Find Us On Social Media :

Ini Inovasi Huawei untuk Digitalisasi yang Efisien & Berkelanjutan

By Liana Threestayanti, Minggu, 11 Desember 2022 | 13:49 WIB

Huawei dorong inovasi teknologi digital generasi terbaru untuk efisiensi dan terobosan mendorong pertumbuhan ekonomi digital yang berkesinambungan.

Untuk  itu, menurut Lai Chaosen, Vice President, Delivery & Service Huawei  Indonesia, Huawei juga fokus pada delivery dan network assurance untuk  memastikan pembangunan infrastruktur digital.  

Baru-baru ini, Huawei bersama pemangku kepentingan lain dan operator bahu  membahu membantu pemerintah untuk memastikan jaringan telekomunikasi untuk  perhelatan akbar G20 Summit,” kata Lai Chaosen.  

Bekerja sama dengan lebih dari 150 mitra kontraktor yang juga melibatkan 5000 tim  mitra, Huawei telah menyelesaikan pembangunan lebih dari 84 ribu sites yang  mencakup 115 ribu elemen jaringan (NE). 

Sumber daya manusia tentunya menjadi perhatian besar Huawei karena talenta digital yang mumpuni adalah fondasi bagi transformasi digital.

Wang Bin, Vice President, Management Transformation, Huawei Indonesia mengatakan bahwa Huawei Indonesia melalui platform Huawei ASEAN Academy  Indonesia akan terus mendorong penyiapan talenta digital yang profesional dan sesuai  dengan kebutuhan industri dan perkembangan teknologi.  

“Melalui 3 lini, yaitu Business Institute, Engineering Institute dan Technical Insitute,  Huawei telah berkontribusi untuk menyiapkan lebih dari 71 ribu talenta digital dalam  dua tahun terakhir dari target 100 ribu talenta digital dalam 5 tahun. Tidak hanya itu,  Huawei juga mengimplementasikan rencana pengembangan akuisisi bakat secara  menyeluruh yang meliputi tiga tahapan pra-perekrutan, perekrutan, hingga pasca perekrutan dengan tujuan membangun iklim pengembangan talenta digital, dan  menguntungkan ekosistem industri selain menyediakan bakat berkualitas tinggi untuk  Huawei. Sebagai pengakuan atas skema talenta yang begitu komprehensif, Huawei  telah meraih berbagai penghargaan perusahaan, baik dari pemerintah, mitra  universitas, maupun media,” kata Wang Bin,” tegas Wang Bin. 

Aspek terakhir yang disoroti Huawei dan tak kalah pentingnya adalah keamanan siber. Di tengah laju dan masifnya digitalisasi, Syarbeni, Cybersecurity and Privacy Protection Officer, Huawei Indonesia, juga melihat maraknya ancaman bagi  keamanan siber dan perlindungan data yang memerlukan inisiatif dan kerjasama yang  melibatkan segenap pemangku kepentingan di dalam ekosistem digital untuk  memaksimalkan transformasi digital.  

“Serangan siber dan data fraud merupakan salah satu risiko globa terutama yang perlu  diwaspadai bersama melalui kolaborasi dan upaya yang didasari oleh sikap berbagi  tanggung jawab (shared responsibility). Kebutuhan akan verifikasi dan standardisasi  untuk keamanan perangkat dan teknologi juga memegang peranan penting. Bagi Huawei, keamanan siber merupakan perkara yang sangat krusial yang melampaui  bisnis itu sendiri,” pungkas Syarbeni.