Tags Posts tagged with "Mobile"

Mobile

uc-browserMobilitas tidak dapat dihindarkan di era digital. Perangkat mobile menghubungkan kita dengan segalanya dan menjadi perangkat utama untuk mengakses berbagai konten, termasuk berita, blog, video dan foto.

Survei terbaru dari UC Browser menunjukkan bahwa 95,4% pengguna internet di Indonesia membaca berita melalui ponsel, diikuti oleh TV (45,9%), koran/majalah (20,9%), PC (15,3%) dan radio (6,7%). Pengguna Internet mobile di Indonesia cenderung meninggalkan media konvensional sebagai sumber informasi dan menggunakan internet sebagai pilihan utama untuk mendapatkan informasi dan hiburan.

Hal ini didukung dengan data dari Aseanup.com yang menyatakan bahwa Indonesia merupakan negara “mobile first” dengan 61% pengguna internet mengakses internet melalui perangkat mobile dan 39% melalui PC. Dalam hal konsumsi media, Indonesia memiliki angka konsumsi media yang tinggi sebesar 540 menit/hari. Konsumsi media di perangkat mobile mengambil bagian 291 menit/hari, lebih tinggi dari konsumsi media di TV, PC dan laptop.

Data dari UC Browser juga menunjukkan bahwa 75,6% pengguna internet mobile di Indonesia membaca berita di ponsel lebih dari tiga kali sehari, 11,8% diantaranya 2-3 kali sehari dan 11,1% nya satu kali sehari.

Data ini juga menunjukkan bahwa 56,5% pengguna internet di Indonesia rata-rata membaca 4-12 artikel berita per hari. Ini menunjukkan bahwa konsumsi konten berita di Indonesia telah memasuki era baru, dari media tradisional ke perangkat mobile. Meningkatnya konsumsi berita tidak hanya meningkatkan permintaan akan konten, tetapi juga menjadi peluang untuk meningkatkan traffic bagi penyedia konten.

Media sosial menghubungkan banyak orang dan menyediakan informasi secara gratis, juga menjadi penyalur berita di Internet. Facebook memainkan peran penting dalam menyalurkan berita online, diikuti YouTube dan Twitter, menurut data dari Reuters Institute for the Study of Journalism.

Konsumsi konten di perangkat mobile menuntut meningkatnya permintaan konten yang dapat diakses melalui suatu channel yang memungkinkan pengguna untuk mendapatkan konten yang diinginkannya tanpa harus berpindah antar situs web atau aplikasi. Namun sejauh ini, hanya sedikit penyedia konten yang mempunyai satu platform yang dapat mengidentifikasi target pasarnya secara efektif. Padahal masyarakat Indonesia sangat menyukai berbagai macam konten yang beragam. Ini merupakan tantangan bagi penyedia konten untuk menjangkau target konsumennya dan meningkatkan efektifitas iklan.

ericsoon-xl

XL Axiata siap meningkatkan pengalaman layanan mobile, khususnya di dalam ruangan, dengan mengimplementasikan solusi small cell berbasis Ericsson Radio Dot System dan Ericsson Micro Remote Radio Unit (mRRU).

Solusi tersebut khusus dirancang untuk dapat terintegrasi dengan jaringan berbasis LTE dan 3G/WCDMA milik XL Axiata. Terpasangnya solusi small cell dari Ericsson ini akan memampukan XL Axiata memperluas jangkauan aplikasi dalam ruangan dan kapasitas jaringan. Dengan demikian, pelanggannya dapat menikmati layanan suara berkualitas tinggi dan pengalaman data di lebih banyak lokasi dalam ruangan atau gedung.

Pemasangan perdana dilakukan di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta yang juga merupakan implementasi komersial pertama di Indonesia.

“Kami melihat Ericsson Radio Dot System merupakan solusi yang tepat bagi komitmen kami untuk secara terus menerus meningkatkan pengalaman layanan mobile pada pelanggan kami. Dengan solusi tersebut, pelanggan XL Axiata akan menikmati pengalaman dalam ruangan yang lebih baik,” ujar Dian Siswarini, Presiden Direktur, XL Axiata.

Sementara itu, menurut Thomas Jul, Head of Ericsson Indonesia dan Timor Leste,  para operator telekomunikasi menghadapi tantangan-tantangan tertentu ketika berhadapan dengan lingkungan dalam ruangan, misalnya dari segi kompleksitas, skalabilitas dan pemberian layanan yang berkelanjutan.

“Dalam waktu yang bersamaan, konsumer mengharapkan adanya layanan suara dan jangkauan data berkualitas tinggi, dimanapun mereka berada. Dengan memberikan jangkauan luas yang seamless dalam skenario layanan dalam gedung, Ericsson Radio Dot System dapat menjadi perbedaan utama bagi XL Axiata di pasar yang kompetitif di Indonesia,” jelas Thomas Jul.

Arsitektur small cell, seperti Ericsson Radio Dot System ini agaknya akan semakin populer atau lazim seiring proses evolusi jaringan ke teknologi 5G.

 

Ilustrasi YouTube Live

Ilustrasi YouTube Live

Kini YouTube menghadirkan fitur live streaming video pada aplikasi ponsel. Pengguna hanya perlu membuka aplikasi YouTube di ponsel untuk bisa melakukan perekaman dan menyiarkan video secara langsung.

“Hari ini, kami membawa kekuatan video langsung kepada pengguna dimanapun Anda berada. Kami akan menempatkan kekuatan YouTube Streaming di telapak tangan Anda,” kata YouTube.com seperti dikutip Phone Arena.

Caranya, pengguna dapat menekan tombol merah yang tersedia di sisi bawah layar ponsel. Setelah menekan tombol, pengguna dapat langsung merekam aktivitas atau kegiatan yang secara bersamaan dan disiarkan secara langsung.

Saat perekaman selesai, seluruh video akan tersimpan pada halaman YouTube pengguna, sama seperti saat mengunggah video offline ke dalam profil YouTube pengguna.

Layanan live streaming YouTube juga bisa dilakukan melalui layanan pesan Tumblr.

Pada 2011, Periscope adalah media sosial pertama kali yang menghadirkan fitur live streaming. Saat ini layanan live streaming sangat digandrungi pengguna di banyak media sosial.

Semenjak itu, layanan serupa mulai dihadirkan di media sosial Twitter melalui Vine, Facebook melalui Facebook Live, dan Tumblr melalui Tumblr Live Video.

online_shopping

Lebih dari setengah perempuan (53%) menganggap foto dan video yang tersimpan di perangkat mobile mereka lebih berharga dari hal lainnya atau bahkan perangkat itu sendiri (56%). Angka ini lebih tinggi  dibandingkan pria yang hanya 39%, fakta ini berdasarkan  survei yang dilakukan oleh Kaspersky Lab dan B2B International.

Namun, meskipun lebih dari seperempat perempuan merasa khawatir tentang keamanan online dari foto-foto ini, pada kenyataannya masih banyak yang belum menerapkan langkah-langkah keamanan bahkan yang dasar sekalipun.

Survei ini juga menemukan bahwa perempuan lebih mungkin, dibandingkan pria, untuk berbagi foto diri sendiri (48%) dan orang yang mereka kenal (40%) dengan orang lain. Sementara presentase pria yang berbagi foto mereka sendiri sebesar 43% dan orang yang mereka kenal sebesar 33%.

Meskipun demikian, banyak juga perempuan yang masih belum memahami seberapa rentannya mereka terhadap serangan cyber. Hanya 19% yang percaya bahwa mereka bisa menjadi target, dibandingkan pria (27%). Akibatnya mereka tidak melakukan langkah-langkah keamanan untuk menjaga foto-foto berharga atau informasi sensitif lainnya milik mereka yang tersimpan di perangkat.

Tidak seperti pria, sebanyak 19% perempuan mengakui bahwa mereka tidak melindungi perangkat mobile dengan kata sandi dan 14% perempuan tidak menggunakan segala bentuk solusi keamanan sama sekali.

Kurangnya pemahaman tentang risiko ini dikonfirmasi dengan fakta-fakta yang didapatkan dari kuis “cyber savvy” Kaspersky Lab baru-baru ini.

Sebanyak 27% dari wanita mengakui bahwa mereka tidak memiliki cadangan atas data-data di perangkat mereka, sehingga berisiko kehilangan semua foto, video dan file berharga jika perangkat mereka dicuri atau rusak. Apabila dibandingkan dengan pria yang jauh lebih siap, dimana 80% pria setuju bahwa mereka memiliki cadangan data-data di perangkat.

“Hal ini tidaklah mengherankan bahwa perempuan berbeda dari laki-laki dalam hal menggunakan dan menilai informasi yang tersimpan di perangkat mereka. Perangkat memainkan peran penting dalam menyimpan dan berbagi kenangan indah serta menjaga hubungan baik melalui e-mail dan teks. Perempuan merasa khawatir tentang dampak emosional yang terjadi kepada orang lain ketika perangkat mereka dicuri atau diretas. Satu-satunya cara untuk mencegah hal ini terjadi adalah dengan mengambil tindak pencegahan keamanan yang dasar untuk menjaga apa yang berharga tetap aman,” kata David Emm (Principal Security Researcher di Kaspersky Lab).

Untuk mencegah penjahat cyber bisa mengakses foto, video dan data berharga lainnya, maka file yang tersimpan pada perangkat digital harus dilindungi oleh kata sandi dan enkripsi.

File juga harus secara teratur dicadangkan sehingga jika perangkat dicuri atau rusak, data-data tersebut tidak hilang selamanya. Jika data ini dibagi atau disalin, harus dienkripsi, sehingga apabila jatuh ke tangan yang salah, data-data tersebut akan tetap terlindungi.

ad-blockingFenomena ad blocking atau pemblokiran iklan terjadi dengan cepat dan dampaknya sama besar dengan fenomena video streaming.

Para pelaku industri di Asia Pasifik berpendapat bahwa, meskipun jumlah pengguna yang menginstal ad blocker terus meningkat, pemasar dan pengiklan tidak terlalu khawatir tentang hal ini. Benarkah pemasar tidak perlu khawatir dengan fenomena ini? Olivier Legrand (Head of Marketing Solutions, Asia Pacific, LinkedIn) menyuarakan pendapatnya mengenai hal ini.

Banyak dari kita mungkin masih ingat tentang Netflix yang kemunculannya tidak dianggap serius oleh kompetitornya. Namun, kita bisa lihat betapa sukses Netflix sekarang. Di Indonesia ada iFlix, perusahaan yang memposisikan dirinya sebagai “Netflix-nya Asia Tenggara”, kehadirannya bisa jadi akan mengguncang dunia industri. Intinya, industri periklanan perlu menanganggapi ad blocking dengan serius dan tidak menganggapnya sebagai sesuatu yang akan hilang begitu saja.

Jika pengguna mengerti sisi ekonomis dari web dan melihat iklan sebagai bagian dari transaksi yang mendukung terciptanya konten, mereka akan berhenti menginstal ad blocker. Meskipun hal ini terlihat baik secara teori, namun pada kenyataannya hal ini tidak bekerja sebaik yang diharapkan.

Bagaimanapun, fenomena ad blocking ini nyata dan kita harus bisa menanganinya sebaik mungkin. Dan semoga kita bisa memberikan pengalaman yang lebih baik kepada para konsumen.

Seiring dengan meningkatnya popularitas fenomena ad blocking, akan muncul pemenang dan juga pecundang. Publisher yang paling rentan adalah mereka yang memiliki konten komoditas (hardsell), kurang bermakna, berkualitas rendah dan konteksnya tidak relevan.

Mereka yang ingin menang harus lebih berfokus pada pengalaman pengguna. Walaupun sebenarnya hal ini tidak serta merta membuat masalah ad blocking menghilang. Kita bisa lihat dari jumlah publisher yang memasang iklan pada konten berbayar. Sedangkan, mereka yang kurang beruntung terpaksa merelakan sebagian pendapatan mereka untuk memberikan user experience yang lebih baik.

Jadi, meski kemunculan ad blocking menjadi ancaman yang sangat serius dan menyita banyak perhatian dari industri kita, hal ini juga menjadi kesempatan besar untuk mengkoreksi adanya ketidakseimbangan. Konteks dan pola pikir orang saat mereka datang ke situs Anda memiliki arti yang sama besarnya dengan jati diri mereka. Publisher yang mampu mencapai keseimbangan ini akan berhasil meraih kesuksesan.

Shannedy Ong, Country Director, Qualcomm Indonesia.

Shannedy Ong, Country Director, Qualcomm Indonesia.

Qualcomm Indonesia, Kamis (17/12), mengumumkan kontribusinya dalam memimpin inovasi teknologi mobile di Indonesia.

Untuk meningkatkan adopsi 4G LTE, Qualcomm telah berkolaborasi dengan mitra bisnis strategis seperti Original Equipment Manufacturers (OEM), Original Design Manufacturer (ODM), dan operator telekomunikasi dalam memberikan desain prosesor mobile berkualitas bagi seluruh tier perangkat 4G LTE dan konektivitas jaringan yang berperforma tinggi dan dapat diandalkan pengguna.

Akselerasi adopsi 4G LTE telah menunjukkan hasil yang signifikan. Pada tahun 2015, Indonesia menunjukkan 132% penetrasi mobile dengan ponsel pintar mengalahkan feature phone di angka 62%. Menjawab kebutuhan konsumen terhadap konektivitas, Qualcomm memimpin implementasi teknologi Internet of Everything (IoE) di seluruh dunia melalui solusi nirkabel mutakhir yang memberikan konektivitas andal bagi sektor-sektor kunci di industri.

Melihat pertumbuhan mobile dan penetrasi 3G/4G LTE yang tinggi di industri lokal, pemerintah telah mengerahkan usaha-usaha yang signifikan dan berhasil menyempurnakan proses pengaturan ulang di frekuensi 1800 Mhz. Hal ini kemudian menciptakan kesempatan-kesempatan baru bagi empat operator kunci dalam memberikan layanan LTE inovatif di bawah frekuensi ini.

Tak hanya itu, para pemangku kepentingan di industri mobile seperti OEM dan ODM juga dapat mengerahkan pendekatan strategi bisnis mereka dalam mengedukasi manfaat dari 4G LTE kepada pengguna.

“Sejalan dengan objektif dan komitmen pemerintah terhadap implementasi teknologi 4G LTE, Qualcomm secara konsisten berupaya untuk mendorong pengguna beralih dari penggunaan 2G dan 3G ke 4G dengan melibatkan stakeholder yang relevan. Qualcomm telah memimpin kesuksesan teknologi LTE global dengan menawarkan keunggulan tersendiri dalam memecahkan kompleksitas produk LTE, memberikan akses pada langkah awal LTE Advance dengan teknologi Carrier Aggregation, dan memberikan nilai tambah melalui prosesor Snapdragon dengan
solusi 4G LTE komprehensif di seluruh tier,” kata Shannedy Ong, Country Director, Qualcomm Indonesia.

Inovasi selama ini telah menjadi DNA dari Qualcomm, yang telah berinvestasi miliaran untuk penelitian dan pengembangan serta mengambil risiko yang signifikan untuk menciptakan teknologi yang memajukan industri mobile.

Untuk mengantisipasi perkembangan pesat Internet of Everything (IoE) di tahun 2016, Qualcomm menyediakan solusi konektivitas cerdas untuk menjawab tantangan-tantangan terbesar IoE. Dengan keadaan industri di dunia yang sedang berkembang, Qualcomm memungkinkan konektivitas dari masing-masing industri melalui solusi nirkabel mutakhir. Dengan membantu rumah, mobil, kota, pendidikan, wearables, dan fasilitas kesehatan berinteraksi lebih dan berbagi data di berbagai jaringan, IoE akan membawa mobilitas dan keterhubungan ke tingkat berikutnya.

Untuk mempercepat adopsi dari IoE, Qualcomm telah menambah portofolio mereka mulai dari prosesor mobile hingga ke solusi mobil pintar, proteksi keamanan, konektivitas yang andal, dan perangkat pintar lainnya seperti drone dan kamera keamanan.

Perusahaan belum lama ini mengumumkan prosesor mobile terbaru, Snapdragon 820, yang dibuat untuk memberikan performa maksimal dengan konsumsi daya minim. Qualcomm Snapdragon tidak lagi hanya akan mentenagai ponsel pintar, tapi juga akan mentenagai berbagai perangkat lainnya seperti drone dan kamera pengaman. Sudah terdaftart lebih dari 70 perangkat yang akan menggunakan Snapdragon 820 di tahun 2016.

bbm video ads

Walaupun semakin tersaingi oleh WhatsApp dan LINE, ternyata platform BlackBerry Messenger (BBM) masih dipandang ampuh sebagai sarana pemasaran mobile.

Hal ini dibuktikan lewat penghargaan yang diperoleh BBM melalui BlackBerry sebagai Publisher/Media Company of the Year in Mobile dalam ajang Mobile Marketing Association (MMA) “Smarties Awards” Indonesia.

Menanggapi penghargaan ini, Matthew Talbot (SVP, BBM, BlackBerry) mengungkapkan rasa bangga atas apresiasi yang diberikan oleh komunitas mobile marketing dan pengiklan.

Penghargaan ini merupakan pengakuan bahwa BBM telah sukses melakukan transisi dengan melakukan perubahan dari platform aplikasi chatting menjadi suatu ekosistem yang menyatukan media sosial, iklan, konten, dan juga kegiatan jual-beli.

“Kami adalah pemain baru di area media dan iklan. Namun, sejak kami mulai memasang Native Ad di Juli tahun lalu dan iklan video di September tahun ini,kami telah mendapatkan lebih dari 1 miliar permintaan iklan dalam sehari,” kata Talbot.

“Kami memberikan apresiasi terhadap penghargaan yang diberikan MMA, dan kami juga senang untuk terus mengembangkan layanan kami, bekerjasama dengan para pemegang merek dagang dan juga partner iklan untuk meningkatkan nilai yang dihasilkan dengan menggunakan konten yang mereka miliki melalui BBM,” lanjutnya.

Mobile atau platform seluler merupakan media pemasaran yang paling menarik, akurat, dan komprehensif. Saat ini, aplikasi sosial dan pengirim pesanreal-time seperti BBM berkembang dengan cepat sebagai prioritas utama bagi tiap pelaku kampanye pemasaran.

“BlackBerry telah berkembang menjadi platform iklan yang mampu mengakomodasi strategi yang kompleks, menunjukkan kreativitas, inovasi, dan hasil yang impresif dalam waktu yang singkat. Kami akan terus mengikuti perkembangan BBM untuk menjadi pemimpin dalam penyediaan platform pemasaran mobile,” ujar Rohit Dadwal (Managing Director, Mobile Marketing Association Asia Pacific Limited).

MMA adalah asosiasi perdagangan global nonprofit terkemuka yang mewakili ekosistem mobile marketing, yang memiliki tujuan mempercepat transformasi dan inovasi pemasaran melalui ponsel.

Sedangkan MMA Smarties Awards adalah satu-satunya program penghargaan di dunia yang mengapresiasi inovasi, kreativitas, dan kesuksesan para pelaku pemasaran mobile dalam mendorong batas-batas mobile marketing untuk berinteraksi dan terlibat dengan konsumen.

Photos-update-1

Kabar gembira bagi pengguna aplikasi Photos di Windows 10 Mobile. Microsoft baru saja memutakhirkan feature barunya agar pengguna dapat berbagai foto-foto melalui surel, setelah sebelumnya memperbarui aplikasi Outlook Mail & Calendar.

Aplikasi Photos hadir dengan pembaruan yang memungkinkan pengguna dapat melakukan refresh manual pada bagian baris atas dengan tampilan animasi. Feature anyar ini sekaligus mempercepat waktu refresh untuk foto-foto yang disimpan di memori lokal.

Selain itu, Microsoft menghapus kemampuan swipe up gesture yang selama ini memungkinkan pengguna melihat informasi file. Pengaturan halaman pun telah dirancang ulang dan Live Tile dipercantik dengan efek Pan dan Zoom untuk foto.

Aplikasi Photos kini telah mampu mengatur foto milik pengguna menjadi gambar latar belakang atau gambar lock screen, melakukan cropping foto manual maupun otomatis, serta mempermudah pengiriman foto melalui e-mail.

bring-your-own-device-main

Fortinet mengumumkan layanan berlangganan baru, FortiGuard Mobile Security, untuk membantu perusahaan melindungi perangkat mobile dari ancaman cyber, terutama di lingkungan perusahaan yang telah mengadopsi kebijakan bring your own device (BYOD). Layanan ini mencakup kontrol aplikasi mobile dan perlindungan terhadap malware mobile untuk seluruh lingkungan Apple iOS dan Android.

Diterapkan dengan perangkat keamanan terpadu FortiGate, layanan FortiGuard Mobile Security dapat diperoleh secara satuan atau sebagai bagian dari bundel langganan lengkap dari Full Coverage Enterprise Protection yang disertai dengan semua layanan dalam bundel FortiGuard UTM, termasuk pencegahan gangguan, antivirus, kontrol aplikasi, filter web, dan anti-spam, juga perlindungan ancaman mutakhir berbasis cloud (advanced threat protection/ATP).

“Infrastruktur TI terus berkembang dengan BYOD, cloud, SDN (jaringan berbasis software), hybrid WAN, dan secure WLAN, yang menjadikan perusahaan lebih fleksibel, namun pada saat yang bersamaan juga membuka titik-titik masuk baru bagi serangan yang berbahaya,” ucap Jeremy Andreas (Country Manager Fortinet Indonesia).

“Perlindungan terhadap malware untuk mobile dan kontrol aplikasi baru kami yang terintegrasi dalam jaringan, terutama WLAN, memberikan perusahaan visibilitas dan kontrol yang diperlukan atas perangkat mobile yang terhubung dengan jaringan untuk melindungi aset perusahaan, terutama dalam lingkungan BYOD,” lanjut Jeremy.

Jaringan nirkabel atau Wi-Fi kini sudah mulai menjadi salah satu hal yang lazim bagi perusahaan di Indonesia, terlepas dari ukuran perusahaan tersebut. Salah satu alasannya adalah demi kenyamanan beroperasional ataupun akses internet yang mereka tawarkan bagi tamu-tamu mereka.

Namun, yang banyak tidak disadari adalah kesulitan untuk memonitor dan mengontrol apa saja yang diakses oleh perangkat yang terhubung secara nirkabel dalam jaringan perusahaan. Inilah titik, di mana fungsi dari FortiGuard Mobile Security akan dapat membantu menjaga keamanan jaringan perusahaan, serta perangkat pengguna dari ancaman yang tidak diinginkan.

Layanan FortiGuard Mobile Security akan tersedia mulai kuartal ketiga di 2015.

Dalam siaran pers terpisah, Fortinet mengumumkan kesepakatan untuk mengakuisisi Meru Networks, pemimpin dalam jaringan Wi-Fi pintar.

Perpaduan akuisisi Meru Networks dengan peluncuran layanan FortiGuard Mobile Security memperkuat platform solusi dari Fortinet dan memperkuat komitmen Fortinet untuk membantu perusahaan berbagai ukuran untuk menerapkan, mengelola, dan mengamankan jaringan nirkabel di era mobile.

uc browser speed

Meskipun baru diterpa isu kebocoran data pengguna beberapa waktu lalu, UC Browser masih tetap menjadi peramban mobile paling populer di Indonesia. Dengan demikian, UCWeb selaku pengembang mengklaim bahwa mereka telah membantu para pengguna UC Browser di tanah air untuk menghemat pemakaian data sampai 90%.

Temuan ini disampaikan dalam riset terbaru UC Web yang menganalisis seberapa besar rata-rata tingkat kompresi (pemampatan) data yang dapat dilakukan UC Browser terhadap situs-situs mobile populer di Indonesia.

Hasilnya, rata-rata persentase tingkat kompresi UC Browser di Indonesia antara 70% dan 90%. Rata-rata kompresi pada 5 situs mobile terpopuler di Indonesia sebesar 85%, sedangkan rata-rata kompresi ke Facebook.com dan google.com bisa mencapai 90%.

save up to 90 data

Keberhasilan ini diraih UC Browser berkat teknologi kompresi data dan akselerasi cloud yang sudah mereka rintis sejak tahun 2006.

Teknologi tersebut bukan hanya menghemat konsumsi data hingga 90%, tetapi juga secara signifikan mempercepat proses loading sebuah halaman web dibandingkan dengan para kompetitor, dalam kondisi jaringan internet apa pun.

Di samping itu, adanya akses cepat ke Facebook pada UC Browser versi terbaru (10.5) mempermudah pengguna untuk melakukan berbagai aktivitas di jejaring sosial favorit tersebut.

Pengguna bisa mendapat notifikasi langsung jika ada update terbaru di Facebook dari aplikasi UC Browser. Mereka bahkan dapat menulis status, mengunggah foto, dan mengirim pesan langsung dari notification bar di layar ponsel.

“Berbagai inovasi UC Browsers mendorong popularitasnya di antara pengguna di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Popularitas ini terkait dengan aneka feature yang memenuhi berbagai permintaan para pengguna lokal,” kata Jonathan Zhong (Country Manager, UC Browser Indonesia).