang kali ini sudah menggunakan prosesor Intel Core Generasi ke-10 dengan codename Ice Lake. Seri Swift sendiri memiliki keunggulan berupa desain yang ringkas dan bobot yang ringan. Dengan kombinasi tersebut, seri Swift 5 ditujukan untuk produktivitas, hiburan, dan mobilitas.

Seri Swift 5 terbaru ini hadir dalam dua varian yang dibedakan berdasarkan prosesor yang digunakan, yaitu Intel Core i5-1035G7 dan Intel Core i7-1065G7. Adapun unit yang kami uji menggunakan tipe yang pertama dengan nama lengkap Acer Swift 5 SF514-54GT-50KV.

Mengejar desain ringan, tetapi tetap kokoh, bodinya menggunakan perpaduan campuran magnesium lithium dan campuran magnesium aluminium.

Dari sisi desain, Swift 5 tampil minimalis sesuai dengan warna birunya atau yang disebut Acer dengan Charcoal Blue. Seperti disebut sebelumnya, bobotnya sangat ringan yaitu hanya 0,99 kg. Tidak hanya itu, ketebalannya pun tipis, sekitar 1,5 cm saja. Namun jangan khawatir, meski bodinya terkesan agak ringkih, bodinya menggunakan logam, tepatnya perpaduan campuran magnesium lithium dan campuran magnesium aluminium.

Antara bodi bawah dan layar terdapat engsel atau hinge warna emas berukuran panjang. Engsel ini juga berfungsi untuk mengangkat landasan kibor beberapa derajat untuk kenyamanan saat mengetik. Engselnya ini bisa ditekuk sampai kemiringan sekitar 115°. Saat dimiringkan, di dekat engsel terdapat lubang untuk pembuangan udara panas.

Yang paling menarik dari ketersediaan porta adalah hadirnya USB Type-C yang sudah mendukung Thunderbolt 3.

Walau bukan merupakan 2 in 1, Acer Swift 5 menggunakan layar sentuh jenis kapasitif. Layar sentuh ini lebih ditujukan untuk kepraktisan saat mengoperasikan atau menjalankan suatu fungsi. Hal tersebut dikarenakan pada paketnya tidak terdapat pena digital alias stylus yang biasanya untuk penggunaan yang butuh akurasi lebih seperti menggambar. Panel layarnya sendiri adalah IPS.

Layarnya tidak dilapisi kaca pada bagian luarnya sehingga membantu mencapai bobotnya yang ringan itu. Dengan ukuran 14 inci, layarnya terlihat lebih lega karena bezel-nya memiliki ukuran tipis. Layarnya pun menggunakan lapisan matte yang enak dipandang meski banyak cahaya di sekitar karena tidak terdapat pantulan yang bisa mengganggu.

Tombol kibornya memiliki backlight berwarna putih yang memiliki dua pilihan tingkat kecerahan yang bisa diakses melalui tombol Windows+F8.

Area kibornya masih punya desain, tata letak, sampai font yang sama dengan seri Swift sebelumnya. Tombol-tombolnya punya backlight berwarna putih yang cukup nyaman digunakan saat gelap. Pasalnya, lampu LED-nya menyala tidak hanya pada bagian bawah tombol, melainkan juga pada hurufnya. Kibor tersebut tampil minimalis tanpa tombol makro ataupun area numpad. Untuk touchpad-nya juga standar dan tanpa ada tombol fisik tambahan. Meski enak untuk navigasi, menjalankan fungsi klik kiri dan kanan kurang nyaman sehingga butuh pembiasaan.

Layaknya laptop yang mengejar dimensi tipis dan untuk kebutuhan umum, prosesor yang digunakan merupakan seri berdaya rendah. Intel Core i5-1035G7 sendiri menggunakan technology node 10 nm, frekuensi kerja yang tidak terlalu tinggi, serta memiliki TDP 15 W; demi mengejar efisiensi dan suhu rendah.

Sebagai laptop untuk berbagai keperluan umum termasuk bekerja, Acer menambahkan sensor sidik jari untuk membatasi akses ke perangkat.

Acer Swift 5 dilengkapi pula dengan kartu grafis tambahan NVIDIA GeForce MX250. Tersedianya NVIDIA GeForce MX250 tentu membantu kinerja laptop sehubungan grafis 3D. Sementara, memori utamanya, memiliki kapasitas 8 GB dengan konfigurasi kanal tunggal yang tidak bisa ditingkatkan. Adapun media simpannya, hanya tersedia satu tempat yang sudah terisi dengan SSD 512 GB.

Untuk melihat suhu Acer Swift 5 saat terbebani penuh, kami menjalankan Cinebench R20. Suhu paling rendah adalah 49° C dan tertinggi 88° C, dengan rata-rata 66° C. Suhu tersebut memang cukup dingin untuk kegiatan yang menguras sumber daya prosesor. Sementara, untuk performanya, saat kegiatan bersangkutan, frekuensi kerja rata-ratanya pada kisaran 1,8 GHz. Meski frekuensi kerjanya tidak terlalu tinggi, performanya bagus; skor Cinebench R20 pada multicore adalah 1061 pts.

Kibor chiclet cukup nyaman digunakan, meski ada sedikit kekurangan pada tombol Caps Lock yang tidak dibedakaan saat aktif atau tidak.

Pada pengujian baterai kami menggunakan dua skenario; menggunakan PCMark 10 dengan skenario Modern Office yang menyimulasikan penggunaan ala perkantoran modern, serta menonton video Full HD secara terus-menerus. Pada skenario pertama, baterainya mampu bertahan 5 jam 32 menit, sedangkan pada skenario kedua baterainya bertahan 8 jam 11 menit. Waktu ini terbilang baik dan cukup nyaman digunakan untuk bekerja ataupun bersantai menjelajahi internet saat nongkrong di café atau mal tanpa terhubung dengan jala-jala.

Saat berbeban penuh, suhu rata-rata prosesor yang terpantau oleh HWiNFO ada pada kisaran 66° C yang terbilang adem.

Kesimpulan

Acer Swift 5 terbaru cocok bagi mereka yang mengutamakan portabilitas dan performa yang bagus. Namun, untuk menghindari panas berlebih serta mendapatkan suara sistem pendingin yang lebih hening, penggunaan yang ideal untuk Acer Swift 5 terbaru adalah yang tidak menguras sumber daya komputasi dalam jangka waktu lama.

 

Plus: Dimensi tipis dan bobot ringan, prosesor terbaru kencang dan hemat daya, relatif dingin meski digunakan untuk pekerjaan berat, ada backlight pada kibor, ada sensor sidik jari, layar sentuh.

Minus: Bodi terkesan ringkih, touchpad kurang nyaman, tombol Caps Lock tanpa pembeda saat aktif.

 

Hasil Uji

Pengujian

Acer Swift 5 (SF514-54GT-50KV)

(Intel Core i5-1035G7, RAM 8 GB LPDDR4, Intel Iris Plus Graphics + NVIDIA GeForce MX250 2 GB)
3DMark Pro Edition 2.10.6799 – Time Spy 875
3DMark Pro Edition 2.10.6799 – Night Raid 7992
3DMark Pro Edition 2.10.6799 – Fire Strike 2280
PCMark 10 Pro Edition 2.0.2144 3670
PCMark 10 Pro Edition 2.0.2144 – Essentials 7248
PCMark 10 Pro Edition 2.0.2144 – Productivity 6062
PCMark 10 Pro Edition 2.0.2144 – Digital Content Creation 2650
SiSoft Sandra 2020 – Aggregate Arithmetic 74,39 GOPS
SiSoft Sandra 2020 – Aggregate Multimedia 241 Mpix/s
SiSoft Sandra 2020 – Aggregate Memory 28,69 GB/s
Cinebench R20 – CPU 1020 pts
Aliens vs Predator Benchmark 1.03 (1.366 x 768 piksel) 67,5 fps
Aliens vs Predator Benchmark 1.03 (1.920 x 1.080 piksel) 39,1 fps
Transcoding video (HandBrake 1.3.0 – 64 bit)* 6 menit 7 detik
Transcoding audio (Lame Front-End 1.8)* 1 menit 4 detik
Memutar video Full HD (Battery Meter)** 8 jam 11 menit
PCMark 10 Pro Edition 2.0.2144 Battery – Modern Office** 5 jam 32 menit

*lebih cepat lebih baik, **lebih lama lebih baik

 

Spesifikasi

Prosesor Intel Core i5-1035G7 (quad core HT 1,2 GHz, turbo 3,7 GHz)
RAM 8 GB LPDDR4
Chipset Terintegrasi pada prosesor
Kartu Grafis Intel Iris Plus Graphics + NVIDIA GeForce MX250 2 GB
Media simpan SSD PCI-Express 512 GB
Fasilitas Wi-Fi 802.11ax, Bluetooth 5.0, USB 3.1, USB 2.0, HDMI, USB Type-C, audio (combo), webcam
Layar 14″ IPS 1.920 x 1.080 piksel, sentuh
Kartu suara Synaptics
Sistem operasi Windows 10 Home Single Language
Baterai 55 Wh
Dimensi/bobot 31,87 x 21,05 x 1,495 cm/0,99 kg
Garansi 2 tahun
Situs www.acer.com/id
Harga (kisaran) Rp15.999.000