Tags Posts tagged with "Firefox"

Firefox

Mozilla akan menghentikan dukungan peramban Firefox pada Windows Vista dan XP mulai Juni 2018.

“Kami mengumumkan akhir masa bakti Firefox pada Windows XP dan Vista adalah Juni 2018. Kami mengharapkan para pengguna Firefox pada platform ini untuk selalu mengupdate keamanan sampai tanggal tersebut,” kata Juru Bicara Mozilla seperti dikutip computerworld.

Saat ini pengguna Windows XP dan Vista secara otomatis telah dipindahkan ke versi Firefox 52 Extended Support Release (ESR). Demi masalah keamanan, Mozilla menganjurkan pelanggannya untuk meng-upgrade ke versi Windows yang didukung oleh Microsoft.

“Kami sangat menganjurkan pengguna kami untuk melakukan upgrade ke versi Windows terbaru. Sistem operasi yang tidak didukung tidak akan menerima pembaruan keamanan, mengetahui celah eksploitasi, dan berbahaya bagi Anda untuk digunakan,” lanjutnya.

Sebelumnya, Mozilla dalam menghentikan dukungannya untuk OS versi lama seperti OS X 10.6 Snow Leopard, OS X 10.7 Lion, dan OS X 10.8 Mountain Lion.

Ilustrasi Firefox Focus

Akhirnya, Mozilla meluncurkan browser Firefox Focus untuk perangkat berbasis Android dan sudah tersedia secara gratis di Play Store.

Sebelumnya, Mozilla telah memperkenalkan browser Firefox Focus pada November 2016 untuk perangkat berbasis iOS seperti iPhone dan iPad.

“Firefox Focus memungkinkan Anda berselancar tanpa iklan yang membuat kinerja smartphone Anda lambat,” kata Mozilla seperti dikutip Pocket-Lint.

“Kenapa kami memblokir iklan karena iklan tidak hanya melacak perilaku Anda, tetapi juga pengetahuan Anda, dan membuat kinerja smartphone lambat,” ujarnya.

Seperti halnya di iOS, Firefox Focus pada Android memiliki tampilan yang sederhana dan Anda bisa menghapus sesi browsing dengan sebuah sentuhan sederhana.

Setelah selesai browsing, Anda hanya perlu menekan tombol sampah untuk membersihkan semuanya.

Hebatnya, peramban itu bisa memblokir pelacak iklan, pelacak analitik, dan jejak sosial secara otomatis sehingga pengguna bisa menjelajahi internet tanpa diikuti oleh iklan. Para pengguna bisa melihat laporan jumlah iklan yang diblokir untuk setiap situs yang mereka kunjungi.

Firefox Focus versi iOS dapat menghapus iklan untuk Safari. Namun, Firefox Focus versi Android menunjukkan jumlah iklan dan pelacak yang telah diblokir di halaman.

Ada juga pemberitahuan terus-menerus saat aplikasi berjalan di latar belakang sehingga Anda dapat mengeklik dan menghapus browser secara instan.

Ilustrasi Pocket

Mozilla telah mengakuisisi Pocket yang merupakan start-up pengembang aplikasi untuk menyimpan artikel dan konten lainnya. Pocket pun akan menjadi bagian dari proyek open-source Mozilla.

Sayangnya, Mozilla tidak mengungkapkan nilai akuisisi tersebut.

Pocket akan menjadi bagian dari upaya open source Mozilla, tetapi akan beroperasi sebagai anak perusahaan dari Mozilla Corporation. Nate Weiner (Pendiri Pocket) akan terus bertanggung jawab atas Pocket dan timnya yang terdiri dari sekitar 25 orang.

“Pocket akan menjadi portofolio terbaru Mozilla setelah browser web Firefox yang akan mempromosikan penemuan dan aksesibilitas web content berkualitas tinggi,” kata Denelle Dixon (Chief Business and Legal Officer Mozilla).

Pocket, yang sebelum ini dikenal sebagai Read It Later, memungkinkan penggunanya untuk menandai artikel, video dan konten lain untuk dibaca atau ditonton kemudian, baik pada web atau perangkat mobile.

“Pocket sangat cocok untuk menyimpan artikel offline untuk kemudian dibaca dalam pesawat atau dalam kereta atau di tempat lain ketika sinyal Internet tidak stabil,”
ujarnya seperti dikutip Recode.

Pocket juga memungkinkan Anda menandai konten dari web dan kemudian menyikronisasikan dengan segala macam perangkat, bahkan ketika perangkat itu sedang offline. Pocket juga akan memperluas kemampuan dengan memberikan rekomendasi sosial dan bahkan kemampuan browser.

Mozilla mengatakan 10 juta orang merupakan pengguna aktif Pocket.

“Pocket akan meningkatkan kualitas konten web kami,” tulis Mozilla.

Bulan Agustus lalu, Pinterest membeli saingan lama Pocket, Instapaper. Sejauh ini, Pocket telah berhasil mendapatkan pendanaan senilai USD14.5 juta atau sekitar
Rp196,4 miliar termasuk USD7 juta atau Rp93,5 miliar yang mereka dapatkan pada 2015.

Mozilla Firefox Focus

Mozilla Firefox Focus

Mozilla memperkenalkan peramban baru Firefox Focus untuk perangkat iOS yang meningkatkan privasi pengguna dan menawarkan kemudahan operasional. Untuk tampilan, Firefox Focus hanya dapat membuka satu laman dan bebas dari Tab, Menu, Pop-Ups serta beragam hal lain.

Firefox Focus memiliki tampilan yang sederhana, tidak ada iklan dan tracker di belakang layar yang bisa mengganggu privasi. Mozilla menggunakan search engine Yahoo dan kolom URL serta berfungsi untuk memastikan kamu membuka halaman web yang tepat.

Aplikasi peramban itu dapat memblokir pelacak situs, termasuk analisis, iklan, dan lainnya, seperti dilansir Engadget.

Firefox Focus juga memiliki beberapa pengaturan yang kamu bisa mengakses dengan cara menekan ikon gir di sebelah kanan atas. Anda bisa mengintegrasikan safari, block ad trackers, analytic trackers dan mematikan mode kustomisasi font melalui laman.

Anda dapat mengunduh Firefox Focus secara gratis di App Store dengan batasan iOS 9 atau yang lebih baru. Jika versi tersebu sukses, maka Mozilla akan membuat Firefox Focus untuk perangkat berbasis Android.

mozilla

Mozilla meminta pengadilan untuk memaksa FBI membeberkan kelemahan kode program setelah FBI berhasil meretas peramban Tor yang berbasis Firefox dalam upaya investigasi kasus pelecehan seksual anak-anak.

Mozilla beralasan kelemahan itu dapat digunakan oleh pihak tak bertanggung jawab untuk menyerang ratusan juta pengguna Firefox.

Satu hal yang Mozilla permasalahkan adalah seorang hakim telah memerintahkan FBI untuk memberitahukan kelemahan Mozilla kepada pengacara pembela terkait sebuah kasus kriminal. Hal itu sama saja dengan FBI memberitahukan pihak ketiga tentang kelemahannya.

“Langkah sembrono FBI membuat pihak lain menemukan kelemahan sebelum Mozilla dapat memperbaikinya,” kata pengacara Mozilla dalam pernyataan persnya.

Meskipun FBI menemukan kelemahan pada Tor, Mozilla percaya kelemahan itu juga mungkin ditemukan pada Firefox karena sebagian besar kode kedua peramban tersebut sama. Mozilla bersikeras bahwa pengadilan seharusnya meminta FBI memberitahukan kelemahan ini kepada mereka sebelum memberitahukan pihak ketiga.

Mozilla beralasan keamanan online masyarakat adalah tanggung jawab perusahaan teknologi dan pemerintah, terutama jika sebuah kelemahan dapat mengancam keamanan jutaan orang. Argumen Mozilla didukung oleh keberadaan regulasi Vulnerability Equities Process (VEP) yang dibuat pada 2010 dan diaplikasikan pada 2014.

VEP meminta pemerintah untuk memberitahukan adanya kelemahan perusahaan teknologi jika kelemahan tersebut memiliki dampak yang signifikan pada keamanan siber para peggunanya. Sayangnya, FBI selalu mencari celah dalam peraturan sehingga mereka tidak perlu mematuhinya.

Namun, tampaknya, FBI akan menolak keinginan Mozilla meskipun keputusan akhir berada di tangan hakim.

Kontroversi ini mengingatkan pada konflik antara Apple dan FBI beberapa waktu lalu. Apple menolak membuat “jalan belakang” untuk menembus sistem keamanan iPhone milik tersangka teroris.

FBI akhirnya membayar pihak ketiga utuk membobol iPhone tersebut. Tapi, FBI tidak mau membeberkan celah keamanan yang digunakan pihak ketiga itu untuk membobol iPhone.

firefox test pilot

Mozilla Firefox dikenal sebagai peramban desktop yang kerap melibatkan komunitas pengguna setianya dalam pengembangan setiap versi terbaru.

Sebelumnya, pengguna Firefox bisa menjajal fitur-fitur yang akan disematkan pada peramban Firefox versi selanjutnya melalui peramban versi Beta dan Nightly. Tapi, kedua versi peramban itu bukanlah versi stabil sehingga pengguna kerap mengalami bug yang mengganggu. Selain itu, pengguna juga mesti direpotkan dengan keharusan mengunduh versi peramban yang berbeda-beda.

Kali ini, Mozilla menawarkan opsi yang lebih mudah bagi pengguna yang ingin mencoba fitur baru Firefox dengan meluncurkan ekstensi/add-on Test Pilot.

Pengguna cukup mengunduh dan memiliki peramban Firefox versi 43.0.1 ke atas, masuk ke Firefox Account, lalu memasang ekstensi Test Pilot dari pustaka extensions yang tersedia. Nantinya, akan muncul ikon pesawat luar angkasa di toolbar, pertanda ekstensi sudah aktif.

Sekarang ini ada tiga fitur anyar yang sudah diunggah oleh Mozilla dan dapat diujicoba oleh para pengguna Test Pilot.

Pertama adalah fitur Activity Stream yang menampilkan situs-situs yang paling sering dikunjungi, highlight, dan linimasa sejarah browsing ketika pengguna membuka tab baru. Kedua adalah fitur Tab Center yang memindahkan deretan tab dari bagian atas ke bagian samping kiri dengan tujuan memberikan tampilan peramban yang lebih bersih. Ketiga adalah fitur Universal Search yang akan menampilkan rekomendasi situs pilihan jika pengguna mengetikkan kata kunci tertentu di Awesome Bar.

Para pengguna Test Pilot dapat bebas memilih fitur mana saja yang ingin dicoba. Mereka juga dipersilakan mengirimkan kritik, saran, dan umpan balik kepada pengembang Firefox mengenai ketiga fitur tersebut.

Fitur yang memperoleh umpan balik dan hasil uji coba paling positif kemungkinan besar akan dimasukkan ke dalam versi final peramban Firefox berikutnya.

alt

Peramban Google Chrome berhasil mengalahkan Internet Explorer (IE) sebagai peramban yang paling populer saat ini.

NetMarketShare melaporkan Google Chrome memiliki pangsa pasar sekitar 41,6 persen dari seluruh trafik peramban. Padahal, pangsa pasar Google Chrome sebelumnya hanya 2,6 persen.

Microsoft IE harus puas di posisi dua dengan pangsa pasar 41,3 persen. “Hanya dalam dua bulan, Chrome langsung mengejar ketertinggalannya. Sekarang, keduanya hanya terpaut 0,3 persen,” tulis laporan NetMarketShare seperti dilansir Mail Online.

Selain dua peramban raksasa itu, ada empat browser lainnya yaitu Safari, Opera, Firefox, dan Konqueror. Pangsa pasar Firefox hanya 9,7 persen, Safari hanya 4,91 persen dan Konqueror hanya 0,01 persen.

IE memang telah mendominasi browser desktop sejak lama, mengingat pangsa pasarnya hampir 100 persen pada 1996. IE adalah browser paling populer di era 1998 dan 1999.

Microsoft masih menguasai setengah dari pasar browser desktop pada Juni 2015. Namun, angka itu stagnan karena Chrome mulai muncul sebagai pesaing.

Bahkan, perusahaan riset lainnya StatCounter mengungkapkan Chrome sudah menguasai 60,1 persen pangsa pasar browser desktop.

flash banned2

Mozilla memutuskan untuk memblokir semua konten berbasis Flash dari browser Firefox. Setiap kali Anda masuk ke sebuah situs yang menggunakan Flash (biasanya berupa video atau banner), akan muncul alert di Firefox berupa pemblokiran konten Flash tersebut.

Langkah Mozilla ini adalah buntut kasus bobolnya data di perusahaan security, Hacker Team. Sang pembobol kemudian membocorkan seluruh 400GB data berisi email, presentasi, sampai software yang digunakan Hacker Team untuk kliennya (yang kebanyakan adalah agen rahasia pemerintahan).

Salah satu software itu ternyata berisi cara mengambil alih komputer korban menggunakan kelemahan Flash. Sepertinya Hacker Team telah menemukan sebuah lubang keamanan di Flash, namun alih-alih melaporkannya, mereka justru memanfaatkannya untuk kepentingan kliennya. Bahkan tersedia file readme berisi panduan mengimplementasikan kelemahan itu di berbagai software.

Kini setelah kebocoran itu terkuak, banyak malware yang langsung memanfaatkan kelemahan itu. Hal inilah yang mendorong Mozilla untuk memblokir penggunaan Flash di Firefox. Namun Mark Schmidt (Head of Firefox Support) menegaskan bahwa pemblokiran ini hanya dilakukan sampai Adobe merilis versi terbaru yang berhasil mengatasi kebocoran di atas.

Entah kebetulan atau tidak, tindakan Mozilla ini hampir bersamaan dengan usulan Alex Stamos (Head of Security Facebook) yang mengusulkan Adobe untuk menghentikan pengembangan Flash.

Berbagai masalah keamanan yang kerap terjadi membuat Flash dirasa sudah tidak cocok lagi digunakan. Akan lebih baik jika Flash diganti standar terbaru yang lebih aman seperti HTML5. “Namun orang juga tidak mau repot upgrade ke HTML5 karena merasa Flash akan digunakan selamanya,” tambah Stamos.

Perlawanan terhadap Flash sudah terjadi sejak tahun 2010 ketika Apple memutuskan untuk tidak menyediakan plugin Flash di perangkat iOS. Google pun telah meniadakan dukungan Flash di Android sejak generasi Android 4.1. Kini setelah Mozilla dan Facebook juga turut “memusuhi” Flash, Flash sepertinya memang mendekati akhir masanya.

firefoxhello
Mozilla bekerjasama dengan Telefonica (operator telekomunikasi asal Spanyol) menghadirkan fitur baru yang terintegrasi di peramban Firefox dengan nama Firefox Hello.

Firefox Hello merupakan layanan tambahan di Firefox yang memungkinkan pengguna untuk melakukan video chat atau video call secara langsung dari peramban. Pengguna tidak perlu memiliki akun atau memasang aplikasi tambahan, cukup dengan menggunakan Firefox versi 35, Anda sudah bisa mengaktifkan layanan ini secara gratis. Namun karena masih merupakan versi percobaan (beta), layanan ini masih ‘tersembunyi’ dan pengguna mesti mengaktifkannya terlebih dahulu.

Mozilla memiliki alasan tersendiri mengapa fitur ini belum ditampilkan secara default. Karena masih berupa versi percobaan, Mozilla hingga saat ini masih mempersiapkan server khusus untuk layanan tersebut agar nantinya layanan ini tetap stabil meski beban pengguna sedang tinggi.

Setelah mengaktifkan fitur ini, Anda bisa langsung menggunakan fitur ini tanpa perlu memiliki akun tertentu. Penggunaannya sangat mudah, bahkan teman serta keluarga Anda tidak perlu menggunakan Firefox untuk bergabung ke dalam percakapan selama peramban yang digunakan mendukung teknologi WebRTC seperti Google Chrome dan Opera.

Karena fitur Hello dirakit secara terintegrasi dengan Firefox, Mozilla mengklaim bahwa data percakapan dan informasi pengguna tetap pribadi dan aman. Meski sudah mulai dihadirkan sejak Firefox versi 34, namun layanan ini mengalami perbaikan yang signifikan sejak Firefox versi 35.

Bagi Anda yang penasaran ingin langsung menjajal Firefox Hello, bisa mengikuti tutorial berikut ini.

yahoo-firefox

Mulai Desember 2014 nanti, peramban Firefox akan menampilkan mesin pencari Yahoo menggantikan Google. Hal ini terkait dengan tidak dilanjutkannya kerjasama yang telah terjalin selama sepuluh tahun antara Firefox dan Google.

Kerjasama terbaru antara Firefox dan Yahoo ini akan berlaku sampai 5 tahun kedepan. Nantinya Yahoo akan tampil sebagai mesin pencari utama pada peramban Firefox versi mobile maupun dekstop.

Hanya saja kerjasama ini hanya berlaku di kawasan Amerika Serikat saja. Sedangkan bagi pengguna di negara lain, tidak akan terdapat perubahan pada mesin pencari utamanya yang sejauh ini masih dipegang oleh Google, kecuali Cina yang menggandeng mesin pencari Baidu dan Rusia yang menggunakan Yandex sebagai mesin pencari utamanya.

Belakangan ini Yahoo memang terlihat intensif ingin mengembalikan masa kejayaan mereka sebagai mesin pencari nomor satu. Marissa Meyer pun merasa perlu menjalin kerjasama dengan Firefox guna meningkatkan pangsa pasar, khususnya di Amerika Serikat. Seperti diketahui bahwa pangsa pasar Yahoo ‘hanya’ sebesar 10% saja, sedangkan Google memimpin dengan perolehan yang mencapai 67%.

TERBARU

Apple menghapus aplikasi Skype dari toko aplikasinya AppStore karena mendapatkan teguran dari Kementerian Keamanan Publik Tiongkok.