Find Us On Social Media :

Keren, Ini Beberapa Benda yang Berhasil dibuat Oleh Printer 3D

By Dayu Akbar, Sabtu, 30 Juni 2018 | 06:00 WIB

kredit: www.lifehacker.com

Ternyata sudah banyak yang berhasil menciptakan drone menggunakan printer 3D. Drone buatan printer 3D memiliki banyak keunggulan, diantaranya lebih mudah dan praktis serta lebih ringan. Menggunakan bahan plastik membuatnya mudah dirakit dalam waktu sangat singkat tanpa menggunakan sekrup sehingga sulit dideteksi dan tidak mengeluarkan bunyi. Pembuatan drone ini kebanyakan lebih ditujukan untuk kegiatan militer atau mata-mata. Contohnya drone buatan SULSA (Southampton University Laser Sintered Aircraft) yang mampu terbang dengan kecepatan maksimal 90 mil perjam dan menggunakan baterai yang hanya mampu bekerja selama 30 menit. Namun drone yang paling menarik adalah buatan John Hopkins University yang diberi nama CRACUNS. Drone ini tidak hanya bisa terbang tetapi juga menyelam di dalam air. CRACUNS dilindngi dengan pelapis kedap air pada keempat motor penggeraknya sehingga mampu bekerja dengan baik dan mampu berada di dalam air laut selama dua bulan.                                                                                                                                                                                     Gedung

kredit: www.3dprint.com

Di negara-negara lain ternyata sudah banyak yang membangun rumah menggunakan beberapa bahan yang dibuat menggunakan printer 3D. Keuntungan yang didapat adalah waktu pembuatan yang lebih singkat, tanpa menggunakan banyak pekerja, dan tidak akan banyak bahan-bahan konstruksi yang terbuang. Namun yang lebih unik yaitu sebuah gedung yang dibangun menggunakan printer 3D. Proyek besutan WinSun Global ini dipercaya untuk membuat sebuah gedung karena sebelum mereka telah berhasil membuat sebuah apartemen dengan printer 3D. Tentu saja printer 3D yang digunakan juga berukuran besar yaitu sekitar 20 kaki yang akan membangun gedung 2.000 kaki persegi. Bahan-bahan yang digunakan, antara lain Special Reinforced Concrete, Fiber Reinforced Plastic, and Glass Fiber Reinforced Gypsum untuk memastikan bahwa hasilnya tidak akan mudah runtuh. Proyek ini memakan waktu beberapa minggu untuk menyelesaikannya.

Rambut palsu

kredit: www.engadget.com

Tidak hanya benda padat saja yang bisa dihasilkan oleh printer 3D. Salinan helai rambut atau benang halus juga menjadi salah satu benda unik yang bisa dicetak oleh perangkat tersebut. Hal ini dilakukan oleh Universitas Carnegie Mellon yang berhasil menemukan cara menghasilkan serat-serat halus. Rambut berbahan plastik ini diproduksi sehelai demi sehelai dan perlu waktu 20 sampai 25 menit untuk permukaan seluas 10 milimeter. Hasil rambut yang dicetak bisa dipotong atau di gelombangkan dengan tiupan udara panas. Hasil cetak ini memang masih sangat jarang dijumpai karena riset yang dilakukan tersebut ternyata memakan biaya yang cukup besar. Namun dengan perkembangan teknologi 3D printing yang terus majua, kedepannya masalah tersebut lambat laun akan teratasi.