Find Us On Social Media :

Hybrid Cloud Membantu Percepatan Digitalisasi di Tengah Pandemi

By Fathia Yasmine, Selasa, 22 Desember 2020 | 14:25 WIB

Ilustrasi hybrid coud pada perusahaan

Pandemi Covid-19 bukan sekadar krisis kesehatan tetapi juga menimbulkan perlambatan ekonomi di Indonesia. Mengutip dari pemberitaan Kompas.com (9/11/2020), pada kuartal III-2020, kontraksi ekonomi nasional memang mengecil menjadi minus 3,49 persen setelah pada kuartal sebelumnya mencapai minus 5,32 persen.

Seiring dengan kondisi ekonomi yang saat ini kian membaik. Para pelaku usaha termasuk sektor konvensional seperti perbankan, ritel, dan manufaktur pun mempercepat transformasi digital mereka untuk segera pulih dan bangkit dari krisis.

Sementara itu, konsumen juga semakin terbiasa dengan aktivitas serba online seperti berbelanja online, pembelajaran jarak jauh, online entertainment, hingga working from home – yang mau tidak mau mendorong perusahaan untuk memperluas jangkauan mereka secara online.

“Penggunaan internet yang tadinya berpusat di perkantoran kini banyak digunakan di pemukiman dan meningkat sekitar 30-40 persen,” ujar Dedy seperti dikutip dari laman Kominfo (16/04/2020).

Baca Juga: Tidak Lagi Sekedar Dating App, Kini Tantan Berevolusi Menjadi Social+

Agar dapat terus bertahan, pandemi turut memicu perusahaan-perusahaan, terutama dari sektor konvensional untuk secara cepat melakukan transformasi digital di setiap proses kerja termasuk operasional kerja, proses produksi atau bisnis, maupun strategi pemasaran.

Gartner memprediksikan bahwa 90% organisasi akan menguasai manajemen infrastruktur hybrid di tahun 2020.

Artinya, semakin banyak perusahaan yang mengintegrasikan media penyimpanan lokal (on-premises) dan cloud publik dengan memanfaatkan penyedia layanan cloud yang berbeda maupun platform yang telah dimiliki perusahaan demi menciptakan kemampuan interoperabilitas aplikasi dan data dari berbagai platform cloud.

Melalui penerapan ini, ekosistem cloud yang dibangun menjadi gesit, elastis, scalable, minim biaya, fleksibel tanpa redundansi cloud publik, serta tetap melindungi data-data pribadi, memprioritaskan keamanan dan dan tidak menganggu operasional penyimpanan lokal.

 Baca Juga: IBM Prediksi Hybrid Cloud dan AI Jadi Kunci Transformasi Digital

Pemanfaatan teknologi hybrid cloud di Indonesia dianggap sebagai salah satu cara untuk melakukan transformasi digital dengan biaya yang lebih terjangkau.

Leon Chen, Country Manager Alibaba Cloud Indonesia pun mengamini hybrid cloud akan terus menjadi tren di Indonesia.